Kandang Biawak Kecil

Posted on

Bicara tentang daging hewan, mungkin yang sering terlintas di pikiran kita adalah ayam, sapi, babi, atau kambing. Namun, pernahkah kamu mendengar tentang daging biawak? Ya, biawak yang termasuk keluarga kadal-kadalan ini ternyata juga dapat dikonsumsi sebagai sumber protein. Tapi, sebelum mencobanya, yuk cari tahu dulu manfaat dan risiko konsumsi daging biawak bagi kesehatan.

Mengenal Biawak

Daging biawak

Biawak atau monitor lizard dalam bahasa Inggris adalah hewan yang memiliki leher panjang, kaki pendek, dan kulit berduri yang keras. Hewan ini umumnya hidup di daerah tropis seperti Asia Tenggara, India, Cina, hingga Australia. Biawak terkenal memiliki lidah yang panjang dan dapat bergerak cepat.

Nutrisi Daging Biawak

Daging biawak

Dalam 100 gram daging biawak, terkandung sekitar 20 gram protein, 3 gram lemak, dan 105 kalori. Selain itu, daging biawak juga mengandung vitamin B12, vitamin B6, zat besi, fosfor, dan selenium. Kandungan nutrisi ini membuat daging biawak menjadi sumber protein yang baik untuk membangun massa otot dan menjaga kesehatan tubuh secara umum. Namun, perlu diingat bahwa kandungan lemak dalam daging biawak cukup tinggi, sehingga konsumsinya harus dibatasi bagi yang sedang menjalani diet rendah lemak.

Manfaat Daging Biawak

Daging biawak

Ternyata, konsumsi daging biawak juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Mengatasi anemia
  • Meningkatkan energi
  • Menjaga kesehatan otak

Risiko Konsumsi Daging Biawak

Daging biawak

Namun, selain manfaatnya, konsumsi daging biawak juga memiliki risiko yang harus diperhatikan. Beberapa risiko yang dapat terjadi akibat mengonsumsi daging biawak antara lain:

Baca juga  Kandang Ayam Modern
  • Risiko terkena penyakit kulit
  • Risiko terjangkit parasit dan bakteri
  • Risiko keracunan akibat racun yang ada di dalam tubuh biawak
  • Risiko tinggi akan kandungan logam berat

Cara Memasak Daging Biawak yang Benar

Daging biawak

Jika kamu tertarik untuk mencicipi daging biawak, perlu diingat bahwa kamu harus memasaknya dengan benar agar terhindar dari risiko kesehatan. Berikut beberapa tips memasak daging biawak yang baik dan benar:

  • Bersihkan terlebih dahulu kulit biawak dengan air mengalir untuk menghilangkan bakteri dan kotoran di atasnya
  • Remas-remas daging biawak dengan air jeruk nipis atau air asam untuk menghilangkan bau amis dan membuat daging lebih empuk
  • Rebus atau kukus daging biawak selama 30-60 menit agar matang secara merata dan terhindar dari bakteri dan parasit
  • Setelah dimasak, potong daging biawak menjadi kecil-kecil agar mudah dikonsumsi
  • Maskkan dengan bumbu yang menghilangkan bau amis seperti daun salam, lengkuas, atau jahe

Kesimpulan

Daging biawak

Daging biawak memang tidak umum dikonsumsi seperti daging ayam atau sapi, tapi ternyata juga mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan. Konsumsi daging biawak dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, menyehatkan tulang dan gigi, serta meningkatkan sirkulasi darah. Namun, kamu juga harus berhati-hati dan memasak daging biawak dengan benar agar terhindar dari risiko kesehatan seperti keracunan atau terjangkit parasit. Yuk, jangan ragu untuk mencoba daging biawak sebagai variasi sumber protein dalam menu makanmu.

Temukan postingan lainnya seputar Kandang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *