Varietas Cabai Rawit Tahan Antraknosa

Posted on

Hai semuanya!

Saya ingin berbagi tentang varietas cabai rawit tahan antraknosa yang jadi andalan petani. Tanaman cabai memang tak pernah mati, banyak diolah menjadi bahan masak, termasuk menjadi bumbu dalam masakan Indonesia. Oleh karena itu, sebagai petani, kita harus memilih varietas yang benar-benar unggul dan tahan terhadap penyakit, salah satunya adalah antraknosa.

1. Cabai Rawit Cakra F1

Cabai Rawit Cakra F1

Varietas cabai rawit Cakra F1 merupakan varietas hibrida tahan antraknosa, salah satu varietas andalan petani. Cakra F1 tumbuh baik kalau ditanam di dataran rendah atau dataran tinggi, dan berbuah banyak. Buah cabai ini berukuran sedang, meski bukan terbesar dari varietas cabai rawit tahan antraknosa, tapi Cakra F1 cukup unggul dari segi pemasaran dan kepraktisan saat memasak. Pertumbuhannya cepat dan mudah dipanen.

2. Cabai Rawit Deli

Cabai Rawit Deli

Ini adalah varietas cabai rawit yang banyak dijual di pasar dan biasa disebut sebagai cabai rawit Deli. Cabai rawit Deli tumbuh baik kalau ditanam pada musim penghujan. Varietas ini unggul dibanding varietas cabai rawit lain karena tahan akan serangan hama dan penyakit, termasuk antraknosa. Buah cabai ini berukuran sedang hingga besar, warnanya merah saat sudah masak, dan aroma pedas sangat khas. Selain digunakan sebagai bumbu, cabai ini juga kerap dijadikan lalapan, ungkap pemilik usaha kuliner.

3.Cabai Rawit Hot Hot

Cabai Rawit Hot Hot

Cabai Rawit Hot Hot memang menjadi salah satu varietas cabai paling populer di Indonesia. Varitas ini sangat unggul pada tanaman cabai yang mudah tumbuh dan berbuah banyak. Hot Hot unggul dari segi kekerasan cabai sehingga cocok untuk membuat sambal yang pedas. Buah Hot Hot berukuran sangat kecil hingga diameternya cuma 1cm. Hot Hot juga tahan akan serangan hama dan penyakit. Hot Hot sanggup beradaptasi dengan baik pada iklim yang cukup ekstrim.

Baca juga  Nama Ilmiah Bawang Putih

4. Cabai Rawit Sby

Cabai Rawit Sby

Cabai rawit Sby merupakan varietas cabai rawit yang tahan terhadap antraknosa dan hama. Selain itu juga bisa tumbuh secara maksimal baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Cabai Sby juga cukup sering digunakan oleh pengusaha kuliner karena bentuknya yang cantik serta rasa yang lezat. Keunggulan cabai Sby adalah buahnya cukup besar dan panjang.

5. Cabai Rawit Kebumen

Cabai Rawit Kebumen

Cabai rawit Kebumen juga menjadi salah satu varietas yang tahan antraknosa. Mangusung kelompok cabai rawit karena bentuknya yang kecil-kecil, cabai rawit Kebumen memiliki ukuran buah yang cukup besar. Varitas ini juga sangat mudah tumbuh dan cocok di dataran tinggi maupun rendah, serta resistensi hama dan penyakitnya cukup baik. Cabai Kebumen sangat cocok digunakan sebagai bahan dasar sambal karena rasanya yang nikmat dan pedas.

Itulah beberapa varietas cabai rawit tahan antraknosa yang menjadi andalan petani. Kalau Anda pecinta cabai, silahkan menanam salah satu dari varietas di atas. Jangan lupa memilih bibit yang baik dan unggul untuk hasil yang optimal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan kita dalam memilih varietas cabai yang terbaik.

Baca artikel lainnya seputar Sayur-sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *