Pengertian karakter menurut para ahli serta proses pembentukannya

pengertian karakter menurut para ahli
Pengertian karakter menurut para ahli
image glints.com

Mengulas secara lengkap mengenai pengertian karakter menurut para ahli serta Apa itu pendidikan berkarakter yang perlu kamu tahu. Pastinya hampir semua dari kita sudah pernah mendengar kata karakter atau karakteristik. Tapi ternyata tidak banyak dari kita yang tahu maksud dari kata karakter tersebut. Sebenarnya arti karakter tidak berbeda jauh dengan ciri khas atau sifat.

Lantas Tahukah Anda bagaimana para ahli mendefinisikan karakter? Lebih lengkapnya mari simak ulasannya dalam artikel berikut:

Pengertian karakter menurut para ahli

Wyne 

Menurut Wayne karakter merupakan sebuah cara atau teknik tertentu untuk memilih atau menerapkan nilai ke dalam sebuah tindakan atau tingkah laku seseorang.

Maxwell

Pengertian karakter menurut Maxwell adalah sebuah pilihan seseorang untuk menentukan tingkat keberhasilan. Maxwell juga menganggap bahwa karakter bukan hanya sekedar sebuah perkataan saja tapi harus terwujud dalam sebuah tindakan. 

Kamisa

Kamisa mengertikan bahwa karakter merupakan akhlak, sifat, atau watak seseorang yang bisa dilihat dari sebuah tingkah laku. Jadi bisa dikatakan karakter merupakan kepribadian yang ada dalam diri seseorang.

Gulo W

Gulo W mendefinisikan karakter sebagai sebuah kepribadian atau tingkah laku seseorang yang bersifat tetap atau konsisten. Karakter bisa dilihat dari titik tolak etis termasuk dalam melihat kejujuran seseorang.

Doni Kusuma

Pengertian karakter menurut Doni Kusuma adalah sebuah ciri atau gaya dari seseorang yang didapat dari tempaan lingkungan yang ada di sekitarnya.

Sounders WB

Sedangkan saunders Wb mendefinisikan karakter sebagai sebuah sifat yang nyata dalam individu tertentu di mana sifat ini berbeda dari kebanyakan orang. Menurut saunders karakter bisa dilihat dari tingkah laku yang tercermin dalam diri seseorang yang memilikinya.

Pengertian pendidikan berkarakter

Sekarang ini mungkin kita sudah sering mendengar istilah pendidikan berkarakter. Akan tetapi Tahukah Anda apa itu yang disebut dengan pendidikan berkarakter?. Pendidikan berkarakter sebenarnya merupakan sebuah pola Didik yang bukan hanya memberikan pengetahuan ke peserta didik tetapi lebih pada penempaan karakter termasuk kepekaan, kemauan, dan kesadaran yang didasari pada nilai-nilai Agama dan juga budaya setempat. 

Pendidikan karakter yang baik bukan hanya bisa memberikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga bisa membuatnya mampu mempraktekkan apa yang dia ketahui dalam kehidupan. Misalnya penanaman sifat sabar dalam pendidikan bukan hanya sekedar pengetahuan yang membuat siswa bisa menjawab saat ujian, tetapi lebih ke sebuah praktek nyata dalam kehidupan yang sesungguhnya.

Nilai-nilai karakter

Nilai-nilai karakter harus tercermin dari seseorang melalui sebuah tindakan nyata. Jadi orang yang berkarakter adalah orang bisa memberikan kontribusi yang baik kepada Agamanya, orang lain, lingkungan serta bangsa dan negara. Orang yang berkarakter secara umum mampu untuk menerapkan nilai-nilai tersebut diantaranya adalah:

Nilai karakter yang berhubungan dengan Tuhan

Karakter seseorang harus bisa tercermin dari hubungannya dengan Tuhan. Hal ini meliputi sejauh mana seseorang bisa mengamalkan ajaran agamanya dengan baik termasuk mengerjakan setiap perintah Tuhannya Dan meninggalkan apa yang dilarang. Jadi orang yang memiliki karakter baik biasanya lebih religius. 

Nilai karakter yang berhubungan dengan sesama

Seseorang yang memiliki karakter yang baik harus bisa menanamkan nilai-nilai hubungannya dengan sesama manusia seperti:

  • Selalu mentaati peraturan sosial yang ada di lingkungan nya selama hal itu tidak bertentangan dengan agama yang telah dianut.
  • Berperilaku sopan santun terutama kepada seseorang yang memiliki usia di atas dirinya.
  • Bisa mengetahui dan menghargai hak serta kewajiban orang lain.
  • Orang yang berkarakter baik mampu untuk menghargai kelebihan serta prestasi orang lain termasuk juga menerima kekurangan diri sendiri.
  • Selalu jujur dan tidak mudah berdusta.

Nilai karakter yang berhubungan dengan diri sendiri

  • Orang yang berkarakter baik tentunya harus bisa bertanggung jawab pada apapun yang telah dibebankan kepadanya.
  • Memiliki kedisiplinan yang baik serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
  • Ulet dan pekerja keras untuk mencapai setiap tujuan hidupnya.
  • Lebih percaya diri dalam mengarungi kehidupan serta tidak mudah putus asa saat menghadapi sebuah masalah.

Nilai hubungan karakter dengan lingkungan

  • Memiliki kepedulian terhadap lingkungan termasuk upaya menjaga lingkungan.
  • Memiliki kehidupan sosial yang baik, suka menolong serta tidak congkak atau sombong.
  • Menghargai setiap perbedaan serta keragaman budaya.

Proses pembentukan karakter seseorang

Tentu proses pembentukan karakter seseorang tidaklah instan ada banyak hal yang bisa mempengaruhinya. Diantara salah satu yang bisa mempengaruhi karakteristik seseorang adalah lingkungan serta pola pendidikan dari orang tua. Bahkan ada juga orang yang memiliki karakter sejak lahir, biasanya ini yang disebut sebagai sifat turunan.

Karakter bisa dipelajari dan dirubah selama si pemilik karakter mau untuk melakukannya. Karena secara umum karakter terbentuk melalui sebuah proses pembelajaran di lingkungan keluarga maupun di sekolah. Beberapa pihak yang dianggap cukup berpengaruh dalam pembentukan karakter seseorang adalah orang tua, guru, serta teman sebaya.

Untuk merubah karakter seseorang, tentu tidaklah mudah karena dibutuhkan sebuah pembiasaan. Orang yang biasanya dari kecil di bersikap sopan santun serta berbicara yang lembut biasanya kelak jika dewasa juga memiliki karakter yang baik. Akan tetapi sebaliknya jika sedari kecil dia sudah dikenalkan dengan hal-hal yang buruk atau negatif karakternya juga akan buruk pula. 

Oleh sebab itu, peran keluarga, lingkungan, serta pendidikan sangat penting sekali untuk menumbuhkan karakter yang baik bagi seseorang. Contoh serta teladan yang baik juga sangat dibutuhkan untuk menempa karakter anak agar membuatnya menjadi pribadi yang baik.

Cara membentuk karakter yang baik

Karakter seseorang itu harus dibentuk agar menjadi individu yang lebih baik diantara beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membentuk karakter seseorang adalah:

Bergaul dengan orang yang baik

Lingkungan pertemanan sangat penting sekali dalam membentuk karakteristik seseorang. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya jika ingin memiliki karakter yang baik tentu kita harus bergaul dengan orang yang baik pula.

Orang yang buruk akan memberikan imbas yang buruk terutama pada pendidikan karakter kita. Ini sangat penting sekali terutama pada anak yang masih dalam proses perkembangan. 

Berpegang pada sebuah keyakinan yang benar

Kebanyakan orang yang memiliki karakter buruk biasanya mereka juga memiliki keyakinan yang buruk pula. Keyakinan yang dimaksud bukan hanya sekedar agama tetapi mengenai sudut pandang sesuatu termasuk juga ideologi. Keyakinan yang salah lama-kelamaan akan menggerogoti karakter seseorang dan membuatnya menjadi individu yang negatif.

Sebuah motivasi hidup

Motivasi merupakan satu dari sekian banyak hal yang sangat berpengaruh pada pembentukan karakter seseorang. Motivasi yang ada pada orang lain serta diri kita sedikit banyak akan menanamkan sifat optimis dan karakter yang baik. Motivasi juga bisa dijadikan sebagai sebuah benteng yang melindungi kita dari lingkungan yang buruk.

Menemukan pendidikan yang baik

Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan sangat mempengaruhi karakter seseorang. Memilihkan pendidikan yang baik pada anak akan membantunya dalam menemukan karakter yang baik pula. Pendidikan ini bukan hanya sekedar menambah wawasan tetapi juga menanamkan nilai-nilai agama yang bisa menjadi pegangan hidupnya.

Memiliki pengendalian diri

Kita harus bisa mengendalikan diri terutama di saat-saat tertentu. Kehidupan bisa sangat keras dan cobaan terkadang datang begitu banyak. Mengendalikan diri akan membantu kita dalam menjalani kehidupan dan membentuk karakter yang baik. Pengendalian diri tentu tidak bisa datang begitu saja, ada sebuah proses dan pembiasaan yang harus dilatih sedini mungkin.

Memiliki sosok panutan

Memiliki sosok panutan akan membantu kita dalam mengenali siapa sebenarnya orang yang baik itu. Ini tentunya akan sangat berpengaruh bagi pendidikan karakter seseorang. Jadi jangan sampai salah dalam menentukan idola atau sosok panutan dalam kehidupan ini. Sebagai seorang muslim tokoh panutan yang paling baik adalah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Dengan meneladani semua sifat beliau semampu kita akan membuat kita menjadi pribadi yang baik. 

Membiasakan diri dengan kebiasaan yang baik

Inilah salah satu alasan kenapa peran keluarga menjadi sangat penting sekali dalam pembentukan karakter anak. Keluarga akan memberikan contoh mengenai sebuah kebiasaan kepada anak termasuk dalam berperilaku dan bertutur kata. Kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil akan membantu anak dalam menemukan karakter yang positif. 

Hal ini kelihatannya mudah tetapi cukup sulit jika pada dasarnya lingkungan keluarga tidak memiliki karakter yang baik pula. Sehingga tidak heran jika sifat Anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kedua orang tuanya.

Belajar menghargai perbedaan

Menghargai perbedaan bukan berarti kita harus ikut-ikutan atau tidak memiliki pendirian. Akan tetapi makna dari menghargai perbedaan adalah tidak mengganggu serta mencela orang lain yang memiliki pandangan berbeda dengan kita. 

Contohnya sebagai seorang muslim anda tidak perlu ikut merayakan ritual agama lain sebagai bentuk penghargaan. Akan tetapi cukup dengan membiarkan serta tidak mengganggu mereka dalam menjalankan agamanya merupakan sebuah bentuk penghargaan yang paling baik. 

Bisa menempatkan malu pada tempatnya

Malu merupakan pengendalian diri yang baik bagi seseorang. Tidak adanya rasa malu akan membuat seseorang menjadi pribadi yang berkarakter buruk. Tetapi malu juga harus diletakkan sesuai dengan tempatnya, jadi tidak ada malu untuk mengerjakan sesuatu yang baik atau positif. Menempatkan malu sesuai dengan posisinya ini sangat penting sekali terutama bagi mereka yang masih mencoba untuk memperbaiki karakter.

About Imam Fahrudin

Penulis adalah seorang ayah satu anak yang menyukai tenis meja dan menulis di blog tentang pengetahuan umum, kesehatan, sejarah, olahraga dan apapun yang dirasa bisa memberikan manfaat.

View all posts by Imam Fahrudin →