Bagaimana Cara Melakukan Wawancara, Yang Baik Dan Benar?

Bagaimana Cara Melakukan Wawancara

 

Bagaimana Cara Melakukan Wawancara

Bagaimana Cara Melakukan Wawancara-  Wawancara atau dalam bahasa inggris lebih dikenal dengan nama interview, merupakan obrolan antara dua orang atau lebih yang terjadi antara narasumber dan pewawancara. Tujuan awal dari wawancara adalah untuk beroleh informasi yang pas bersumber langsung dari narasumber yang terpercaya. Wawancara dilakukan bersama dengan cara penyampaian sejumlah pertanyaan dari pewawancara kepada narasumber.

Wawancara bisa menjadi alat bantu bagi pihak perusahaan yang hendak memperkerjakan seorang calon atau kandidat yang akan mendapatkan pekerjaan, wawancara model ini kerap disebut wawancara kerja.

Pewawancara sering menemui seorang narasumber yang profesional di dalam bidangnya untuk mendapatkan informasi, tersedia termasuk wawancara yang digunakan untuk memperoleh  informasi dari seseorang yang sudah mengalami suatu peristiwa atau menjadi sakti, serta banyak lagi jenis-jenis wawancara yang bisa digunakan untuk mendapatkan informasi.

Hal ini akan kita bahas satu persatu untuk beroleh pengetahuan secara utuh, setelah itu baru kita bahas tentang langkah-langkah wawancara kepada narasumber tertentu.

Bagaimana Tips Wawancara Supaya Berhasil?

Dalam wawancarapun ada yang mesti di memperhatikan di dalam wawancara yakni :

1.Membuat daftar pertanyaan

Bagaimana Cara Melakukan Wawancara

Wawancara merupakan keliru satu langkah untuk mendapatkan informasi. Oleh gara-gara itu, narasumber yang diwawancarai mesti orang yang menguasai info sesuai bersama dengan topik yang ditentukan. Selain itu, pewawancara mesti lakukan persiapan yang matang. Salah satu persiapan yang amat mutlak adalah membuat daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber.

BACA JUGA : 250 gram tepung terigu sama dengan berapa sendok makan

2.Menentukan Topik Pembicaraan

Bagaimana Cara Melakukan Wawancara

Pilihlah topik yang aktual, yakni masalah yang tengah hangat dibicarakan oleh penduduk dan menyangkut kepentingan orang banyak. Hindarkan topik wawancara yang bisa menyinggung perasaan seseorang (kelompok).

3.Memilih Narasumber

Pilihlah narasumber yang mempunyai information (informasi) atau keahlian sesuai bersama dengan topik wawancara.

4.Menentukan Informasi yang Dibutuhkan

Harus memperhatikan 5W+1h , Susunlah pertanyaan bersama dengan manfaatkan kata bertanya tersebut.

5.Mengurutkan Pertanyaan

Pertanyaan diurutkan berdasarkan pertimbangan tertentu, misalnya, dari masalah yang mudah ke masalah yang lebih sulit, dari masalah yang tidak cukup mutlak ke masalah yang penting, dan sebagainya.

6.Melakukan Wawancara bersama dengan Memerhatikan Etika

Agar bisa mendapatkan Info yang dibutuhkan, seorang pewawancara mesti mengerti etika di dalam berwawancara. Etika berwawancara tercermin terhadap pemanfaatan bahasa dan sikap yang ditunjukkan kepada narasumber.

Hal yang harus diperhatikan pada saat wawancara :

  1. Buatlah janji terlebih dahulu bersama dengan narasumbernya dan tepatilah
  2. Datanglah lebih awal di daerah yang ditentukan , jangan sampai narasumber menunggu kita
  3. Sebelum melakukan wawancara, ucapkanlah salam dan menerima kasih atas kesediaan narasumber untuk menambahkan informasi
  4. Sampaikan pertanyaan yang sudah kamu susun bersama dengan urut secara sopan, usahakan kamu tidak memotong percakapan narasumber selagi dia tengah menambahkan keterangan
  5. Setelah wawancara selesai, sampaikan ucapanterima kasih lagi, selanjutnya berpamitlah bersama dengan baik dan mengucapkan salam

Tujuan Wawancara :

  1. Mendapatkan Info atau data penelitian
  2. Memperoleh opini
  3. Mendapatkan biografi
  4. Memperoleh cerita

Jenis Jenis Wawancara

1.Jenis Wawancara Berdasarkan Cara Pelaksanaan


Berdasarkan urutan pelaksanaanya, wawancara dibagi jadi dua, yakni wawancara terstruktur/terpimpin dan wawancara tidak terstruktur/bebas.

1. Wawancara Terstruktur/Terpimpin
Wawancara secara terencana yang berpedoman terhadap daftar pertanyaan yang udah dipersiapkan sebelumnya.

2. Wawancara Tidak Terstruktur/Bebas
Wawancara tidak terstruktur atau bebas adalah wawancara yang tidak berpedoman terhadap daftar pertanyaan

1.Jenis Wawancara Berdasarkan Jumlah Narasumber

Wawanara berdasarkan jumlah narasumber yang diwawancarai dibagi jadi tiga, yakni wawancara individu, kelompok, dan koferensi.

 Individu
Wawancara individu adalah wawancara yang dijalankan seseorang pewawancara bersama responden tunggal atau wawancara secara perseorangan.

Kelompok
Wawancara kelompok adalah wawancara yang dijalankan terhadap sekelompok orang di dalam pas bersamaan.

Konferensi
Wawancara konferensi adalah wawancara pada seorang pewanwanara bersama sejumalah responden atau sebailiknya.

2.Wawancara Berdasarkan Keterbukaan Informasi

Wawancara berdasarkan keterbuakaan Informasi dibagi mejadi dua, yakni wawancara terbuka dan tertutup.

1. Cara Wawancara Terbuka

Wawancara terbuka adalah wawancara yang terbuka untuk umum, berarti orang lain bisa ada dan lihat sistem wawancara. Pertanyaan terhadap wawancara jenis ini tidak terbatas(tidak terikat) jawabannya.

2. Cara Wawancara Tertutup

Wawancara tertutup adalah wawancara yang orang lain tidak boleh ada untuk lihat cara wawancara. Pertanyaan yang boleh diajukan terhadap wawancara jenis ini terbatas.

Perlu Anda Ketahui Bahwa Etika Sangatlah Penting Pada Saat Anda  Wawancara, Mau Tahu Tips & Triknya?

Perlu Anda Ketahui Selain Cara Wawancara Yang Benar, Anda Harus Pula Memperhatikan Etika

Apa yang dimaksud dengan etika?

Secara etimologis, kata etika berasal dari bhs Yunani kuno, yaitu “Ethikos” yang artinya timbul dari suatu kebiasaan. Dalam hal ini etika punya sudut pandang normatif di mana objeknya adalah manusia dan perbuatannya.

Pengertian etika adalah suatu ilmu berkenaan kesusilaan dan tabiat manusia di dalam pergaulannya bersama dengan sesama yang menyangkut prinsip dan aturan berkenaan tingkah laku yang benar. Dengan kata lain, etika adalah kewaijban dan tanggungjawab ethical tiap-tiap orang dalam berperilaku di masyarakat.

Etika Ketika Melakukan Wawancara :

  1. Datang pas waktu
  2. Perhatikan penampilan, bersikap santun, wajar, dan ramah
  3. Beritahu persoalan yang dapat ditanyakan sehingganarasumber jelas alasan dirinya dijadikan narasumber
  4. Hindari pertanyaan yang sifatnya menggurui, pribadi, dan berbentuk interogatif atau terkesan memojokkan narasumber
  5. Dengarkan bersama baik jawaban yang disampaikan narasumber. Boleh diingatkan secara halus jika narasumber bermberi info dari topik yang sedang dibicarakan
  6. Jangan sangsi untuk mengajukan pertanyaan baru yang terlihat dari penjelasan narasumber
  7. Setelah semua pertanyaan diajukan, jangan lupa menanyakan peluang kepada narasumber untuk menyebutkan hal-hal yang bisa saja belum ditanyakan.
  8. Usai wawancara, smpaikan ucapan terimakasih kepada narasumber

Menyusun laporan hasil wawancara merupakan satu dari langkah-langkah wawancara untuk mendokumentasikan hasil dari sistem wawancara. Seperti laporan padaumumnya, yakni anggota pendahuluan memuat berkenaan latar belakang, tujuan wawancara, topik, pas dan tempat.

Di anggota hasil wawancara memuat Info berkenaan identitas narasumber, pewawancara, dan transkrip hasil wawancara. Sedangkan dibagian penutup memuat simpulan dan saran. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini merupakan misal laporan lasih wawancara di dalam bentuk makalah.

Tips Wawancara

Wawancara di lakukan haruslah punya lebih dari satu tips agar wawancara tersebut menjadi baik dan terjadi lancar, tersebut adalah tips untuk lakukan wawancara diantaranya:

  1. Siapkan sebuah daftar pertanyaan yang sudah di bikin sebelum saat lakukan acara wawancara
  2. Ajukan suatu pertanyaan yang sudah lazim lantas menuju ke yang khusus
  3. Pergunakan bhs Indonesia yang baik, efektif, dan komunikatif
  4. Hindarilah pertanyaan yang mampu menyinggung perasaan dari narasumber
  5. Bersikap yang lumrah dan juga sopan
  6. Ketika terjadi penyimpangan maka arahkan lagi obrolan menuju ke pokok masalah semula
  7. Setelah sepenuhnya dan selesai lakukan wawancara maka laporan hasil harus langsung di buat  dengan kata-kata efektif dan tidak di malah oleh opini spesial dari si pewawancara
  8. Maka segala hal yang akan di dapatkan dari hasil wawancara tersebut mampu di laporkan dengan langkah apa adanya

Demikian, ulasan tentang seputar wawancara, semoga anda berhasil ya, lakukan trik dan tips diatas harus sesuai ya supaya hasilnya pun maksimal.