Suhu Penetasan Telur Ayam

Posted on

Telur ayam adalah salah satu produk peternakan yang terkenal di seluruh dunia, dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Mulai dari sayur-sayuran hingga makanan penutup, telur ayam menjadi bahan dasar yang sangat populer bagi para koki di berbagai belahan dunia. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara menetaskan telur ayam petelur yang mudah dan sukses.

Telur Ayam Petelur yang Baik

Sebelum membahas bagaimana cara menetaskan telur ayam petelur, penting untuk mengetahui ciri-ciri telur yang baik. Telur ayam petelur berkualitas baik memiliki ciri fisik yang berbeda dari telur ayam biasa, yaitu berbentuk lebih bulat, lebih besar dan berkulit lebih tipis. Warna kulit telurnya pun biasanya putih atau cokelat pucat.

Telur Ayam

Untuk mengetahui apakah telur ayam petelur yang dipetik dari kandang Anda cukup baik untuk dijadikan induk, Anda bisa melakukan tes apung. Caranya, masukkan telur ke dalam sebuah mangkuk berisi air dingin. Jika telur tersebut tenggelam secara utuh, maka telur tersebut tidak layak ditetaskan.

Menentukan Persyaratan Ketinggian dan Suhu untuk Inkubator Telur

Setelah dipastikan bahwa telur ayam yang akan dijadikan induk baik, Anda bisa mulai menetaskan telur ayam petelur Anda. Ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum menetaskan telur ayam petelur, antara lain adalah menentukan persyaratan ketinggian dan suhu untuk inkubator telur.

Untuk inkubator telur, ketinggian tempatnya harus terletak di atas permukaan tanah yang bersih, kering dan terlindungi dari sinar matahari langsung. Hal ini dilakukan untuk mencegah inkubator terkena angin dan guncangan yang dapat mempengaruhi keseimbangan aura dalam telur.

Baca juga  Ayam Goreng Rebus Kalasan Simpang Lima

Suhu inkubator harus dijaga stabil antara 37,2 hingga 37,5 derajat Celsius selama masa inkubasi telur. Sedangkan untuk kelembaban, pastikan kelembaban inkubator berada di kisaran 55-70 persen agar telur ayam bisa menetas dengan sempurna.

inkubator telur

Menentukan Masa Inkubasi Telur

Setelah menentukan persyaratan ketinggian dan suhu untuk inkubator telur, tahap selanjutnya adalah menentukan masa inkubasi telur. Masa inkubasi telur ayam petelur berkisar antara 19-21 hari. Hal ini dapat berbeda tergantung pada suhu dan kelembaban inkubator yang dipakai.

Untuk memastikan masa inkubasi telur lebih efektif dan efisien, Anda tidak disarankan untuk membuka inkubator terlalu sering. Hal ini dapat mempengaruhi suhu dan kelembaban inkubator, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas serta kelangsungan hidup telur yang ada di dalamnya.

Masa Penetasan Telur Ayam Petelur

Setelah melalui masa inkubasi selama 19-21 hari, telur ayam petelur siap untuk menetas. Proses ini dapat memakan waktu hingga 24-48 jam sejak telur pertama kali mulai bergerak. Karena alasan ini, penting untuk memeriksa inkubator pada interval waktu tertentu untuk memastikan semua telur telah menetas.

Telur Ayam Terisilin

Merawat dan Memelihara Anak Ayam

Setelah telur ayam petelur Anda menetas, Anda akan memiliki kumpulan anak ayam yang lucu dan menggemaskan untuk dirawat dan dipelihara. Ada beberapa hal yang perlu diingat ketika merawat anak ayam.

Pertama, biasakan memberikan air yang bersih dan segar untuk anak ayam Anda, karena kebersihan air membantu mencegah penyakit telur. Kedua, tutupi dasar kandang anak ayam Anda dengan jerami atau sekam padi yang bersih untuk membantu menjaga suhu dan kelembaban kandang.

Terakhir, pastikan anak ayam Anda makan makanan yang sehat dan bergizi. Selalu siapkan makanan hijauan dan campuran pasir, serta sumber protein yang sesuai dengan usia anak ayam Anda. Hal ini dapat membantu tumbuh kembang anak ayam yang sehat dan aktif.

Baca juga  Resep Ayam Bumbu Kuning Kental

Demikianlah cara menetaskan telur ayam petelur yang dijamin sukses dan terbukti. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin melakukan bisnis beternak telur ayam, atau bagi Anda yang ingin memulai beternak hewan peliharaan di rumah.

Temukan artikel lainnya seputar Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *