Nasi Tumpeng Ayam Ingkung
sumber: coretandjawani.blogspot.com

Nasi Tumpeng Ayam Ingkung

Posted on
Nasi Tumpeng Ayam Ingkung
sumber: coretandjawani.blogspot.com

Pagi yang cerah, semangat pun diawali dengan sarapan yang nikmat. Apalagi jika sarapannya adalah nasi tumpeng dengan ingkung ayam yang menggugah selera. Buat yang belum tahu, nasi tumpeng adalah sajian tradisional Indonesia yang terdiri dari nasi yang diwarnai kuning dengan berbagai lauk-pauk disertakan di dalamnya. Sedangkan ingkung ayam sendiri adalah masakan ayam yang diolah dengan bumbu rempah-rempah khas Indonesia.

Nasi Tumpeng

Nasi Tumpeng

Nasi tumpeng sebenarnya banyak bisa dijumpai di Indonesia. Namun, Nasi Tumpeng yang diolah dalam tradisi Jawa, merupakan salah satu yang paling terkenal. Warnanya yang kuning terlihat dari campuran kunyit yang dibuat adonan bersama nasi. Kemudian nasi dihidangkan dalam bentuk kerucut yang dinamai tumpeng. Tumpeng biasanya dihiasi dengan berbagai sayuran seperti sayur nangka, labu, dan telur dadar serta dimakan bersamaan dengan ikan atau ayam goreng, sambal, dan pelengkap lainnya seperti kerupuk.

Ingkung Ayam

Ingkung ayam adalah salah satu masakan khas Jawa Tengah yang sangat populer. Rahasia kelezatannya terletak pada bumbu rempah yang khas Jawa. Ayam yang telah dibersihkan, dipotong dan diberi bumbu disajikan dalam bungkusan daun pisang dan dikukus sampai matang sempurna. Dagingnya begitu empuk dan gurih dengan rasa rempah yang meresap hingga ke dalam tulang-tulang ayamnya. Sangat enak disantap dengan nasi hangat, sayur nangka, sambal dan kerupuk.

Sajian nasi tumpeng dan ingkung ayam sering dihidangkan dalam beberapa pesta adat di Jawa Tengah. Salah satunya adalah ritual siraman. Ritual siraman adalah ritual pengucapan syukur oleh keluarga yang akan menggelar pesta pernikahan karena berhasil menuai padi atau bisa juga diselenggarakan pada momen lainnya seperti perayaan hari besar keagamaan. Sajian nasi tumpeng dan ingkung ayam menjadi hidangan utama yang dihidangkan dalam ritual siraman tersebut.

Baca juga  Laporan Praktikum Pembuatan Telur Asin

Ritual Siraman pada umumnya dilakukan pada malam sebelum hari pernikahan. Anak-anak muda yang terdiri dari kerabat dekat calon pengantin, akan datang ke rumah mempelai yang akan melakukan siraman. Selain itu, dalam ritual siraman ini, calon pengantin harus mandi siraman pada malam atau pagi hari sebelum akad nikah.

Hal ini bertujuan untuk membersihkan diri secara fisik dan batiniah. Selain nasi tumpeng dan ingkung ayam, ritual siraman juga menampilkan berbagai sajian tradisional lainnya seperti lontong tahu, sayur asam, dan sup daging.

Banyak harapan yang diucapkan dalam ritual siraman ini oleh keluarga dan anak-anak muda yang datang berkumpul, harapan agar pernikahan yang sah dan sakinah mawadah warahmah dan juga harapan agar pasangan pengantin nantinya diberikan anak yang sholeh atau sholehah.

Moments like this help us to remember our culture and traditions. We cherish these moments and honor our ancestors who created these recipes and traditions. So let’s embrace our roots and celebrate our heritage in every way possible.

Baca postingan lainnya tentang Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *