Perbedaan CEO dan presiden di sebuah perusahaan

Perbedaan

Perbedaan CEO dan presiden di sebuah perusahaan yang mungkin saja belum Anda ketahui.

Dalam struktur manajemen perusahaan, CEO adalah pejabat tertinggi dan visioner, sementara presiden lebih bertanggung jawab atas keputusan dan strategi manajemen sehari-hari. Secara sederhana, CEO membuat janji kepada perusahaan, menetapkan visi jangka panjang. Sedangkan presiden perusahaan mewujudkan janji itu dan mengelola perusahaan untuk mewujudkan visi tersebut.

Struktur Perusahaan

Walaupun ada banyak cara berbeda dalam struktur perusahaan, perusahaan dasar dipimpin oleh dewan direksi. CEO adalah pejabat berperingkat tertinggi dengan tanggung jawab langsung untuk manajemen perusahaan, dan jawaban untuk dewan direksi. Anggota dewan dipilih oleh pemegang saham, dan dapat berupa pejabat senior di perusahaan atau orang yang independen dari perusahaan. Dewan bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan manajemen perusahaan dan memberikan masukan pada keputusan gambaran besar. Cukup sering, tetapi tidak selalu, CEO juga berfungsi sebagai ketua dewan direksi. Presiden adalah yang kedua setelah CEO (atau yang pertama jika tidak ada CEO), dan juga biasanya mengisi peran Chief Operating Officer (COO).

Tanggung jawab CEO dan presiden

CEO suatu perusahaan bertanggung jawab atas keseluruhan strategi, visi, dan kesejahteraan finansial suatu perusahaan. Dalam perusahaan publik, CEO sering juga bertindak sebagai ketua dewan, karena ia bertanggung jawab untuk mengintegrasikan keputusan dewan ke dalam operasi perusahaan. John Chambers, Ketua dan CEO raksasa jaringan Cisco.

Presiden bertanggung jawab atas lebih banyak implementasi langsung dari tujuan perusahaan ke dalam tenaga kerja yang sebenarnya. Presiden juga diharuskan untuk melaporkan kembali kepada dewan tentang kegiatan perusahaan (dan kemudian dewan melapor kepada pemegang saham). Dalam perusahaan yang lebih kecil, CEO juga dapat mengisi peran presiden.

Peran Lainnya

Selain tanggung jawab yang dihadapi perusahaan, CEO juga sering bertindak sebagai kepala salesman, dan bertanggung jawab untuk melakukan promosi kepada pelanggan kelas atas, membuat presentasi penjualan, dan mengumumkan produk atau layanan baru. CEO adalah wajah publik perusahaan, dan dapat berinteraksi dengan komunitas lokal melalui acara komunitas, kamar dagang, dll.

Presiden, dalam upaya untuk mengimplementasikan visi dan tujuan yang ditetapkan oleh dewan dan CEO, harus menggunakan metrik yang efektif dan mengukur kinerja dan efisiensi karyawan. Presiden juga cenderung memainkan peran yang lebih besar dalam keputusan sumber daya manusia, dan mengelola keuangan yang terperinci seperti penggantian biaya perjalanan dan kepatuhan perusahaan terhadap hukum dan peraturan.

Perbedaan CEO dan presiden dari sisi Kekuasaan

Khususnya di perusahaan-perusahaan Amerika, CEO sering kali sangat kuat dan mengakar dalam posisi mereka. Ketika perusahaan swasta yang sedang tumbuh bertransisi ke struktur perusahaan, adalah hal biasa bagi pemilik untuk mengambil peran sebagai CEO, memainkan peran besar dalam membentuk dewan direksi, dan untuk menjadikan dirinya sebagai ketua dewan direksi. Di Inggris Raya dan sebagian besar negara Eropa, kode praktik terbaik sangat menghambat pengaturan ini. CEO biasanya memiliki kekuatan untuk membuat keputusan yang mengikat bagi perusahaan tanpa persetujuan terlebih dahulu dari dewan direksi, dan CEO dapat memecat atau merekrut untuk posisi apa pun secara langsung di perusahaan.

Presiden, di sisi lain, umumnya bertindak lebih sebagai manajer tingkat atas dengan kekuasaan atas personel, tetapi tidak memiliki kekuatan untuk mengubah arah perusahaan sendiri atau mengelola pejabat eksekutif lainnya. Namun demikian, ini adalah generalisasi, dan dinamika kekuasaan bervariasi di antara perusahaan yang berbeda.

Contoh CEO dan presiden di perusahaan-perusahaan ternama di dunia

Peran presiden berbeda-beda sesuai dengan perusahaan dan struktur perusahaan. Di bawah ini adalah beberapa contoh peran dalam jabatan presiden perusahaan terkenal:

Pada 2007, Bear Stearns dan Morgan Stanley masing-masing memiliki dua presiden, yang melapor kepada satu CEO (yang juga merupakan ketua dewan direksi). Warren Spector dan Alan Schwartz memimpin di Bear, sementara Robert Scully dan Zoe Cruz memimpin di Morgan. Setiap presiden pada dasarnya adalah co-COO yang mengawasi setengah divisi bisnis perusahaan, tetapi tidak ada gelar COO resmi.

Lloyd E. Reuss adalah Presiden General Motors dari tahun 1990 hingga 1992. Dia adalah tangan kanan Ketua dan CEO Robert C. Stempel, dan menjadi presiden atas desakan Stempel bahwa dia akan dinobatkan sebagai presiden perusahaan. Stempel menempatkannya sebagai penanggung jawab operasi Amerika Utara, tetapi dewan tidak senang dengan keputusan ini dan menunjukkan ketidaksenangan mereka dengan tidak memberikan Reuss gelar COO.

Michael Capellas diangkat sebagai Presiden Hewlett-Packard untuk transisi yang mulus menuju akuisisi dan integrasi Compaq, di mana Capellas dulunya adalah Ketua dan CEO. Capellas hanya menjabat enam bulan sebagai presiden. Setelah kepergiannya, peran mantan presidennya tetap tidak terisi, karena para eksekutif yang melapor kepadanya mulai melapor langsung ke CEO.

Demikian informasi mengenai Perbedaan CEO dan presiden di sebuah perusahaan.