Pengertian akuntansi biaya menurut para ahli beserta fungsinya

pengertian akuntansi biaya
pengertian akuntansi biaya
image from creative-commons-images.com

Pengertian akuntansi biaya menurut para ahli beserta fungsinya. Luasnya cakupan kegiatan bisnis yang ada, membuat akuntansi tidak hanya difokuskan pada satu bidang pencatatan saja. Berdasarkan cakupan kegiatan bisnis yang berjalan, akuntansi dibedakan menjadi beberapa bagian. Masing-masing bagian memiliki fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan kegiatan ekonomi yang ditulis dan dilaporkannya. Salah satu jenis akuntansi yang juga banyak digunakan adalah akuntansi biaya. Apakah akuntansi biaya itu?

 

Pengertian Akuntansi Biaya

Pengertian biaya secara luas dapat diartikan sebagai pengorbanan sumber daya ekonomi dalam satuan uang. Di mana pengorbanan ini masih akan terjadi atau sudah terjadi yang dilakukan dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Sementara dalam artian sempit, pengertian biaya adalah bagian dari harga pokok yang nantinya akan dikorbankan dalam usaha untuk mendapatkan penghasilan atau keuntungan tertentu. Dari pengertian biaya ini, dapat dibuat pengertian akuntansi biaya yang lebih mudah dipahami.

Akuntansi biaya menjadi bagian dari akuntansi yang fungsinya menganalisis, menggolongkan hingga mencatat tentang pembiayaan produksi. Baik pembiayaan yang sifatnya untuk membuat atau memproduksi hingga memasarkan suatu produk yang dihasilkan perusahaan. Dalam penerapannya, akuntansi biaya lebih banyak digunakan atau dimanfaatkan untuk kepentingan eksternal hingga internal dalam perusahaan seperti investor dan juga kreditor.

Untuk kepentingan internal, akuntansi pembiayaan ini sendiri disajikan sesuai dengan keperluan dari pihak manajemen. Bagi mereka pihak internal perusahaan, penyajian laporan akuntansi biaya ini dibuat dalam rangka sebagai acuan dalam proses pengambilan keputusan. Sementara untuk keperluan pihak eksternal, akuntansi biaya ini disajikan dalam bentuk laporan yang lebih tersistem seperti laporan rugi-laba, neraca atau justru arus kas.

 

Pengertian Akuntansi Biaya Menurut Para Ahli

Menurut Bastian dan Nurlela, akuntansi biaya disebut sebagai sebuah bidang ilmu. Bidang ilmu yang fokus pada mempelajari cara atau metode mencatat, melakukan pengukuran hingga membuat laporan mengenai informasi dari biaya yang dikeluarkan saat proses produksi. Kholmi dan Yuninsih juga menyebutkan yang sama, bahwa akuntansi biaya disebut sebagai proses melacak, mencatat, mengalokasikan hingga melaporkan berbagai macam biaya yang diperlukan dalam aktivitas produksi sebuah perusahaan dalam menghasilkan produk.

Sedangkan menurut Datar, Foster dan Horngren mengungkapkan pendapatnya tentang akuntansi biaya sebagai sebuah bidang ilmu yang khusus mempelajari ketersediaan informasi keuangan perusahaan. Menurut mereka keberadaan akuntansi biaya dalam sebuah perusahaan atau bisnis menjadi sangat penting karena dapat memberikan laporan mengenai berbagai macam informasi yang ada kaitannya dengan keuangan hingga non keuangan saat memanfaatkan sumber daya perusahaan atau organisasi.

Sementara Rayburn menyebutkan jika akuntansi biaya sebagai hal yang dibuat dalam rangka mencapai tujuan identifikasi, mengukur, memberikan laporan hingga melakukan analisis tentang unsur biaya langsung dan tidak langsung yang berkaitan dengan proses produksi juga pemasaran produk sebuah perusahaan. Karena itu keberadaan akuntansi biaya ini menjadi penting adanya bagi keberlangsungan sebuah perusahaan.

 

Fungsi Akuntansi Biaya

Salah satu pakar akuntansi biaya Schaum menyatakan jika akuntansi biaya sendiri merupakan sebuah prosedur. Di mana prosedur ini dilakukan dalam rangka mencatat juga melaporkan hasil dari pengukuran biaya pembuatan suatu produk. Schaum juga sempat menyebutkan bahwa fungsi utama dari pembuatan akuntansi biaya ini adalah mengakumulasikan biaya untuk menilai persediaan hingga menentukan pendapatan. Lebih jauhnya, fungsi dari akuntansi biaya adalah sebagai berikut:

1. Menentukan harga pokok

Akuntansi biaya yang disajikan dalam bentuk laporan terstruktur oleh beberapa pihak terkait dan berkepentingan digunakan untuk menentukan harga pokok dari sebuah produk. Baik itu berupa barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan atau sebuah bisnis tertentu. Penentuan harga pokok ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerugian. Jangan sampai harga yang ditetapkan terlalu rendah atau justru terlalu tinggi yang tidak terjangkau konsumen.

2. Merencanakan dan mengendalikan biaya

Untuk menentukan sebuah perkiraan biaya diperlukan banyak catatan data dan juga berbagai faktor yang berpengaruh pada biaya yang harus dipertimbangkan. Dalam merencanakan sekaligus mengendalikan biaya ini, manajemen sebuah perusahaan akan memastikan selalu memantau juga memonitor peluang penyimpangan yang biasanya terjadi karena selisih biaya sesungguhnya dan perencanaan biaya. Jika penyimpangan terjadi, manajemen harus melakukan koreksi sebagai bentuk nyata dari pengendalian.

3. Membuat kumpulan data atau informasi untuk menyusun anggaran

Akuntansi biaya juga diperlukan sebuah perusahaan dalam rangka merencanakan anggaran produksi. Baik perusahaan kecil hingga yang memiliki cakupan lebih besar dan luas, membutuhkan akuntansi biaya untuk guide line atau panduan dalam menyusun biaya produksi. Diperlukan sebuah anggaran yang masuk akal untuk sebuah produksi yang hanya didapatkan dari sebuah laporan akuntansi biaya masa lalu yang tersusun rapi.

4. Merencanakan biaya dan beban selanjutnya

Untuk menjamin keberlangsungan operasionalnya, perusahaan harus memastikan diri dapat membuat hingga memasarkan produk dalam jangka panjang. Untuk itu keberadaan akuntansi biaya sangat diperlukan dalam menjaga operasional perusahaan dalam jangka panjang. Akuntansi biaya membantu membuat laporan yang digunakan perusahaan dalam melakukan produksi selanjutnya dalam jangka panjang.

Demikian tadi informasi berkenaan dengan Pengertian akuntansi biaya menurut para ahli beserta fungsinya.