Buah untuk Darah Tinggi

buah untuk darah tinggi

buah untuk darah tinggi

Buah untuk Darah Tinggi – Tidak hanya faktor keturunan, tekanan darah tinggi juga dapat terjadi karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Selain mengonsumsi obat, buah-buahan juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko paling umum dari penyakit jantung dan ini bisa dicegah. Biasanya, beberapa pengobatan dimanfaatkan untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Namun, perubahan gaya hidup merupakan hal sederhana yang dapat kita jalankan untuk menurunkan tekanan darah. Salah satu perubahan gaya hidup yang dapat dijalankan yaitu mengubah pola makan.

Riset menunjukkan bahwa memasukkan makanan dengan kandungan tertentu ke dalam pola makan kita mampu membantu menurunkan tekanan darah, seperti magnesium dan kalium. Kandungan-kandungan yang baik untuk kesehatan jantung juga dapat ditemukan pada buah-buahan.

Lantas, apa saja buah untuk darah tinggi? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah caraprofesor.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Beberapa Buah untuk Darah Tinggi yang Harus Anda Ketahui!

1. Buah-buahan Sitrus

Buah seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali dipercaya mempunyai efek penurun tekanan darah yang cukup kuat.

Menurut Healthline, buah-buahan ini sarat dengan kandungan mineral, vitamin, dan senyawa tanaman yang mampu membantu menjaga kesehatan jantung dengan mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi.

Sebuah studi yang dilaksanakan selama lima bulan, melibatkan 101 wanita Jepang yang diinstruksikan untuk setiap hari mengonsumsi jus lemon. Mereka juga diinstruksikan untuk mengombinasikannya dengan jalan kaki.

Hasilnya, tampak adanya penurunan SBP yang signifikan. Adapun SBP yaitu suatu efek yang dikaitkan para peneliti dengan kandungan flavonoid lemon dan asam sitrat.

Baca Juga: Buah untuk Darah Rendah

buah untuk darah tinggi

2. Beri

Buah penurun tekanan darah tinggi selanjutnya yaitu beri. Beri sering kali dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, khususnya kemampuannya untuk menurunkan faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi.

Buah beri kaya akan kandungan antioksidan, termasuk antosianin yang merupakan pigmen yang memberikan warna cerah pada buah beri.

Antosianin terbukti mampu membantu mengurangi produksi molekul pembatas pembuluh darah dan meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah, yang pada akhirnya mampu membantu mengurangi tingkat tekanan darah.

Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terhadap manusia untuk mengkonfirmasi mekanisme potensial ini. Beberapa contoh buah beri ini yaitu, seperti raspberry, blueberry, chokeberry, stroberi, dan cloudberry.

3. Bit Merah

Buah penurun tekanan darah tinggi berikutnya yaitu bit merah. Mengonsumsi buah bit mampu membantu kita mencapai angka tekanan darah yang sehat. Buah ini kaya akan kandungan nitrat yang bisa membantu menurunkan tekanan darah dan mengendurkan pembuluh darah.

Sejumlah riset menunjukkan bahwa mengonsumsi produk bit atau bit bisa membantu meningkatkan tekanan darah yang sehat. Sebuah riset yang dilaksanakan selama dua minggu pada 24 orang dengan tekanan darah tinggi, menemukan bahwa mengonsumsi 250 gram bit matang dan 250 mL jus bit bisa secara signifikan menurunkan tekanan darah.

Namun, jus bit dibuktikan lebih efektif. Walaupun terdapat beberapa penelitian lain yang juga mengaitkan konsumsi bit dan jus bit terhadap efek positif pada tekanan darah, tidak semua penelitian membuktikan hasil yang positif.

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa efek bit pada tekanan darah hanya berlangsung singkat dan mungkin tidak memberi perbedaan substansial pada kontrol tekanan darah jangka panjang.

Walaupun begitu, secara umum bit sangat bergizi dan mampu membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan apabila kita menambahkannya ke dalam pola makan kita. Contoh penyajian buah bit merah, yaitu dengan diolah menjadi salad.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala?

4. Pisang

Pisang adalah buah penurun tekanan darah tinggi lainnya. Berdasarkan Medical News Today, buah pisang tinggi akan kandungan kalium. Ini merupakan mineral yang memiliki peran penting dalam mengelola tekanan darah tinggi.

Satu buah pisang berukuran sedang memiliki kandungan sekitar 422 miligram kalium. Berdasarkan American Health Association, potasium mampu mengurangi ketegangan di dinding pembuluh darah dan menurunkan efek natrium.

Orang dewasa disarankan mengonsumsi 4.700 miligram kalium setiap hari. Tidak hanya pisang, terdapat juga sejumlah makanan sumber kalium seperti melon, alpukat, ubi jalar, tuna, tomat, dan kacang polong.

Namun, penderita penyakit ginjal harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mereka mengenai konsumsi kalium. Sebab, jika terlalu banyak bisa berbahaya.

5. Kiwi

Daftar buah penurun tekanan darah tinggi berikutnya yaitu kiwi. Berdasarkan penelitian, setiap hari mengonsumsi satu porsi buah kiwi mampu membantu menurunkan tekanan darah pada orang dengan kadar tekanan darah yang sedikit lebih tinggi.

Para peneliti membandingkan pengaruh kiwi dan apel terhadap orang dengan tekanan darah sedikit tinggi. Hasilnya, menunjukkan bahwa mengonsumsi tiga buah kiwi sehari selama delapan minggu mampu menurunkan tekanan darah diastolik dan sistolik yang lebih signifikan daripada makan satu apel sehari.

Peneliti menduga, buah kiwi memiliki zat bioaktif yang bertanggung jawab atas efek penurunan tersebut. Tidak hanya itu, kiwi juga kaya vitamin C.

Mengonsumsi vitamin C sampai 500 miligram setiap hari selama sekitar delapan minggu mampu secara signifikan menurunkan tekanan darah. Selain dikonsumsi sebagai buah potong, kiwi juga juga dapat dimakan sebagai smoothi sehat.

Baca Juga: 12 Manfaat Buah Cranberry untuk Kesehatan dan Kecantikan

buah untuk darah tinggi

6. Semangka

Semangka juga tergolong sebagai buah penurun tekanan darah tinggi. Buah semangka memiliki kandungan asam amino sitrulin yang mampu membantu mengelola tekanan darah tinggi.

Sitrulin membantu tubuh menghasilkan oksida nitrat, gas yang mendorong fleksibilitas di arteri dan melemaskan pembuluh darah. Efek ini akan membantu melancarkan aliran darah sehingga bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Dalam sebuah riset, orang dewasa dengan prehipertensi atau hipertensi ringan dan obesitas yang mengonsumsi ekstrak semangka membuktikan penurunan tekanan darah di arteri brakialis dan pergelangan kaki. Arteri brakialis merupakan arteri utama yang berada di lengan atas.

Para peneliti juga membuktikan bahwa hewan yang banyak diberikan makan semangka mempunyai kesehatan jantung yang lebih baik. Untuk meningkatkan asupan semangka, Anda dapat menambahkannya ke dalam menu smoothie, salad atau diolah menjadi sup semangka dingin.

buah untuk darah tinggi

7. Delima

Demila juga tergolong sebagai buah penurun tekanan darah tinggi. Berdasarkan temuan sebuah studi tahun 2012, setiap hari mengonsumsi secangkir jus delima selama 28 hari bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi dalam jangka pendek.

Para peneliti menduga efek ini diperoleh dikarenakan kandungan antioksidan yang tinggi pada buah ini. Untuk mengonsumsinya, Anda dapat mengonsumsinya sebagai buah biasa atau diolah jus. Namun, pada saat minum jus, pastikan tidak ada tambahan gula.

Itulah berbagai daftar buah untuk darah tinggi. Konsumsi buah-buahan di atas secara rutin supaya efek penurunan darah tinggi dapat Anda rasakan. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah pengetahuan kesehatan Anda.