Budi Daya Ikan Gurame

budi daya ikan gurame
budi daya ikan gurame
Caraprofesor.com

Budi Daya Ikan Gurame – Salah satu jenis ikan yang sangat laku keras di pasaran ialah ikan gurame. Ikan yang mempunyai nama latin Oshpronemus gouramy Lacepede, merupakan salah atu ikan autentik Indonesia dan berasal dari perairan daerah Jawa Barat.

Jika diperhatikan dari tingkat permintaannya, ikan ini merupakan salah satu komoditi perikanan air tawar yang cukup penting karena tingkat peminatnya sangat besar, khususnya dalam bidang kuliner.

Harga dari ikan gurame pun jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan ikan nila, mas dan jenis ikan air tawar lainnya. Selain dagingnya mudah diolah, ikan gurame juga termasuk sebagai lauk pemberi sumber protein tinggi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Biasanya, budidaya ikan gurame akan dilakukan dalam beberapa tahapan. Sebab lama waktu perkembang biakan dan pertumbuhan ikan jenis ini relatif lebih lama dibangingkan dengan ikan lainnya.

Tahapan tersebut meliputi pembenihan, pendederan dan tahap pembesaran.

Seandainya Anda tertarik, dan hendak berkecimpung dalam usaha budidaya ikan geurame ini, maka sebaiknya cari tahu secara khusus terlebih dulu mengenai hal-hal yang mesti dilakukan dan apa saja yang sebaiknya tidak dilakukandalam budidaya ikan gurame dilaksanakan.

Hal tersebut sangatlah penting, dan harus dipersiapkan sebagai bekal utama agar usaha budidaya yang kau geluti nantinya tak akan sia-sia.

Berikut ini kami akan membahas lebih lanjut mengenai cara budidaya ikan gurame, mudah dan dijamin bakalan untung. Berikut ulasnnya.

BACA JUGA : Manfaat Break Even Point

Metode dalam Budi Daya Ikan Gurame

1. Buat Kolam untuk Budidaya Ikan Gurame
Sumber : https://i.ytimg.com/

Cara pertama yang harus dilakukan dalam budidaya ikan gurame ialah dengan secara khusus membuat kolam untuk daerah budidaya. Jika seandainya kamu belum cukup dana untuk memlester bagian dalam kolam, kamu dapat gunakan kolam dari terpal.

Setelahnya, gunakan plastik yang cukup tebal dan transparan.untuk lapisan dalamnya. Dalam proses pembibitan awal ini, kamu tidak memerlukan kolam yang begitu besar, cukup gunakan ukuran 4 m x 3 m dengan tinggi 1 m.

BACA JUGA : Judul Skripsi Manajemen Bisnis

2. Teknik Pengisian Air Kolam
Sumber : http://2.bp.blogspot.com/

Metode berikutnya dalam budidaya gurame ialah dengan memperhatikan teknik pengisian air kolam sebagai tempat tinggal ikan. Dalam hal ini, kalian harus memperhatikan volume air yang harus diisikan dalam kolam, ketinggian air kolam tak boleh kurang dari 50-75 cm dari dasar kolam.

Hal tersebut bertujuan agar ruang gerak bagi ikan tercukupi dan proses pertumbuhannya maksimal.

Jika kolam telah terisi, Anda tak bisa lantas mengisi kolam tersebut dengan benih ikan gurame. Tunggulah paling tidak satu minggu, baru kemudian Anda dapat memasukkan benih gurame yang berusia dua bulan.

Benih usia dua bulan merupakan usia ikan gurame yang cukup untuk bertahan hidup pada cuaca dan suhu kolam terpal.

BACA JUGA : Perusahaan Konsultan Bisnis

3. Pilih Bibit Berkualitas
budi daya ikan gurame
Sumber : https://2.bp.blogspot.com/

Selain Anda harus memperhatikan pengisian air kolam, dalam budidaya ikan gurame Anda juga harus memilih benih yang bermutu dan berkualitas tinggi tentunya. Pastikan Anda memilih benih yang sehat, tidak cacat dan pastikan pula benih yang Anda pilih bergerak aktif / lincah, sisik tubuhnya lengkap atau tak ada yang lepas, dan ukurannya seragam.

Dalam kolam yang sudah disiapkan, Anda dapat meletakkan sekitar 200 ekor benih ke dalamnya . Jangan taruh benih dalam jumlah terlalu banyak, agar saat ikan bertumbuh, mereka selalu bisa bergerak leluasa dan tidak berebut makanan.

BACA JUGA : Bisnis Canvas Contoh

4. Pemberian Pakan
budi daya ikan gurame
Sumber : https://abahtani.com/

Tahapan terpenting dalam merawat dan memelihara hewan ialah dalam hal pemberian pakan, seperti halnya dalam budidaya ikan gurame. Sebab hal ini sedikit banyak bisa mempengaruhi kualitas ikan yang akan dihasilkan nantinya.

Selama masa pertumbuhannyan, ikan gurame akan mengalami beberapa tahapan masa perubahan di tingkah laku makan (feeding habit). Yaitu mulai dari larva ikan gurame bersifat karnivora (pemakan daging) hingga mencapai ukuran dan usia tertentu. Sedangkan setelahnya akan menjadi juvenil muda yang bersifat omnivora (pemakan semua) dan setelah itu akan menjadi indukan / gurame dewasa yang bersifat herbivora (pemakan daun).

Pola perubahan tersebut berhubungan erat dengan pola perubahan enzimatik dalam saluran pencernaannya yang kian berkembang.

Adapun jenis dari pakan ikan gurami terdiri dari pakan alami / organik, umumnya akan berupa daun-daunan. Berikutnya ada pakan buatan (anorganik), berupa pelet.

BACA JUGA : Buah untuk Darah Tinggi

5. Tambahan Eceng Gondok di Permukaan Kolam
Sumber : https://www.cendananews.com/

Penambahan enceng gondok dalam budidaya ikan gurame ternyata cukup efektif dan penting. Anda dapat taruh beberapa eceng gondok di sebagian permukaan kolam.

Tanaman ini akan berfungsi untuk mencegah sinar matahari supaya tidak berlebihan terpapar ke dasar kolam serta memberikan ikan oksigen yang cukup. Selain itu, Anda juga harus membuat sirkulasi air yang baik, hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan ikan gurame jadi lebih maksimal dan kebersihan kolam terjaga.

BACA JUGA : Budidaya Adalah…

6. Masa Panen
budi daya ikan gurame
Sumber : https://4.bp.blogspot.com/

Tahapan terakhir dalam budidaya ini merupakan masa panen. Pemanenan sebaiknya dilakukan sesudah benih mencapai berat 20 – 25 gram. Dalam cara kerja pemanenan, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut :

  • Waktu pemanenan sebaiknya saat pagi hari atau petang hari. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan cara kerja penangkapannya. Selain itu, sebelum dilakukan proses penangkapan, Anda perlu masukkan daun pisang ke dalam kolam terlebih dahulu, daun tersebut sebagai daerah berkumpulnya benih ikan.
  • Pastikan penangkapan dilakukan dengan hati-hati, agar tak merusak sisik dan membuat ikan cacat. Penangkapan benih ikan di kolam sebaiknya dilakukan pada kondisi suhu air rendah dan sedang tidak dalam kondisi hujan. Saat penangkapan, kedalaman air kolam disebaiknya setinggi 20-30 cm saja.
  • Pengangkutan benih juga sebaiknya dilakukan pada pagi/petang hari, agar cepet terpasarkan dan ikan tidak terlalu lama dalam pengemasan.
  • Wadah angkut yang digunakan sebaiknya berbentuk drum (Volume 200 lt.) atau jerigen. Drum tersebut harus diisi air setengan dari volumenya. Jika sudah terisi beberapa ikan, posisi drum harus ditidurkan.
  • Jumlah ikan dalam setiap drum sebaiknya berkisar antara 10 – 15 kg saja, atau tergantung lamanya pengangkutan yang akan dilakukan.

BACA JUGA : Budidaya Ayam Kampung

Demikian ulasan singkat mengenai cara dan tahapan budi daya ikan gurame. Bagi Anda yang tertarik dengan usaha ini, Anda dapat mencobanya dari sedikit saja. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.