Hopper Pakan Ayam

Posted on

Hayu ukur-ukur harga pokok produksi telur ayam ras!

Menentukan Harga Pokok Produksi

Harga Pokok Produksi

Kalau kita mau jual telur ayam ras, kita harus tahu berapa harga pokok produksinya. Nah, bagaimana caranya menentukan harga pokok produksi itu?

Pertama, kita perlu tahu biaya-biaya yang terkait dengan produksi telur ayam. Ada beberapa biaya yang harus kita hitung, seperti biaya bibit ayam, pakan, tempat, obat-obatan, usaha pemeliharaan, dan biaya-biaya lain. Kita harus mencatat semua biaya ini dan menghitung totalnya.

Setelah kita tahu total biaya produksinya, kita perlu membaginya dengan jumlah telur yang dihasilkan selama periode produksi tersebut. Misalnya, kalau selama sebulan kita berhasil menghasilkan 500 telur ayam ras, dan total biaya produksinya selama sebulan itu Rp 1.500.000,-, maka:

Total biaya produksi per butir telur = Rp 1.500.000,- / 500 butir = Rp 3.000,-

Jadi, harga pokok produksi per butir telur ayam ras adalah Rp 3.000,-.

Menentukan Harga Jual

Nah, kalau harga pokok produksinya sudah kita tahu, kita bisa menentukan harga jual telur ayam ras yang mana kita bisa mendapatkan untung dari usaha kita.

Kita perlu mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan harga jual, seperti harga pasaran di sekitar kita, persaingan, target pasar, kualitas telur, dan lain-lain.

Tapi, sebagai gambaran, kita bisa menghitung harga jual minimal yang harus kita terapkan agar kita bisa balik modal (break even). Caranya adalah dengan menjumlahkan harga pokok produksi per butir telur dengan margin keuntungan yang kita inginkan.

Margin keuntungan yang kita inginkan tergantung pada keuntungan yang kita mau dapatkan dari usaha ini. Semakin besar margin keuntungan, semakin besar keuntungan yang kita dapatkan, tapi harga jual telur yang kita tawarkan juga semakin mahal dan mungkin bisa membuat kita kehilangan pasar karena harga yang terlalu tinggi.

Baca juga  Ayam Red Bull

Contoh, kalau kita ingin memperoleh margin keuntungan sebesar 25%, maka:

Harga jual minimal = Harga pokok produksi per butir telur + (Harga pokok produksi per butir telur x 25%)

Harga jual minimal = Rp 3.000,- + (Rp 3.000,- x 25%)

Harga jual minimal = Rp 3.750,-

Jadi, kalau kita menjual satu butir telur ayam ras seharga Rp 3.750,-, maka kita akan mendapatkan margin keuntungan sebesar 25%.

Kesimpulan

Menghitung harga pokok produksi telur ayam ras itu penting untuk menentukan harga jual yang tepat dan menguntungkan. Kita perlu mencatat semua biaya produksi, menghitung totalnya, dan membagi dengan jumlah telur yang dihasilkan. Dengan mengetahui harga pokok produksi, kita bisa menentukan harga jual minimal agar bisa balik modal atau mendapatkan keuntungan yang kita harapkan.

Temukan artikel lainnya tentang Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *