Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli serta jenis-jenisnya

pengertian komunikasi
pengertian komunikasi
image from pixabay.com

Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli serta jenis-jenisnya yang mungkin belum adan ketahui. Dalam kehidupan bermasyarakat, komunikasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Tidak peduli lingkungan yang baru Anda tempat sejak lahir atau baru Anda tinggali, komunikasi menjadi salah satu hal yang penting dilakukan untuk terhubung dengan masyarakat lainnya. Tujuan dilakukannya komunikasi sangat jelas untuk membangun sebuah hubungan di dalam komunitas masyarakat. Sehingga kehidupan di dalamnya berjalan sesuai norma yang ada.

 

Pengertian Komunikasi

Berdasarkan sejarahnya, kata komunikasi berasal dari bahasa Inggris communis yang berarti sama. Juga dapat berasal dari kata communico, communicare hingga communicatio yang berarti membuat sama. Mudahnya, komunikasi berarti menciptakan sebuah kesamaan yang berasal dari penyampai dan penerima pesan. Mengacu pada hal ini, dapat disimpulkan bahwa komunikasi berjalan dengan baik karena kemampuan seseorang dalam saling memahami satu sama lain.

Sementara para ahli memiliki pendapat masing-masing dalam mendefinisikan komunikasi. Seperti Laswell yang menyatakan bahwa komunikasi merupakan sebuah penggambaran mengenai siapa yang mengatakan apa dan menggunakan cara bagaimana serta untuk siapa efek yang ditimbulkan tersebut. Definisi ini sedikit rumit dimengerti namun memang sangat tepat dalam menggambarkan bagaimana komunikasi dilakukan.

Selain Laswell, ada pula pendapat Carl I. Hovland yang memiliki pandangan tidak jauh berbeda tentang komunikasi itu sendiri. Hovland menyatakan bahwa komunikasi sendiri merupakan sebuah proses. Dimana proses ini membuat seorang individu yang berkedudukan sebagai komunikator akan memberi stimulan atau rangsangan dalam bentuk lambang atau simbol bahasa tertentu yang dilakukan dalam rangka mengubah perilaku seseorang.

Lain Laswell dan Hovland, ada sudut pandang yang sedikit berbeda dari seorang Theodorson. Menurutnya komunikasi sendiri adalah salah satu bentuk cara untuk menyebarkan informasi, ide hingga sikap seseorang kepada orang lainnya. Tentunya penyebaran ini dilakukan dalam bentuk simbol-simbol bahasa tertentu yang dapat dimengerti. Sudut pandang ini sedikit berbeda dari Laswell dan Hovland namun masih melibatkan dua orang untuk berkomunikasi.

Definisi yang lebih modern datang dari Shannon & Weaver. Keduanya membuat sebuah artikel ilmiah dengan judul Mathematical Theory of Communication yang di dalamnya memuat tentang definisi komunikasi berdasar pendapat keduanya. Menurut mereka komunikasi berarti adanya sebuah bentuk interaksi antar manusia yang saling mempengaruhi, baik dilakukan secara sengaja atau tidak. Tidak saja dilakukan menggunakan bahasa verbal namun juga simbol yang lain seperti penggunaan ekspresi wajah, gambar hingga teknologi.

 

Jenis-jenis komunikasi

Berdasarkan pengertian komunikasi yang dibuat oleh banyak ahli, didapatkan jenis komunikasi yang pasti dilakukan oleh manusia tanpa mengenal tempat dan waktu. Ada banyak jenis-jenis komunikasi namun hanya terdapat beberapa yang paling utama. Beberapa jenis komunikasi ini bahkan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari termasuk ulasan mengenai cara pendekatannya juga lebih banyak dibicarakan. Berikut ini beberapa jenis komunikasi yang dimaksud tersebut:

1. Komunikasi Linear

Jenis komunikasi yang satu ini menjadi banyak diperbincangkan karena menjadi pendapat salah satu ahli yakni Claude Shannon & Warren Weaver. Sekali lagi dalam salah satu tulisannya yang berjudul The Mathematical of Communication, kedua ahli ini mendefinisikan komunikasi adalah sebuah proses linear yang membuat Shannon dan Weaver ini tertarik pada radio dan telepon.

Keduanya ingin menggambarkan bagaimana komunikasi ini dapat dilakukan pada banyak saluran. Dari jenis komunikasi ini, pendekatan dilakukan menggunakan beberapa elemen seperti sumber, pesan dan juga penerima. Jenis komunikasi linear ini membuat asumsi bahwa komunikasi hanyalah tentang pengirim dan juga penerima. Sayangnya pendapat ini dianggap sebagai pemikiran yang sempit karena melupakan partisipan lain yang dilibatkan dalam komunikasi.

2. Komunikasi Interaksional

Jenis komunikasi Interaksional ini merupakan pendapat dari Wilbur Schramm. Dikemukakan pada 1954, Schramm sangat menekankan terjadinya proses komunikasi dua arah. Dengan kata lain, komunikasi yang dimaksud Scramm berarti terjadi dalam dua arah antara pengirim dan penerima juga antara penerima dan pengirim.

Atas dasar komunikasi dua arah inilah, Schramm menyebut orang-orang yang melakukannya adalah mereka yang ingin mengembangkan potensi diri dengan cara melakukan interaksi sosial. Lebih tepatnya mereka yang ingin mengembangkan potensi diri juga mengambil peran orang lain. Jenis komunikasi yang satu ini memungkinkan penerima dan pengirim pesan dalam satu tingkat yang sama. Elemen penting dari komunikasi dua arah ini adalah adanya feed back atau umpan balik.

3. Komunikasi Transaksional

Jenis komunikasi transaksional ini dikembangkan oleh seorang ahli yang bernama Barnlund. Pendapatnya mengenai komunikasi disampaikan pada tahun 1970. Menurutnya proses komunikasi yang terjadi antara pengirim dan penerima pesan ini seharusnya berlangsung terus-menerus yang terjadi dalam satu waktu komunikasi.

Komunikasi transaksional ini sifatnya lebih fleksibel dan tentunya terjadinya dengan saat kooperatif. Kedua pihak yang terlibat dalam komunikasi, baik pengirim dan penerima sama-sama mengambil peran cukup penting dalam dampak dan efektivitas dari komunikasi yang dilakukan. Jenis komunikasi transaksional ini juga mengasumsikan bahwa pihak pengirim dan juga penerima pesan akan terus melakukan komunikasi baik verbal dan non verbal.

Demikian tadi informasi mengenai pengertian komunikasi menurut para ahli serat beberapa jenis komunikasi yang perlu anda ketahui. Semoga dapat menambah wawasan anda.