bagaimana cara membudidayakan tanaman buah pala

Bagaimana Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala?

Posted on

bagaimana cara membudidayakan tanaman buah pala

Bagaimana Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala? – Buah pala adalah rempah asli Indonesia yang asalnya dari kepulauan Banda, Maluku. Selain bermanfaat sebagai rempah untuk bumbu masak, tanaman pala juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan minyak astiri yang baik untuk kesehatan, lho.

Oleh karena itu, dari waktu ke waktu, nilai ekonomis buah pala semakin naik. سباق خيل  Nah, jika Anda tertarik untuk membudidayakannya, maka Anda harus mengikuti langkah-langkah berikut supaya hasil panennya baik.

Lantas, bagaimana cara membudidayakan tanaman buah pala yang baik dan benar? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah caraprofesor.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Syarat Tumbuh Tanaman Pala

Langkah pertama, Anda perlu memahami syarat tumbuh tanaman pala terlebih dahulu. Tanaman ini hanya dapat tumbuh di negara yang beriklim tropis, seperti Indonesia. العاب وجوائز مالية حقيقية

Di mana curah hujan per tahunnya yaitu sekitar 2.000-3.000 mm/tahun. Selain itu, apabila Anda ingin tanaman berbuah dengan cepat dan banyak, lahan yang baik untuk dipakai yaitu:

  • Tanah gembur yang memiliki kandungan unsur hara, tetapi paling optimal di tanah vulkanis.
  • Memperoleh akses sinar matahari secara langsung minimal 7 jam sehari.
  • Berada di ketinggian 200-700 mdpl.
  • pH tanah berkisar antara 5,5 sampai 7.
  • Mempunyai sistem drainase supaya air tidak menggenang.

Karena kriteria lahan di ataslah yang membuat buah pala lebih sering ditanam di daerah pegunungan. Walau demikian, jangan pakai lahan dengan ketinggian lebih dari 700 mdpl. Hal ini karena biasanya akan terjadi penurunan produksi buah pada pohon pala.

Baca Juga: Pengertian Budidaya

Bagaimana Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala?

bagaimana cara membudidayakan tanaman buah pala

1. Menyiapkan Lubang Tanam untuk Buah Pala

Apabila sudah memperoleh lahan yang tepat, Anda dapat mulai dengan menyiapkan lubang tanam. Bersihkan lahan yang akan dipakai dari berbagai gulma serta tumbuhan pengganggu lainnya. Setelah itu, buatlah lubang tanam dengan kriteria:

  • Berukuran 50 x 50 x 50 cm atau 1 x 1 x 1 cm
  • Beri jarak kira-kira 2 meter per lubang tanam

Jika lubang sudah selesai, terlebih dahulu lakukan pemupukan dasar pada lahan guna menambah unsur hara di tanah. Pupuk dasar terbaik yaitu campuran antara pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 1:1. Masukkan campuran pupuk tersebut ke dalam lubang tanam yang Anda buat, kemudian lakukan langkah berikut:

  • Larutkan 2 hingga 3 kg gula tebu ke dalam 1 bak air.
  • Tambahkan sebotol bakteri pengurai atau EM4 ke dalam larutan.
  • Biarkan campuran tersebut selama 1×24 jam.
  • Siram larutan ke dalam setiap lubang tanam yang sudah terisi pupuk.
  • Tutup lubang dengan tanah, lalu tunggu sampai 2 minggu supaya pupuk terurai sempurna.

Sambil menunggu pupuk terurai, Anda dapat menyiapkan bibit buah pala serta membuat saluran drainase.

Baca Juga: Cara Budidaya Ayam Kampung

bagaimana cara membudidayakan tanaman buah pala

2. Menyiapkan Bibit Pala untuk Ditanam

Budidaya buah pala akan lebih maksimal apabila Anda memakai bibit generatif biji dari tanaman unggul. Hal ini karena biji pala umumnya mewarisi sifat unggul dari tanaman induknya. العاب ربح المال من الانترنت Selain itu, usia produktif tanaman nantinya akan lebih lama daripada indukannya.

Jadi, carilah buah pala yang matang sempurna. Buah pala tersebut harus dari pohon yang sehat dan produktif, kemudian ambil bijinya. Cuci dan keringkan biji pala tersebut di bawah sinar matahari, minimal selama 2 jam.

Pada saat biji tengah dikeringkan, Anda bisa menyiapkan polybag sebagai media tanam sementara. Ikuti langkah berikut:

  • Isi polybag dengan tanah humus yang gembur.
  • Buatlah lubang sedalam 5 centimeter untuk menanam benih buah pala.
  • Masukkan biji yang telah dikeringkan ke dalam lubang tanam.
  • Tunggu sampai biji tumbuh, baru lakukan penyiraman berkala.

bagaimana cara membudidayakan tanaman buah pala

3. Pemindahan Tunas Buah Pala ke Lahan

Apabila umur benih telah mencapai 1 bulan, barulah Anda dapat memindahkannya ke lahan tanam. Waktu terbaik untuk mengerjakan hal tersebut yaitu di sore hari, supaya tanaman tidak layu akibat terik matahari. Berikut ini adalah langkah-langkah pemindahan tanaman pala:

  • Gali lagi lubang tanam di lahan utama yang ukurannya sesuai dengan polybag.
  • Masukkan insektisida dan fungisida tabur ke dasar lubang.
  • Siram bibit dalam polybag, lalu masukkan ke lubang yang tersedia.
  • Lepas plastik polybag yang menjadi tempat tanam awal, pastikan tidak ada sisa plastik..
  • Selanjutnya, ratakan tanah lalu siram kembali lahan di sekitar tanaman.
  • Setelah itu, lengkapi lahan dengan drainase atau parit dengan kedalaman 20 cm.

Apabila lahan tanam Anda berkontur miring, maka Anda tidak membutuhkan selokan, karena dengan sendirinya air akan mengalir ke bawah. Hal yang penting, yaitu Anda harus memastikan tidak ada kemungkinan tanaman tergenang air pada saat hujan deras.

Baca Juga: Budidaya Keroto

4. Tahap Perawatan Pohon Buah Pala

Pada tahap awal penanaman pohon buah pala, Anda harus melakukan penyiraman sekitar 5-7 hari sekali. Hal ini dilakukan dengan cara menyiramkan air langsung ke sekitar pangkal pohon.

Namun, apabila tanaman telah berumur di atas 6 bulan, tanaman hampir tidak membutuhkan penyiraman. Anda hanya perlu menyiramkan air 2 minggu sekali pada saat memasuki musim kemarau berkepanjangan. Perawatan lainnya yang dibutuhkan, yaitu:

  • Pemupukan susulan NPK 1 bulan sesudah pemindahan bibit serta dilakukan setiap 2 minggu sekali selama 6 bulan.
  • Dilanjutkan dengan melakukan pemupukan dasar ulang setiap 6 bulan sekali.
  • Penyiangan rutin setiap 1 bulan sekali.
  • Melakukan penggemburan tanah di sekitar tanaman setiap 1 bulan sekali.
  • Pemberian insektisida atau fungisida ketika diperlukan.

Baca Juga: Cara Budidaya Jahe Merah

5. Waktu Panen Pohon Pala

Dari waktu awal pemindahan bibit, diperlukan sekitar 7 tahun sampai pohon berbuah. Tanda-tanda pohon pala mulai produktif yaitu munculnya bunga buah pala, yang dilanjut dengan berubahnya bunga menjadi buah.

Buah yang dapat dipanen sendiri umumnya yang berumur sekitar 7-8 bulan. Berikut ini adalah ciri-ciri buah pala yang sudah matang:

  • Kulit buang berubah menjadi kuning.
  • Tekstur daging buah empuk apabila ditekan.
  • Apabila terlalu matang, dengan sendirinya kulit buah akan membelah.

Perlu Anda ingat, biji pala terbaik yaitu yang jatuh dengan sendirinya karena terlalu matang. Jadi, Anda sebenarnya tidak perlu repot untuk memetik buah dengan memakai galah. Biji yang telah dipanen selanjutnya harus dicuci dengan air mengalir dan dijemur selama 5-7 hari.

Setelah semua buah dipanen, selanjutnya lakukan perawatan pasca panen. Caranya yaitu dengan pengocoran NPK sebanyak 3 kali. Hal ini dilakukan dengan memberikan jarak kira-kira 2 minggu per pengocoran NPK.

Itulah cara membudidayakan tanaman buah pala yang dapat Anda ikuti langkah-langkahnya. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah wawasan pengetahuan Anda.



Pencarian terkait:

  • botol pupuk organik kosong
Baca juga  Sejarah sepak takraw, Pengertian, Peraturan, dan ukuran lapangan