Penjelasan Tentang Manfaat dan Fungsi Manajemen

Pengetahuan
fungsi manajemen
image from pixabay.com

Penjelasan Tentang Manfaat dan Fungsi Manajemen. Istilah manajemen memang sering dikait-kaitkan dalam dunia bisnis dan ekonomi. Padahal sebenarnya manajemen itu sendiri tidak hanya termasuk dalam kategori ilmu ekonomi saja. Pengertian manajemen yaitu sebuah seni atau ilmu dalam mengelola dan mengatur sumber daya yang didalamnya meliputi perencanaan, pergerakan, mengorganisasi, pengendalian, dan pengawasan untuk mencapai visi dan misi organisasi.

Apa Saja Manfaat dan Fungsi Manajemen?

Fungsi dan manfaat manajemen terdiri dari 4 fungsi utama, dan biasanya dikenal dengan singkatan POAC, meliputi:

  • Planning (perencanaan).
  • Organizing (pengorganisasian).
  • Actuating (pengarahan).
  • Controlling (pengendalian).

Untuk mendapatkan hasil maksimal, setiap manajer harus bisa menguasai keseluruhan fungsi manajemen.

Sebenarnya, fungsi manajemen berdasarkan pendapat para ahli, secara umum mempunyai banyak kesamaan antara satu dengan yang lainnya. Berikut penjelasan mengenai fungsi manajemen, diantaranya :

1. Planning

Planning atau perencanaan berkaitan dengan rencana perusahaan dalam menetapkan tujuan sesuai keinginan, lalu menyusun strategi tentang cara menggapai tujuan tersebut. Seorang manajer lewat fungsi perencanaan ini harus mengevaluasi dan mengkaji berbagai cara alternatif sebelum mereka memutuskan. Hal ini dikarenakan planning merupakan langkah pertama yang dapat mempengaruhi bagaimana nasib perusahaan ke depannya.

Tanpa perencanaan yang tepat, tentu semua fungsi manajemen tak dapat berjalan secara efektif. Berikut beberapa aktivitas yang dilakukan pada fungsi perencanaan manajemen, diantaranya :

  • Menetapkan target dan tujuan bisnis
  • Menyusun rencana strategi untuk menggapai tujuan bisnis
  • Menentukan apa saja sumber daya yang diperlukan
  • Menentukan standar kesuksesan demi mencapai tujuan bisnis.

Selain itu, perencanaan berdasarkan sudut pandang dari jenjang manajemen itu sendiri terdiri dari beberapa jenjang, berikut ini :

  • Perencanaan Jenjang Atas: Perencanaan jenjang atas memberikan rumusan tujuan, petunjuk umum, memberikan petunjuk penyelesaian, dan pengambilan keputusan. Top level planning ini lebih menekankan tujuan dalam jangka panjang perusahaan dan jenjang ini merupakan tanggung jawab dari manajemen puncak.
  • Perencanaan Jenjang Menengah: Sifat dari jenjang perencanaan menengah ini lebih administrative. Perencanaan di jenjang menengah ini meliputi mempersiapkan beberapa cara yang bisa ditempuh dalam merealisasikan tujuan. Tahap middle level planning ini menjadi tanggung jawab manajemen menengah.
  • Perencanaan Jenjang Bawah: Low Level Planning ini lebih fokus pada cara untuk menghasilkan. Perencanaan jenjang bawah lebih mengarah pada aktivitas operasional perusahaan. Umumnya perencanaan jenjang bawah merupakan tanggung jawab dari pihak manajemen pelaksana.

2. Organizing

Organizing lebih fokus pada fungsi pengorganisasian, yakni mengatur sumber daya fisik dan sumber daya manusia yang dimiliki untuk dapat menjalankan semua perencanaan yang telah ditentukan sebelumnya sehingga bisa mencapai tujuan perusahaan/organisasi. Pengorganisasian ini berfungsi dalam mengelompokkan beberapa komponen termasuk orang, semua alat, wewenang dan tugas yang ada sehingga menjadi satu kesatuan. Setelah itu, masing-masing komponen akan digerakkan untuk melaksanakan semua hal yang telah direncanakan sebelumnya.

Pengorganisasian dapat mempermudah manajer dalam menentukan dan mengawasi semua orang yang diperlukan untuk menjalankan tanggung jawab yang sudah dibagi-bagi. Adapun aktivitas fungsi organizing ini, meliputi :

  • Pembagian tugas dengan jelas
  • Mendelegasikan wewenang manajemen punjak ke pihak manajemen pelaksana
  • Memiliki manajer puncak professional agar dapat mengkoordinasikan berbagai aktivitas yang dilakukan

3. Directing

Directing berkaitan dengan fungsi pengarahan, yakni upaya dalam menciptakan suasana yang dinamis dan sehat dalam organisasi atau pekerjaan, sehingga lebih efisien dan efektif. Ada beberapa aktivitas fungsi pengarahan, meliputi :

  • Memberikan motivasi pada para karyawan atau anggota organisasi agar dapat bekerja secara maksimal.
  • Menjelaskan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Memberi tanggung jawab dan penjelasan tentang pekerjaan secara rutin.

4. Controlling

Fungsi controlling berkaitan dengan fungsi pengendalian, yakni upaya dalam menilai kinerja sesuai dengan patokan standar yang sudah dibuat sebelumnya, sekaligus melakukan perbaikan jika diperlukan. Beberapa aktivitas fungsi pengendalian, meliputi :

  • Mengevaluasi target dan keberhasilan dengan mengikuti indicator yang telah ditetapkan sesuai standar.
  • Memberi solusi alternatif yang mungkin dapat mengatasi permasalahan yang terjadi.
  • Mengkoreksi dan mengklarifikasi terhadap berbagai penyimpangan yang mungkin ditemukan.