Umur Bawang Merah Siap Panen

Posted on

Bawang merah, atau yang juga dikenal sebagai bawang Bombay, adalah salah satu jenis tanaman yang sering ditanam dalam skala besar atau kecil oleh petani di Indonesia. Bawang merah juga menjadi satu di antara berbagai jenis hasil panen yang paling populer dan penting dalam kegiatan bertani di Indonesia.

Teknik Pembibitan Bawang Merah

Bawang merah

Sebelum panen, tentu saja petani harus menabur terlebih dahulu benih bawang merah di lahan yang telah disediakan. Ada beberapa teknik untuk melakukan pembibitan bawang merah yang perlu diketahui agar dapat memperoleh hasil panen yang maksimal.

Pertama, petani perlu menyiapkan bibit dengan benih yang berkualitas unggul dan sehat. Bibit tersebut kemudian direndam selama kurang lebih 24 jam dalam air suhu ruang. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kekuatan atau daya tumbuh benih yang buruk, serta mempercepat kecambahannya.

Selanjutnya, bibit tersebut ditanam di dalam pot atau polybag yang dapat diisi dengan media tanam berupa tanah dengan kandungan pupuk organik yang cukup. Penyiraman dilakukan setiap hari dengan memperhatikan kelembapan media tanam agar tidak terlalu kering atau terlalu basah. Setelah bibit tumbuh dengan baik, bibit siap dipindahkan ke lahan yang lebih luas atau dijual kepada petani lain yang membutuhkannya.

Cara Menyiapkan Lahan untuk Tanaman Bawang Merah

Lahan bawang merah

Setelah mendapatkan bibit yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah menyiapkan lahan untuk menanam bibit tersebut. Sebelum menanam, penting untuk melakuan beberapa tahapan persiapan lahan, yaitu:

  1. Membersihkan lahan dari segala jenis gulma, batu dan sampah yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
  2. Melakukan penggemburan tanah agar tanah lebih poros dan mudah menyerap unsur hara.
  3. Membersihkan tanah dari sisa-sisa akar tanaman sebelumnya untuk menghindari timbulnya penyakit yang ditularkan melalui akar.
Baca juga  Morfologi Tanaman Terong

Setelah lahan siap, maka petani dapat mulai menanam bibit bawang merah yang telah disiapkan sebelumnya. Potong bibit bawang merah hingga sebatang yang telah tumbuh 6-7 daun, kemudian tanam bibit tersebut di dalam lahan yang telah disiapkan sebelumnya.

Pemupukan Tanaman Bawang Merah

Pemupukan bawang merah

Pemupukan merupakan salah satu aktivitas penting dalam menjaga keberhasilan panen bawang merah. Pemupukan dilakukan dengan tujuan untuk menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman selama masa pertumbuhan dan perkembangan.

Untuk melakukan pemupukan, petani perlu menggunakan pupuk organik yang diaplikasikan dengan cara disiram pada lahan tanaman bawang merah. Pupuk organik yang cocok untuk tanaman bawang merah adalah pupuk kandang, pupuk hijau, kompos, atau sisa tumbuhan. Pemupukan dilakukan sebanyak tiga kali dalam masa pertumbuhan tanaman bawang merah, yaitu pada awal masa pertumbuhan, pertengahan masa pertumbuhan, dan menjelang masa panen.

Masalah yang Sering Terjadi Saat Menanam Bawang Merah

Masalah bawang merah

Selama masa penanaman dan pemeliharaan, ada beberapa masalah yang sering dihadapi oleh petani dalam kegiatan menanam bawang merah. Beberapa masalah tersebut meliputi:

  • Penyakit jamur pada daun yang disebabkan oleh udara lembab dan suhu yang tinggi.
  • Penyakit layu pada buah dan daun yang disebabkan oleh keberadaan serangga hama seperti kutu dan ulat.
  • Kerusakan daun dan tangkai bawang merah yang disebabkan oleh keberadaan penggerek daun bawang merah.

Untuk mengatasi masalah tersebut, petani dapat melakukan pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida alami atau buatan. Selain itu, petani juga dapat melakukan pemangkasan pada bagian tanaman yang rusak dan memperbaiki sistem irigasi yang rusak.

Waktu Panen Bawang Merah dan Pasca Panen

Panen bawang merah

Waktu panen bawang merah umumnya terjadi pada masa tanaman bawang merah berumur 3-4 bulan. Hal ini dapat dilihat pada tiga stadium pathologi tanaman bawang merah yaitu, stadium vegetatif, stadium generatif dan stadium kematangan. Stadium vegetatif adalah masa pertumbuhan tanaman, stadium generatif adalah masa persiapan kuncup bunga hingga mekar dan stadium kematangan adalah saat bawang merah sudah siap untuk dipanen. Saat panen bawang merah petani dapat menggunakan mesin untuk mempermudah dan mempercepat proses panen.

Baca juga  Bibit Timun

Pasca panen juga merupakan fase penting dalam budidaya bawang merah. Pada tahap ini petani harus memproses bawang merah terlebih dahulu sebelum dijual ke pasaran. Langkah pertama adalah memisahkan seluruh umbi dari akar tanaman. Selanjutnya, petani dapat memisahkan bawang merah menjadi beberapa ukuran berbeda, mencuci bawang merah, dan mengeringkannya sebelum dikemas untuk dijual. Proses pasca panen bawang merah sangat penting untuk menjaga kualitas bawang merah hingga tiba pada konsumen akhir.

Demikianlah informasi mengenai cara pemeliharaan dan panen bawang merah, semoga bermanfaat bagi petani di Indonesia.

Simak postingan lainnya seputar Sayur-sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *