Penyakit Patek Pada Cabai

Posted on

Apa kabar para petani cabe? Apakah tanaman cabe kamu sedang mengalami permasalahan? Biasanya, permasalahan yang sering terjadi pada tanaman cabe adalah penyakit. Penyakit pada tanaman cabe bisa disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, atau adanya hama yang menyerang.

Penyakit Tanaman Cabe

Penyakit Tanaman Cabe

Sebelum kita membahas tentang cara pengendaliannya, mari kita ketahui dulu jenis-jenis penyakit yang biasanya menyerang tanaman cabe.

  • Virus Mosaik
    Gejala dari penyakit virus mosaik adalah adanya bercak-bercak kecil berwarna kuning atau hijau pada daun-daun muda. Penyakit ini disebabkan oleh serangan virus yang menyebar melalui serangga-virus
  • Antraknosa
    Penyakit antraknosa disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp. Gejala yang muncul adalah bulatan-bulatan pada buah cabe yang bersifat basah dan lama-kelamaan mengering.
  • Phytophthora Root Rot
    Penyakit phytophthora root rot disebabkan oleh jamur Phytophthora capsici. Gejala yang muncul adalah hancurnya akar tanaman dan membusuknya batang pada tanaman cabe
  • Patek
    Gejala dari penyakit patek adalah munculnya bercak-bercak pada daun yang keluar cairan seperti getah. Penyakit ini disebabkan oleh serangan parasit menyerupai serangga dari genus Thrips.

Cara Pengendalian Penyakit Tanaman Cabe

1. Pengendalian Virus Mosaik

Virus Mosaik

Untuk mengendalikan penyakit virus mosaik, sebaiknya petani cabe melakukan beberapa tindakan pencegahan, di antaranya:

  • Tanam benih yang sehat dan resistan terhadap penyakit virus mosaik.
  • Tidak menanam tanaman cabai terlalu rapat. Hal ini akan memudahkan serangga-virus untuk menyebar penyakit.
  • Gunakan insektisida untuk mengendalikan serangga-virus.

2. Pengendalian Antraknosa

Antraknosa

Untuk mengendalikan penyakit antraknosa, sebaiknya petani cabe melakukan beberapa tindakan pencegahan, di antaranya:

  • Pilih bibit cabe yang berasal dari biji yang sehat dan berkualitas tinggi.
  • Perhatikan kelembaban udara di sekitar lahan. Hal ini akan membantu mencegah jamur Colletotrichum sp. untuk berkembang.
  • Gunakan pestisida khusus yang mengandung bahan aktif metalaxyl atau mancozeb.
Baca juga  Tumis Brokoli Wortel Saus Tiram

3. Pengendalian Phytophthora Root Rot

Phytophthora Root Rot

Untuk mengendalikan penyakit phytophthora root rot, sebaiknya petani cabe melakukan beberapa tindakan pencegahan, di antaranya:

  • Perhatikan kadar air yang digunakan untuk menyiram tanaman cacai. Jangan terlalu banyak air karena hal tersebut bisa menyebabkan asphyxiation atau kekurangan oksigen pada area ringan.
  • Penanaman tanaman cabe ini juga tak disarankan ditanam di lahan dengan drainase yang buruk karena itu justru akan menyebabkan sirkulasi udara yang buruk dan bakal membuatnya mudah terserang penyakit hawar dan layu
  • Gunakan pestisida khusus yang mengandung bahan aktif seperti Metalaxyl, yang dapat mengendalikan perkembangan jamur.

4. Pengendalian Patek

Patek

Untuk mengendalikan penyakit patek, sebaiknya petani cabe melakukan beberapa tindakan pencegahan, di antaranya:

  • Mengecek keberadaan serangga di sekitar tanaman. Hal ini bisa dilakukan dengan memasang perangkap serangga.
  • Notabene thrips cukup susah untuk beradaptasi dengan label insektisida tertentu secara permanen, jadi harus selalu berganti-ganti merek produk.

Dengan melakukan tindakan pengendalian sejak dini, akan bisa meminimalisasi kerusakan yang disebabkan oleh penyakit pada tanaman cabe. Namun, penggunaan pestisida dan insektisida yang dilakukan bukan berarti boleh berlebihan ya. Karena bisa saja penggunaan yang berlebihan ini justru akan menyebabkan adanya residu pada produk cabe yang dihasilkan.

Nah, itu tadi beberapa cara pengendalian penyakit pada tanaman cabe. Dengan melakukan tindakan preventif dan selalu memperhatikan keadaan tanaman, maka permasalahan pada tanaman cabe akan bisa diatasi.

Baca postingan lainnya tentang Sayur-sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *