5 Cara melindungi kulit dari sinar matahari dengan tabir surya alami

cara melindungi kulit dari sinar matahari
cara melindungi kulit dari sinar matahari
image from www.medicalnewstoday.com

Cara melindungi kulit dari sinar matahari menggunakan tabir surya berbahan alami seperti minyak esensial yang insya Allah aman untuk kesehatan kulit anda. Melindungi kulit dari sinar matahari sangat penting sekali untuk mencegahnya dari kerusakan.

Sinar matahari berlebih dapat menyebabkan keriput dan garis halus di wajah, sehingga mempertegas tanda-tanda penuaan. Kabar baiknya, ada banyak bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Penggunaan bahan-bahan alam ini merupakan solusi terbaik untuk menggantikan bahan kimia yang dapat berakibat buruk bagi kesehatan kulit.

 

Bahaya sinar matahari untuk kulit

Sinar matahari sebenarnya memiliki banyak manfaat salah satunya adalah meningkatkan suplai vitamin D. Akan tetapi dalam jumlah yang berlebihan sinar matahari justru dapat mempengaruhi kesehatan kulit, salah satunya adalah mendorong pembentukan radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker kulit.

Cara yang paling ampuh untuk melindungi kulit dari radiasi sinar UV adalah dengan menerapkan tabir surya. Namun penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa beberapa bahan yang terdapat dalam tabir surya berbahan kimia justru lebih berbahaya daripada sinar UV itu sendiri.

Oleh sebab itu, banyak konsumen yang kebingungan Apakah harus menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit wajah mereka. Solusi paling baik adalah memanfaatkan bahan-bahan rumahan yang aman dan pastinya memiliki tingkat keefektifan cukup baik. Bahan-bahan alami disini berupa buah-buahan serta beberapa produk minyak esensial, yang memiliki kemampuan melindungi kulit dari efek buruk sinar UV.

 

Bahaya tabir surya berbahan kimia

Fungsi tabir surya adalah menyerap sinar matahari dan mencegah untuk mencapai kulit anda dengan cara menyebarkan sinar. Sehingga pada akhirnya kulit anda akan terlindungi dari efek merusak sinar UV. Akan tetapi sayangnya, kebanyakan tabir surya yang beredar di pasaran mengandung bahan kimia yang justru berefek buruk untuk kesehatan kulit.

Beberapa jenis bahan tabir surya di pasaran mengandung zat kimia beracun, di antaranya adalah oxybenzone. Bahan kimia ini diketahui memiliki tingkat toksisitas yang dapat merusak kulit. Jadi, alih-alih melindungi kulit dari sinar matahari maka anda justru menempatkan kulit pada resiko yang lebih tinggi mengalami kerusakan.

Selain itu, kebanyakan tabir surya memiliki nilai SPF yang tinggi namun hanya dapat memblokir radiasi UVB. Padahal selain UVB sinar matahari yang mematikan adalah UVA. Jadi dengan adanya fakta ini menunjukkan bahwa terkadang penggunaan tabir surya berbahan kimia kurang begitu maksimal dalam melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

Bahaya tabir surya mineral

Selain berbahan kimia, beberapa jenis tabir surya yang lainnya yaitu menggunakan oksida mineral sederhana seperti titanium oksida dan zinc oxide. Sebenarnya tabir surya jenis ini dapat melindungi kulit lebih baik dibandingkan tabir surya berbahan kimia. Mineral dalam tabir surya ini bekerja cukup baik karena melindungi kulit dari radiasi UVA dan UVB dengan cara mengurai sinar matahari sehingga melindungi kulit dalam waktu yang relatif lama.

Akan tetapi disamping kelebihannya tersebut, ada masalah besar lainnya yang membuat tabir surya berbahan mineral ini kurang baik digunakan pada kulit. Salah satunya adalah kandungan mineral dalam tabir surya dapat menyebabkan kulit menjadi putih dan berminyak. Beberapa produsen telah merespon hal ini dengan cara menggunakan partikel oksida yang lebih halus bandingkan versi sebelumnya. Meskipun demikian, ada baiknya bagi anda melindungi kulit dari sinar matahari dengan menggunakan bahan-bahan alami yang memiliki tingkat keamanan lebih tinggi.

 

Cara melindungi kulit dari sinar matahari

1. Minyak Biji Raspberry

Dengan nilai SPF yang tinggi mencapai 60 membuat minyak biji raspberry menjadi salah satu tabir surya alami yang cukup baik untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Selain memiliki tingkat keefektifan cukup baik, penggunaan minyak biji raspberry juga relatif aman sehingga Anda bisa menerapkannya secara rutin.

2. Minyak Kelapa

Minyak kelapa merupakan salah satu produk alami yang tampaknya berpotensi besar untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Minyak kelapa memiliki sifat antivirus, dan asam lemak esensial yang bermanfaat untuk kecantikan kulit. Penggunaan minyak kelapa secara rutin berguna melindungi kulit anda dari sinar matahari yang dapat merusak kulit dan menyebabkan penuaan dini.

3. Minyak Dedak Padi

Senyawa aktif dalam minyak bekatul yang di sebut gamma oryzanol memiliki SPF sekitar 1,7. Dengan nilai tersebut sebenarnya minyak bekatul memiliki kemampuan yang sangat minim dalam memantulkan sinar UV untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Meskipun demikian, senyawa dalam minyak bekatul sangat efektif dalam menghentikan oksidasi yang dihasilkan oleh sinar matahari berlebih.

4. Minyak Jojoba

Dengan tingkat SPF sekitar 6 untuk UVB, minyak jojoba dapat memberikan perlindungan kepada kulit dari efek buruk sinar UV. Selain melindungi kulit dari sinar mahari, minyak jojoba juga membantu meningkatkan kelembaban kulit secara alami. Kelembaban kulit perlu dijaga dengan baik untuk mencegahnya dari kerusakan seperti kulit kering. Dehidrasi pada kulit dapat menimbulkan munculnya garis halus dan kerutan di wajah.

5. Minyak Gandum

Studi menunjukkan bahwa minyak gandum memiliki SPF yang relatif kuat untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Selain ituminyakgandum juga kaya akan kandungan tokoferol yang berperan aktif dalam melindungi kulit dari kerusakan jangka panjang. Terapkan minyak ini pada kulit anda secara menyeluruh untuk melindunginya dari kerusakan yang diakibatkan oleh sinar matahari berlebih.

Artikel terkait:

Demikian tadi cara melindungi kulit dari sinar matahari menggunakan tabir surya alami yang insya Allah aman untuk diterapkan secara rutin. Semoga tips di atas bisa membantu Anda mencegah kerusakan pada kulit akibat sinar UV berlebih.