Jus Penurun Darah Tinggi

jus penurun darah tinggi

jus penurun darah tinggi

Jus Penurun Darah Tinggi – Tekanan darah tinggi merupakan kondisi yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Tekanan darah yang tidak terkendali bisa mengakibatkan komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung.

Orang dewasa bisa didiagnosis mengidap hipertensi atau darah tinggi apabila mempunyai tekanan darah 140/90 mmHg. Angka 140 menandakan tingkat tekanan sistolik atau diartikan sebagai tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

Sementara angka 90 artinya tekanan diastolik atau diartikan sebagai tekanan ketika jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa. Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan guna melawan tekanan darah tinggi yaitu mengatur pola makan atau diet.

Menjalankan diet ramah tekanan darah mampu membantu mengontrol tekanan darah dalam kisaran yang sehat tanpa efek negatif seperti yang bisa diakibatkan oleh obat-obatan. Tidak hanya makanan tertentu yang mampu membantu menurunkan tekanan darah, Anda juga dapat mengonsumsi beberapa jus penurun darah tinggi.

Lantas, apa saja jenis jusnya? Yuk, langsung saja simak ulasan artikel mengenai minuman jus penurun darah tinggi yang sudah caraprofesor.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Beberapa Minuman Jus Penurun Darah Tinggi yang Perlu Anda Ketahui!

jus penurun darah tinggi

1. Jus Tomat

Melansir Health Line, sebuah riset membuktikan bahwa mengonsumsi segelas jus tomat per hari mampu meningkatkan kesehatan jantung.

Dalam studi yang dipublikasikan Jurnal Food Science & Nutrition pada 2019, peneliti dari Tokyo Medical and Dental University, Jepang dan Tucson Plant Breeding Institute mengevaluasi efek di antara partisipan dengan faktor risiko penyakit jantung yang mengonsumsi rata-rata secangkir jus tomat per hari.

Para peneliti mengambil kesimpulan bahwa jus tomat bisa menurunkan tekanan darah diastolik dan sistolik, termasuk kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat.

Studi lainnya juga menunjukkan hasil yang sama di antara penderita hipertensi stadium 1 serta wanita hamil. Pastikan Anda membeli jus tomat tawar untuk mencegah natrium yang tidak perlu, yang bisa berpengaruh sebaliknya pada tekanan darah.

Baca Juga: Jus untuk Radang Tenggorokan

jus penurun darah tinggi

2. Jus Bit

Sayuran rendah kalori serta berwarna-warni ini tidak hanya memiliki kandungan sejumlah mineral, vitamin serta senyawa nabati yang mampu meningkatkan kesehatan, namun juga mampu membantu menurunkan tekanan darah.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Human Hypertension pada 2016 membuktikan bahwa jus bit mentah serta matang sama-sama mampu menurunkan tekanan darah.

Tetapi, jus bit mentah ditemukan dapat berpengaruh lebih besar pada tekanan darah. Bit kaya akan nitrat makanan, senyawa yang dikenal mempunyai efek penurun tekanan darah.

jus penurun darah tinggi

3. Jus Buah Prune

Buah prune merupakan buah plum yang telah dikeringkan. Jus buah prune selama ini mungkin sudah populer mampu membantu mengatasi sembelit. Selain itu, jus buah prune juga dinilai mampu menjadi minuman untuk menurunkan darah tinggi.

Efek ini salah satunya dijelaskan dalam sebuah studi yang dipublikasikan Journal of Ayub Medical College Abbottabad pada 2010. Peneliti memberikan perbandingan tiga kelompok partisipan: satu kelompok mengonsumsi tiga buah prune per hari, kelompok kedua mengonsumsi enam buah prune per hari, serta kelompok ketiga tidak mengonsumsi buah prune sama sekali.

Para peneliti mengungkapkan bahwa di antara partisipan yang mengonsumsi satu dosis tiga buah prune per hari mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan. Sedangkan, terjadi penurunan tekanan darah sistolik tambahan pada kelompok partisipan yang mengonsumsi enam buah prune per hari.

Tidak hanya mampu menurunkan tekanan darah, kolesterol jahat juga mampu diturunkan dengan mengonsumsi tiga maupun enam buah prune. Untuk memperoleh khasiat ini, konsumsi satu gelas jus buah prune 100 persen.

Baca Juga: Jus untuk Diet

jus penurun darah tinggi

4. Jus Delima

Selain kaya nutrisi seperti vitamin C serta folat, buah delima juga mempunyai efek antiinflamasi yang kuat. Oleh karena itu, tidak heran apabila jus buah delima mampu berkontribusi pada diet jantung sehat.

Sebuah riset juga menunjukkan bahwa mengonsumsi jus delima mampu membantu menurunkan tekanan darah diastolik serta sistolik. Tinjauan ini sudah dipublikasikan dalam Jurnal Pharmacological Research pada 2017. Pengaruh pada tekanan darah tidak berkaitan pada seberapa lama serta seberapa banyak partisipan mengonsumsi jus delima.

Sedangkan, untuk menurunkan tekanan darah diastolik, para peneliti menganjurkan dosis konsumsi jus buah delima paling tidak yaitu 240 mililiter. Apabila Anda hendak menambahkan jus delima ke dalam makanan Anda, maka Anda perlu memastikan jus tersebut 100 persen tanpa tambahan gula.

5. Jus Beri

Sama halnya dengan buah delima, buah beri, khususnya blueberry mempunyai sifat antioksidan yang kuat. Tetapi, banyak yang belum mengetahui tentang khasiatnya untuk jantung. Ulasan pada 2020 mengungkapkan bahwa mengonsumsi jus cranberry atau ceri mampu meningkatkan tekanan darah.

Ulasan lain yang dipublikasikan di Jurnal Nature pada 2016 menjelaskan bahwa mengonsumsi buah beri mampu menurunkan kolesterol jahat serta tekanan darah sistolik. Dalam kedua kasus tersebut, para peneliti mengambil kesimpulan bahwa buah beri kemungkinan mempunyai khasiat kardiovaskular.

Walaupun begitu, perlu lebih banyak riset guna mengklarifikasi manfaat buah beri dalam mencegah serta mengendalikan penyakit jantung. Apabila Anda memilih jus beri yang dibeli di luar, maka pastikan jus tersebut tidak memiliki kandungan gula tambahan.

Baca Juga: Minuman untuk Diet

6. Jus Kiwi

Melansir Medical News Today, mengonsumsi seporsi buah kiwi setiap hari dianggap mampu menurunkan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah yang agak tinggi, berdasarkan hasil sebuah riset. Para peneliti melakukan perbandingan efek apel serta kiwi pada orang dengan tekanan darah agak tinggi.

Para peneliti mengungkapkan bahwa mengonsumsi tiga kiwi sehari selama 8 minggu lebih signifikan mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, daripada dengan mengonsumsi satu apel sehari untuk waktu yang sama.

Kiwi mampu menurunkan darah tinggi berkat adanya zat bioaktif yang terkandung di dalamnya. Kiwi juga kaya kandungan vitamin C yang mampu membantu menurunkan tekanan darah. Tidak hanya dikonsumsi secara langsung, kiwi juga dapat dinikmati sebagai minuman jus atau smoothie.

7. Jus Semangka

Semangka memiliki kandungan asam amino yang dinamakan citrulline. Senyawa inilah yang mampu membantu mengontrol tekanan darah tinggi. Citrulline membantu tubuh menghasilkan oksida nitrat, gas yang mendorong fleksibilitas di arteri serta melemaskan pembuluh darah.

Efek ini membantu aliran darah yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam sebuah riset, orang dewasa dengan prehipertensi atau hipertensi ringan dan obesitas yang mengonsumsi ekstrak semangka mengalami penurunan tekanan darah di arteri brakialis dan pergelangan kaki.

Arteri brakialis merupakan arteri utama di lengan atas. Anda dapat menambahkan buah ini ke salad dan smoothie atau menikmatinya dalam bentuk minuman jus untuk meningkatkan asupan semangka.

Baca Juga: Buah untuk Diare pada Bayi

8. Jus Sayuran Berdaun Hijau

Terdapat berbagai jenis sayuran berdaun hijau kaya akan kandungan nitrat yang bisa membantu mengatur tekanan darah. Sebuah riset membuktikan bahwa mengonsumsi 1 hingga 2 porsi sayuran kaya nitrat setiap hari mampu mengurangi hipertensi sampai 24 jam.

Contoh sayuran berdaun hijau yaitu, seperti kubis, sawi hijau, kale, selada, bayam, swiss chard. Anda juga dapat menjadikannya sebagai jus untuk mengonsumsi sayuran hijau dalam dosis harian.

Itulah beberapa jus penurun darah tinggi yang perlu Anda ketahui. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah wawasan pengetahuan Anda seputar kesehatan.