Sejarah atletik, cabang dan pengertiannya lengkap

Sejarah atletik dunia
sejarah atletik dunia
image lithub.com

Atletik merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup populer di seluruh dunia. Atletik sebenarnya merupakan kumpulan dari berbagai macam jenis olahraga termasuk diantaranya lompat jauh, lari, dan lempar lembing.

Tapi tahukah anda kapan dan bagaimana sejarah atletik pertama kali muncul? dan apa saja jenis olahraga yang masuk ketegori atletik?. Dalam artikel ini kita akan membahas lengkap mengenai cabang olahraga atletik serta bagaimana sejarah awal penemuannya hingga sampai saat ini.

Sekilas mengenai pengertian olahraga atletik

Atletik sebenarnya adalah sebuah olahraga yang melibatkan lari, lompat dan lempar. Kata atletik sendiri berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu Athlon yang memiliki arti “kontes”.

Sejarah atletik dunia dimulai saat pertama kali olahraga ini dikenalkan pada ada pertandingan olimpiade di tahun 776 sebelum masehi oleh bangsa Yunani kuno. Pada awalnya olahraga atletik dikenalkan untuk menunjukkan siapa orang yang paling kuat, cepat, serta tinggi diantara orang lainnya. 

Karena olahraga atletik sudah ada sejak 776 sebelum masehi maka olahraga ini dianggap menjadi salah satu olahraga tertua di dunia. Bahkan atletik dianggap menjadi induk dari semua olahraga yang saat ini ada. 

Sejarah atletik kuno

Atletik merupakan olahraga yang secara khusus diperuntukkan bagi olimpiade di masa Yunani kuno tepatnya pada tahun 776 sebelum masehi. Selain di Yunani, olahraga atletik juga dikenal di beberapa peradaban eropa lainnya termasuk di Roma Italia. Di roma olahraga atletik ini dikenal dengan gladiator.

Sejarah atletik kuno
image images.theconversation.com

Selain itu, olahraga atletik lainnya yang telah ada sejak tahun 6 sebelum masehi yaitu panhellenik games the pythian game yang digelar setiap 2 tahun sekali di Argolid. Sedangkan the isthmus game yang dimulai sekitar tahun 523 sebelum masehi diadakan setiap 2 tahun di Isthmus dari Corinthia. Untuk Roman Games yang berasal dari peradaban Yunani murni merupakan event olahraga yang mempertontonkan kecepatan lari serta kemampuan melempar.

Pada zaman dahulu terutama di Roma olahraga atletik ini sangat digemari dan lebih sering mengarah pada pelatihan perang. Sehingga kebanyakan para anggota yang mengikuti olahraga atletik kuno ini adalah laki-laki. 

Pada abad pertengahan biasanya anak para bangsawan akan dilatih untuk melakukan tarung, lari, berkuda, memanah, menggunakan senjata atau keterampilan lainnya untuk bertempur. Setelah mulai mahir dalam bertempur mereka akan diikutkan kontes untuk saling bertarung antara 1 anak bangsawan dengan lainnya. Kontes ini selain sebagai ajang hiburan juga untuk menunjukkan siapa yang paling kuat.

Sejarah atletik modern

Sejarah atletik modern mulai muncul pada abad ke-19 di mana pada waktu itu beberapa organisasi formal olahraga ini mulai muncul. Awalnya olahraga ini muncul di berbagai macam sekolah seperti halnya di Royal Military College di Sandhurst. Tidak berbeda jauh dengan atletik tempo dulu, pada masa ini olahraga atletik juga ditujukan untuk melatih para anggota militer terutama dalam melakukan pertempuran tanpa senjata. Jadi kemampuan gulat kecepatan lari, serta kekuatan tubuh sangat diperlukan.

Sejarah atletik modern
Lempar lembing

Olahraga atletik modern secara umum menggunakan lapangan dengan panjang 400 meter di mana salah satu cabang yang paling umum adalah lompat jauh dan lari. Atletik masuk ke salah satu jenis cabang olahraga modern di olimpiade tepatnya pada tahun 1896. Di tahun tersebut wanita masih belum diperbolehkan untuk berpartisipasi karena olahraga atletik dianggap terlalu keras.

Hingga pada akhirnya di tahun 1928 barulah untuk pertama kalinya olahraga atletik di buka untuk kaum wanita. Di tahun 1912 sebuah organisasi atletik internasional dibentuk dengan nama IAAF. Organisasi ini nantinya akan bertanggung jawab atas semua penyelenggaraan kejuaraan atletik dunia.

Selain kejuaraan internasional ada juga beberapa event kompetisi atletik secara regional seperti kejuaraan Eropa, pan American Games dan Common Wealth Games. Selain olimpiade, beberapa kompetisi atletik dunia diantaranya adalah IAAF Atletik Final Dan World Indoor Championship.

Pada mulanya kejuaraan atletik modern diusulkan di Athena, Yunani pada tahun 1896 oleh Baron Peiere Louhherbin seorang berkebangsaan Perancis. Pada event ini kejuaraan atletik dimulai dengan merebutkan beberapa medali emas.

Organisasi atletik dunia dibentuk pada tahun 1912 tepatnya pada tanggal 17 juli dengan nama IAAF atau International Amateur Athletic Federation di Stockholm Swedia. Pembentukan organisasi atletik dunia ini bertepatan dengan diselenggarakannya olimpiade ke-5.

Sejarah atletik di Indonesia

Di Indonesia perlombaan atletik pertama kali dilakukan di jakarta pada masa belanda, tepatnya di pasar gambir pada bulan Agustus dan September. Kegiatan tersebut selalu meriah dan rutin dilakukan setidaknya setiap 1 tahun sekali. Selain di Jakarta beberapa daerah lainnya di Indonesia juga mengadakan event serupa seperti yang dilakukan di Bandung dan Solo.

Indonesia sendiri juga memiliki seorang atlet yang cukup berbakat di antaranya adalah Muhammad Noerbambang. Noerbambang merupakan seorang atlet lari yang memiliki rekor waktu 10,8 detik dengan jarak tempuh 100 meter.

Sedangkan di cabang lompat jauh Indonesia memiliki atlet berbakat yaitu Harun Ar-Rasyid. Harun Ar-Rasyid tercatat pernah membuat sebuah prestasi mengagumkan dengan melompati dinding dengan ketinggian 1,8 di cabang olahraga lompat tinggi. Sedangkan untuk cabang olahraga lompat jauh harun Ar-Rasyid pernah mencatatkan rekor lompatan sejauh 7 m. Akan tetapi sayangnya prestasi tersebut diraih pada waktu Indonesia masih belum merdeka.

Pada tahun 1943 sebuah perlombaan atletik skala besar dilakukan di Indonesia untuk mempertandingkan beberapa pelajar khususnya di sekolah menengah. Event ini diikuti oleh para pelajar khususnya yang berada di Bandung, Yogyakarta, serta Solo. 

Pada waktu itu semua pelajar di Jogja bergabung dalam sebuah perkumpulan yang bernama Gabungan Sekolah Menengah Mataram. Sedangkan beberapa sekolah di Bandung juga bergabung dengan perkumpulan yang bernama gaseba atau Gabungan Sekolah Menengah Bandung.

Dalam event tersebut beberapa cabang olahraga atletik yang dipertandingkan adalah lari jarak jauh. Berbagai event olahraga atletik tersebut diadakan untuk meningkatkan keterampilan atlet Indonesia serta sebagai hiburan bagi masyarakat. Setelah event tersebut diadakan maka mulai bermunculan lah berbagai organisasi atletik di kota-kota besar seperti di Surabaya, Jakarta dan Solo.

Dan di tahun 1949 diadakan sebuah perlombaan atletik yang melibatkan hampir seluruh atlet di Jawa Timur. Dari event tersebut muncullah berbagai berbagai atlet berbakat Indonesia seperti Sutantio yang yang mencatatkan rekor lari 100 m hanya dalam waktu 11 detik. Rekor ini cukup bagus di Indonesia kala itu.

Selain sprint ada banyak cabang olahraga atletik yang dipertandingkan diantaranya adalah lari gawang, lompat jauh, lari maraton, jalan cepat, tolak peluru, lempar lembing, dan lari estafet. Ke semua cabang olahraga tersebut diselenggarakan untuk merebutkan titel juara serta meraih medali yang sudah disiapkan.

Sejarah atletik lari

Lari merupakan salah satu olahraga yang masuk kategori cabang atletik. Salah satu pelari yang cukup fenomenal di dunia adalah Usain Bolt, di mana dia telah mencatatkan rekor lari 100 m hanya dalam waktu 9 koma sekian detik. 

Di Indonesia sendiri olahraga lari juga cukup diminati mengingat olahraga ini sangat mudah dilakukan dan tidak membutuhkan fasilitas yang banyak. Selain itu, pada zaman dahulu secara naluri manusia memang telah menggunakan kecepatan lari untuk berburu. Sehingga tidak heran jika olahraga lari menjadi salah satu cabang atletik yang wajib dipertandingkan.

Sejarah lari dunia berhubungan erat dengan bangsa Yunani. Kabarnya pertandingan lari pertama kali dilakukan untuk mengenang tentara Yunani yang berlari hingga 40 km saat berperang dengan tentara Persia. Perlombaan ini juga masuk olimpiade pertama kali di tahun 776 sebelum masehi bertepatan dengan diadakannya olimpiade yang mempertandingkan berbagai macam cabang olahraga atletik di Yunani.

Pada saat olimpiade pertama kali digelar dulu namanya adalah olympia. Saat itu 5 dari cabang olahraga atletik yang dipertandingkan adalah lari. Pertandingan lari yang diadakan di Yunani pada kala itu memperebutkan hadiah yang merupakan sebuah barang berharga. Hingga saat ini meskipun tidak sepopuler olahraga yang sifatnya permainan seperti sepak bola dan basket, akan tetapi lari masih menjadi salah satu cabang olahraga atletik yang cukup menarik untuk disaksikan.

Sejarah atletik lompat jauh

Selain lari, lompat jauh juga menjadi salah satu cabang olahraga yang masuk kategori atletik dan dipertandingkan di olimpiade. Olahraga lompat jauh pertama kali dikenal pada abad ke-13 atau tahun 708 masehi. Olahraga ini dilakukan oleh bangsa sparta pada zaman Yunani kuno dan termasuk salah satu cabang atletik yang dipertandingkan di kejuaraan olimpiade kuno.

Hingga saat ini olahraga lompat jauh masih dipertandingkan di olimpiade dan menjadi salah satu cabang olahraga yang cukup terkenal. Berbeda dengan lompat jauh yang dilakukan pada zaman Yunani kuno,salah satu olahraga cabang atletik ini tentu memiliki banyak perubahan.

Olahraga lompat jauh saat ini sudah menggunakan berbagai macam teknik dan cara yang sudah disempurnakan. Sehingga seorang atlet dapat melakukan sebuah lompatan dengan jarak yang maksimal. Salah satu latihan yang dilakukan para atlet lompat jauh untuk membuat lompatannya maksimal adalah dengan berlari membawa beban sekitar 4 kg.

Beberapa cabang atletik

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa atletik bukanlah olahraga tunggal melainkan gabungan dari berbagai macam jenis olahraga. Berikut beberapa daftar olahraga yang masuk dalam kategori atletik:

Lari

Secara definisi lari merupakan sebuah gerakan tubuh terutama kaki dengan kecepatan tinggi. Dalam melakukan lari biasanya juga disertai sedikit lompatan.

Lari merupakan salah satu olahraga yang masuk dalam cabang atletik. Ada beberapa jenis lari di antaranya adalah sprint (lari jarak dekat), lari jarak menengah dan lari jarak jauh atau marathon.

Lari jarak dekat atau sprint biasanya memiliki panjang trek sekitar 100 sampai 400 m. Ukuran ini secara umum sama untuk laki-laki maupun perempuan.

Lompat

Sedangkan jenis olahraga kedua yang masuk dalam cabang atletik adalah lompat. Secara definisi lompat bisa diartikan sebagai sebuah gerakan tubuh untuk mengangkat kaki setinggi mungkin dengan melakukan sebuah gerak awalan. Dalam atletik lompat dibagi menjadi beberapa cabang di antaranya seperti: lompat jauh, lompat tinggi, lompat galah, dan lompat jangkit. Baca juga Teknik serta ukuran lapangan lompat jauh sesuai standar disertai gambar

Ada beberapa teknik lompatan yang harus dilakukan untuk membuatnya menjadi lebih maksimal diantaranya adalah awalan yang baik, tumpuan yang benar, serta teknik mendarat yang benar.

Lempar

Olahraga lempar seperti lempar lembing juga masuk dalam kategori olahraga atletik. Di kamus besar bahasa Indonesia lempar bisa diartikan sebagai melontarkan benda atau sesuatu sejauh mungkin. Selain lempar lembing jenis olahraga lempar yang sering di pertandingkan adalah lempar cakram.

About Imam Fahrudin

Penulis adalah seorang ayah satu anak yang menyukai tenis meja dan menulis di blog tentang pengetahuan umum, kesehatan, sejarah, olahraga dan apapun yang dirasa bisa memberikan manfaat.

View all posts by Imam Fahrudin →