Jamur Kayu

Posted on

Ketika kita berbicara tentang jamur, pasti yang terlintas di benak kita adalah sesuatu yang wajib dihindari karena dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Padahal, tidak semua jenis jamur itu berbahaya untuk kesehatan. Salah satu jenis jamur yang justru sangat bermanfaat bagi lingkungan adalah jamur pelapuk kayu.

Jamur Pelapuk Kayu

Jamur Pelapuk Kayu

Jamur pelapuk kayu adalah jenis jamur yang hidup di dalam kayu mati. Jamur ini bekerja dengan cara membongkar selulosa pada kayu yang mengandung gula kompleks. Dari situ, jamur pelapuk kayu menghasilkan enzim dan zat-zat kimia yang disebut dengan ligninase dan cellulase.

Dalam bentuk alami, kayu memiliki kadar lignin yang cukup tinggi, dan itu membuatnya sulit terurai. Namun, dengan adanya jamur pelapuk kayu, lignin dalam kayu menjadi cenderung mudah terurai dan menghasilkan sisa-sisa zat yang bermanfaat bagi tanaman lain di sekitarnya.

Selain itu, jamur pelapuk kayu juga sangat membantu dalam menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan stabil. Jamur ini mampu mengontrol sistem nilai pH tanah, membantu penyimpanan air, membantu menyerap unsur hara, dan melindungi organisme tanah dari kerusakan yang terkait dengan polutan.

Manfaat Jamur Pelapuk Kayu

Jamur Pelapuk Kayu Karakteristik

Selain menjadi pengurai kayu mati, jamur pelapuk kayu memiliki manfaat lain yang sangat baik untuk lingkungan. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  1. Meningkatkan kesuburan tanah
  2. Jamur pelapuk kayu mampu memecah asam humus dalam tanah yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Selain itu, zat-zat yang dihasilkan oleh jamur ini juga bisa mengikat unsur hara dan menghasilkan mineral penting bagi tanaman lainnya.

  3. Mengendalikan polusi
  4. Jamur pelapuk kayu bisa mengolah limbah organik menjadi zat yang sehat dan berguna. Karenanya, jamur ini bisa mengendalikan polusi organik dan juga menekan kepadatan bahan organik yang mungkin merusak lingkungan.

  5. Mencegah erosi tanah
  6. Jamur pelapuk kayu bisa membantu mempertahankan tanah dari erosi akibat air hujan, angin, dan faktor lingkungan lainnya. Jamur ini membentuk lapisan yang tebal di permukaan tanah, sehingga tanah pun menjadi lebih kokoh dan tidak mudah rusak.

  7. Menyeimbangkan kandungan air dan pH tanah
  8. Jamur pelapuk kayu juga sangat membantu dalam menyeimbangkan kandungan air dan pH tanah. Dengan adanya jamur ini, tanah pun menjadi lebih subur dan lebih layak untuk ditanami.

Mengenal Karakteristik Jamur Pelapuk Kayu

Menumbuhkan Jamur Pelapuk Kayu

Sebelum memutuskan untuk menumbuhkan jamur pelapuk kayu, ada baiknya kita mengenal dulu karakteristik jamur ini. Berikut adalah beberapa karakteristik jamur pelapuk kayu yang perlu Anda ketahui:

  1. Memiliki warna putih atau coklat
  2. Warna putih dan coklat adalah warna jamur pelapuk kayu yang paling umum. Namun, ada juga jenis-jenis jamur pelapuk kayu yang memiliki warna lain, seperti merah, hijau, dan biru.

  3. Tumbuh di kayu mati
  4. Jamur pelapuk kayu hanya dapat tumbuh di kayu mati. Karenanya, ketika Anda ingin menumbuhkan jamur ini, pastikan bahwa kayu yang digunakan benar-benar mati.

  5. Tumbuh dengan cepat
  6. Jamur pelapuk kayu tumbuh dengan sangat cepat, biasanya hanya dalam waktu kurang dari satu minggu. Oleh karena itu, jika ingin menumbuhkan jamur ini, pastikan Anda memantau dengan baik pertumbuhannya.

Cara Menumbuhkan Jamur Pelapuk Kayu di Rumah

Cara Menumbuhkan Jamur Pelapuk Kayu

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk menumbuhkan jamur pelapuk kayu di rumah, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan:

  1. Siapkan kayu mati yang sudah dikeringkan dengan ukuran sekitar 20-30 cm. Potong kayu sejajar dan bikin kapsul menggunakan polybag dan jerami atau barang daur ulang yang lain.
  2. Beli bibit jamur pelapuk kayu. Bibit bisa Anda beli di toko pertanian terdekat atau toko online.
  3. Masukkan bibit jamur yang sudah dibeli ke dalam kapsul kayu yang sudah disiapkan sebelumnya.
  4. Tempatkan kapsul tersebut di tempat yang kering dan tidak terpapar langsung oleh sinar matahari.
  5. Jaga kelembapan pada kit jamur pelapuk kayu. Jika terlalu kering, tambahkan air di dalamnya, sementara jika terlalu basah, biarkan saja beberapa saat hingga kelembapan terkendali.
  6. Pantau pertumbuhan jamur pelapuk kayu secara rutin. Pada umumnya, jamur pelapuk kayu akan mulai tumbuh setelah seminggu atau dua minggu setelah menanam bibitnya. Tergantung ukuran kayu dan bibitnya.

Itulah tadi beberapa informasi mengenai jamur pelapuk kayu. Jangan pernah menganggap sepele jamur ini, karena manfaatnya sangat besar bagi lingkungan dan kesehatan. Jika Anda tertarik untuk menumbuhkan jamur pelapuk kayu di rumah, jangan lupa untuk membeli bibit yang berkualitas agar hasilnya maksimal. Semoga bermanfaat!.

Simak artikel lainnya tentang Sayur-sayuran

Baca juga  Jamur Berperan Sebagai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *