Manfaat Break Even Point

manfaat break even point

manfaat break even point

Manfaat Break Even Point – Tahukah Anda apa itu BEP serta manfaatnya dalam sebuah bisnis? Dalam pelajaran dan pendidikan kelas ekonomi akuntansi bisnis, Break Even Point atau yang biasa disingkat dengan BEP biasanya mengacu pada suatu titik tertentu pada sebuah keseimbangan posisi pengeluaran sebuah usaha, atau dapat dikatakan antara tarif dan pendapatan harus sesuai agar tidak mengalami kerugian ataupun keuntungan pada usaha tersebut.

BACA JUGA : Bisnis Canvas Cafe

Selain itu, manfaat BEP juga sebenarnya mengacu pada situasi sebuah perusahaan dalam melakukan kegiatan operasi, supaya tak mengalami kerugian dan juga tak memperoleh keuntungan, atau hasilnya harus impas.

Dapat disimpulkan juga bahwa kegiatan yang dilakukan dalam operasi sebuah perusahaan harus sama antara jumlah dana yang dikeluarkan dengan jumlah dana pendapatan yang masuk. Pastikan juga jika Anda telah menghitung jumlah BEP dengan tepat dan terperinci, hal ini dimaksutkan supaya usaha Anda tetap berjalan dengan optimal.

BACA JUGA : Adsense Sign

Pengertian dan Manfaat Break Even Point

manfaat break even point

1. Pengertian BEP (Break Even Point)

Para ahli ekonomi dan akuntansi mendefinisikan BEP (Break Event Point) dengan berbagai pendapat yang berbeda-beda, namun tetap saja memiliki inti yang sama. Seperi salah satunya Zulian Yamit (1998), menjelaskan tentang pengertian Break Even Point ialah sebagai dari suatu situasi dimana total pendapatan besarnya sama dengan total tarif yang dikeluarkan. (Sempurna Revenue = Sempurna Cost).

Selain pendapat dari Zulian Yamit, Henry Simamora juga mengutarakan bahwa break even point (BEP) adalah volume penjualan dimana jumlah pendapatan dan jumlah muatannya harus sama, tak ada laba ataupun rugi pada saat pelaksanaanya.

BACA JUGA : Jurusan Bisnis Daring Dan Pemasaran

Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa bagi sebuah perusahaan pengertian Break Even Point merupakan titik keseimbangan antara besarnya pendapatan dan total tarif yang digunakan dalam bisnis tersebut.

Selain itu adapun fungsi dari break even point dalam sebuah bisnis ialah sebagai cara untuk dapat memastikan jumlah kapasitas yang tersisa sesudah BEP, fungsi break even point ini tentu dapat memberikan gambaran terhadap bisnis yang Anda lakukan, mengenai jumlah laba yang bisa diwujudkan.

Break even point ini juga terdiri dari beberapa komponen, diantaranya tarif tetap (Fixed Cost), tarif variabel (Variable Cost), dan harga penjualan (Selling Price).

BACA JUGA : Judul Skripsi Manajemen Pemasaran

2. Apa Saja Tujuan BEP atau Break Even Point?

manfaat break even point

Pada umum, struktur laba suatu usaha atau perusahaan akan diterangkan dalam Break Even Point, agar lebih jelas dan mudah dipahami dan dimengerti antara hubungan tarif, volume aktifitas, dan labanya.

Tiap perusahaan pasti menginginkan keuntungan atau laba dari tiap usaha yang dilakukannya. Untuk mencapai hal yang tersebut, ada beberapa hal yang bisa Anda coba lakukan berkaitan dengan BEP.

Berikut ini beberapa tujuan umum dari BEP, adalah sebagai berikut:

  • Untuk dapat menekan tarif produksi dan operasional seminim mungkin, namun tetap harus menjaga mutu dan kuantitas.
  • Sebagai cara mempertahankan tingkat harga produk perusahaan.
  • Menjadi cara untuk dapat memastikan dan menentukan harga produk dengan penuh perhitungan, sehingga harga produk sesuai dengan keuntungan dan tepat sasaran.
  • Untuk meningkatkan volume aktifiitas usaha semaksimal mungkin.

BACA JUGA : BNI Banking Internet

3. Manfaat BEP

Setelah mengetahui tujuan serta pengertian dari Break Event Point (BEP), maka akan lebih afdol jika Anda juga mengetahui manfaat BEP bagi suatu perusahaan.

Berdasarkan pendapat dari Bustami dan Nurlela (2006), manfaat BEP antara lain, ialah sebagai berikut:

  • Agar perusahaan bisa mengetahui jumlah penjualan minimum yang harus dipertahankan, supaya tak mengalami kerugian dikemudian hari.
  • Manfaat BEP berikutnya ialah, agar perusahaan dapat mengetahui jumlah penjualan yang harus dilakukan.
  • Untuk mengetahui jumlah penjualan yang dilakukan.
  • Manfaat break even point selanjutnya dalam sebuah perusahaan ialah, sebagai cara agar perusahaan bisa mengetahui hasil perubahan harga jual produk, tarif produksi, dan volume penjualan.
  • Manfaat BEP terakhir ialah agar perusahaan bisa memastikan jenis produk apa yang diperlukan untuk dapat mencapai tingkat keuntungan yang sudah ditargetkan dalam perencanaan awal.

BACA  JUGA : Check Kecepatan Internet

Selain Bustami dan Nurlela di atas, adalagi pendapat dari Carter dan Usry. Mereka berpendapat bahwa terdapat 2 manfaat utama dari BEP bagi suatu perusahaan, pendapat tersebut ialah:

  • Manfaatnya untuk memberikan sebuah informasi dan pedoman dalam menuntaskan berbagai permasalahan yang tengah dihadapi, misalnya seperti penambahan/penggantian fasilitas produksi, serta investasi dalam aktiva tetap lainnya.
  • Agar perusahaan dapat memperoleh informasi yang dapat diaplikasikan untuk membantunya dalam proses pengambilan keputusan, yaitu untuk menutup usaha atau tetap melanjutkannya, dan menentukan saat yang tepat bagi suatu perusahaan untuk dihentikan.

BACA  JUGA : Pengertian APBN dan APBD fungsi serta perbedaannya

Nah itulah pembahasan singkat mengenai pengertiian, tujuan serta manfaat break even point. Semoga informasi di atas dapat membantu dan menambah wawasan kita semua.