Gunung meletus: Proses, tanda-tanda dan dampaknya

Pengertian, Pengetahuan
Gunung berapi
Image from wikimedia.org

Gunung meletus: Proses, tanda-tanda dan dampaknya. Gunung dikenal sebagai salah satu sumber daya alam yang bentuk tonjolan dan terdapat di bagian permukaan bumi. Di bagian dalam tonjolan tersebut terdapat satu saluran lurus dengan bentuk vertikal seperti halnya pipa alami. Pipa itulah yang kemudian menghubungkan bagian antara perut bumi dengan bagian permukaan atau pun kerak bumi. Di dalam perut bumi terdapat beragam cairan panas, seperti halnya batuan cair, serta magma.

Ketika magma serta material lain yang terdapat di bagian dalam dari perut bumi mengalami kejenuhan atau bahkan dapat pula diakibatkan oleh getaran bumi seperti halnya gempa tektonik, maka magma itu pun akan keluar menuju bagian permukaan bumi secara berkala. Ketika magma tersebut keluar melalui bagian pipa alami yang telah disebutkan tadi, maka itulah yang dikenal dengan sebutan gunung meletus. Dalam hal ini gunung seolah meletus dan mengeluarkan beragam material yang terdapat di dalam bumi.

Ada banyak hal yang terjadi apabila gunung meletus, dimulai dari hal positif hingga negatif. Hal-hal inilah yang kemudian dikenal sebagai dampak positif serta dampak negatif akibat gunung meletus, Ingin tau apa saja dampak-dampak yang ditunjukkannya tersebut? Berikut penjelasannya :

 

Dampak negatif gunung meletus

Kerugian material, adalah bagian pertama yang cukup banyak dirasakan oleh masyarakat yang berada di kawasan gunung meletus. Hal ini berkaitan dengan kerugian material yang dirasakannya seperti kekayaan dari harta, benda yang lenyap dengan mudah, seperti halnya uang, benda berharga, ternak, atau bahkan peralatan rumah tangga yang bernilai tinggi.

Lahan pertanian dan perkebunan yang rusak, juga menjadi bagian lain yang dikenal sebagai dampak negatif dari gunung meletus. Pasalnya mayoritas penduduk yang tinggal di kawasan gunung itu sendiri umumnya berprofesi sebagai petani sehingga ketika gunung meletus, maka dapat dipastikan hasil panen yang dimilikinya pun tidak dapat dirasakan olehnya.

Rumah yang hancur, tentunya menjadi bagian lain dari dampak negatif yang dirasakan masyarakat sekitar dari kawasan gunung meletus. Pasalnya rumah itu sendiri termasuk dalam benda berharga yang tidak dapat diangkut atau bahkan dipindahkan, sehingga ketika proses gunung meletus terjadi, maka rumah yang terdapat di kawasan itu pun sudah dipastikan akan mengalami kerusakan, baik itu kerusakan kecil atau bahkan kerusakan besar hingga tidak dapat diperbaiki kembali.

Binatang serta tumbuhan yang mati, umumnya sebelum gunung meletus, hewan-hewan yang tinggal di kawasan gunung itu sendiri akan melarikan diri menuju tempat yang aman atau turun ke bagian bawah. Namun tentunya hal ini tidak dilakukan oleh semuya hewan, karena banyak pula diantaranya hewan yang beranggapan di bawah justru lebih berbahaya untuk dilakukannya, Hsl inilah yang kemudian menjadikannya mati bersama dengan tumbuhan yang berada di sekitar gunung meletus tersebut.

 

Dampak positif gunung meletus

Kesuburan tanah meningkat, hal ini berkaitan dengan beragam zat mineral yang dikeluarkan oleh gunung meletus, sehingga berbagai material yang keluar dari dalamnya pun dapat membuat tanah yang berada di sekitarnya berubah menjadi subur dalam waktu beberapa lama, setelah kejadian gunung meletus itu berlangsung.

Memanfaatkan bahan-bahan yang keluar dari gunung meletus, ada banyak material yang dikeluarkan oleh gunung meletus, seperti halnya lava, asap atau bahkan debu. Dari sekian banyak material tersebut, abu yang terkumpul dapat dijadikan sebagai bahan utama pembuat batu bata atau batako. Dengan demikian, barang material dari letusan gunung itu pun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan cukup baik.

Menjadikan kawasan sekitar sebagai lahan wisata, setelah gunung meletus, beberapa kawasan alam di sekitarnya tentu mengalami perubahan. Perubahan itulah yang tidak jarang menghasilkan bentuk pemandangan alam yang luar biasa indahnya, seperti terbentuknya kawah yang kemudian dapat dijadikan sebagai lahan wisata atau tempat berlibur keluarga dan lainnya.

Baca Juga:

 

Tanda-tanda gunung meletus

Selain beberapa dampak yang ditimbulkannya gunung itu sendiri tidak langsung meletus begitu saja, tetapi untuk meletus itu sendiri umumnya ia ditandai dengan terjadinya beberapa hal terlebih dahulu, seperti :

1. Suhu udara yang naik

Pegunungan dikenal sebagai kawasan yang berudara sejuk atau bahkan dingin, maka akan terasa mengherankan apabila kondisi suhu udara di lingkungan gunung justru berubah menjadi panas, bahkan hal ini terjadi pada malam hari. Dengan kata lain, perubahan suhu tersebut menjadi pertanda, bahwa gunung berapi itu tengah mencari jalan untuk keluar.

2. Mata air yang kering

Panas yang muncul di kawasan gunung berapi yang hendak meletus juga mengakibatkan mata air pegunungan yang mulai mengering, bahkan untuk mata air yang tersisa umumnya ia memiliki suhu air yang cukup hangat.

3. Munculnya gemuruh dalam tempo yang sering

Sebelum gunung itu meletus, umumnya muncul gemuruh dan bahkan hal ini dapat terjadi secara berulang kali dan juga seringkali disertai dengan munculnya gempa bumi

4. Tumbuhan mulai layu

Panasnya udara serta kondisi air di lingkungan sekitar juga menyebabkan tumbuhan yang layu

5. Hewan melakukan migrasi

Hewan yang berada di pegunungan pun akan melakukan migrasi seperti halnya yang dilakukan oleh burung-burung, serta jenis hewan lainnya yang mulai turun gunung.