Paus beluga: kehidupan, habitat dan ancaman dari perburuan

Paus beluga
Paus beluga
image via pixabay.com

Paus beluga atau beluga whale (Delphinapterus leucas) adalah jenis cetacean (Ordo paus, lumba-lumba dan pesut). Paus jenis ini banyak ditemukan di daerah kutub yang sangat dingin. Paus beluga memiliki ukuran relatif lebih kecil dibandingkan jenis paus lainnya. Paus beluga dewasa hanya memiliki panjang sekitar 5 meter dan berat mencapai 1,5 ton.

 

Sekilas tentang paus beluga

Paus beluga merupakan salah satu jenis paus bergigi yang memiliki warna putih salju. paus jenis sini hampir mirip dengan lumba-lumba dimana paus beluga memiliki tubuh yang kekar dengan kepala kecil. Pada saat dewasa, paus beluga memiliki warna putih yang mencolok. Paus beluga tidak memiliki sirip punggung seperti halnya jenis paus lainnya. Akan tetapi paus jenis ini memiliki punggung yang sedikit menonjol di bagian belakang pada paus jantan yang sudah dewasa.

Karena paus ini tidak memiliki sirip pada bagian punggung maka nama latin dari Paus beluga adalah Delphinapterus yang artinya dolphin tanpa sayap belakang. Berbeda dengan kebanyakan jenis cetacea lainnya paus beluga memiliki leher yang sangat fleksibel dan dapat memutar kepala hingga hampir 90° ke samping. Selain itu, paus beluga juga memiliki bibir yang lentur dan dapat membentuk berbagai ekspresi wajah yang unik. Mereka memiliki lapisan lemak yang sangat tebal hingga mencapai 15 cm. Lemak ini berfungsi untuk menghangatkan tubuh terutama saat berada di perairan arktik yang sangat dingin.

Paus beluga memiliki suara-suara yang unik seperti dengusan, jeritan, bunyi pekikan dan peluit. Seperti halnya jenis paus lainnya suara-suara ini digunakan untuk berkomunikasi antar sesama mereka.

 

Kehidupan paus beluga

Paus beluga adalah hewan sosial dimana mereka pada saat musim panas akan datang bersama rombongan dan berkumpul di Muara. Pada saat itu, paus beluga betina dengan anaknya akan datang bersama-sama, sementara paus beluga jantan akan membentuk kelompok yang besar. Paus beluga biasanya juga menggosokkan diri mereka ke kerikil untuk melepaskan kulit yang kuning dan layu untuk menggantinya dengan kulit baru yang berwarna lebih putih dan cerah.

Paus beluga dapat menyelam hingga kedalaman lebih dari 1.000 meter di bawah laut. Akan tetapi kebanyakan dari mereka lebih senang menghabiskan banyak waktu di permukaan air. Selama musim dingin, paus beluga biasanya akan membuat lubang pernapasan di es menggunakan kepala mereka. Sirip mereka dapat digunakan untuk melakukan gerakan yang cepat sehingga membuat manuvernya sangat baik.

Paus beluga memakan hampir semua jenis ikan, invertebrata dan hewan lain yang tinggal di bawah laut. Paus beluga dapat menghisap mangsa ke dalam mulut mereka menggunakan bibir yang fleksibel. Paus beluga juga memiliki cara yang unik untuk mendeteksi mangsanya yaitu menggunakan suara yang melengking. Suara ini dihasilkan melalui saluran hidung mereka. Paus pembunuh dan juga beruang kutub merupakan dua predator utama yang memangsa paus beluga.

Saat mencapai usia 5 tahun paus beluga betina sudah bisa dikatakan dewasa dan siap untuk melahirkan anak. Masa kehamilan paus beluga biasanya terjadi lebih dari 1 tahun. Saat anak paus beluga mulai lahir sang Induk akan selalu menjaganya dan memberinya ASI selama setidaknya 2 tahun. Maksimal usia dari paus beluga berkisar antara 50 tahun.

 

Habitat paus beluga

Paus beluga biasanya ditemukan di perairan Arktik sekitar Amerika Utara, Rusia Utara, Greenland dan kepulauan Norwegia. Sebagian besar populasi paus beluga akan bermigrasi ke utara di musim semi setelah itu menuju selatan di musim gugur setelah es mulai terbentuk. Pada musim panas paus beluga menghabiskan waktu di teluk-teluk dan muara yang dangkal. Sedangkan di musim dingin paus beluga memilih daerah-daerah dengan es yang longgar. Hal ini dikarenakan angin dan arus lautan menyimpan celah-celah untuk memungkinkan paus beluga menghirup udara dari lubang yang terbuka.

 

Ancaman paus beluga

Secara tradisional paus beluga telah lama diburu untuk diambil lemaknya. Perburuan secara tradisional ini sebenarnya bukan menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan hidup paus beluga karena rata-rata perburuan secara tradisional hanya menggunakan alat-alat sederhana. Masalahnya sekarang, seiring berkembangnya teknologi perburuan pasu beluga mulai memanfaatkan alat-alat yang canggih sehingga lebih memungkinkan untuk menangkap mereka dalam jumlah lebih besar. Selain itu, penggunaan paus beluga secara komersil juga menjadikan perburuan paus jenis ini menjadi semakin masif.

Namun ancaman yang nyata bagi paus beluga justru datang dari kerusakan lingkungan yang menyebabkan habitat mereka mulai tercemar. Limbah industri dan juga sampah yang berada di lautan akan merusak habitat mereka sehingga membuat banyak paus beluga yang mati akibat polusi berlebih tersebut. Limbah ini bukan hanya membunuh paus beluga tetapi terkadang juga membuat mereka cacat.

Ancaman lebih lanjut juga datang dari perubahan iklim seperti pemanasan global. Karena paus beluga lebih menyukai tempat yang dingin maka pemanasan global akan membuat habitat mereka menjadi tidak nyaman untuk ditinggali. Selain itu, perubahan cuaca juga akan mengurangi jumlah es di daerah arktik sehingga memudahkan kapal untuk menjamah tempat tersebut. Hal ini tentunya akan membuat perburuan pasu beluga menjadi semakin tidak terkendali. Daerah-daerah kutub yang masih asli telah lama berfungsi sebagai tempat berlindung yang baik bagi paus beluga sehingga tidak mudah untuk diburu.

Selain perburuan secara langsung, kapal-kapal yang masuk ke daerah tersebut biasanya juga mengeksploitasi gas dan juga minyak. Hal ini pada akhirnya akan merusak lingkungan yang menjadi habitat dari paus beluga. Buka hanya itu, lalu lintas kapal yang berlebih di daerah tersebut terkadang juka melukai paus beluga dimana mereka biasanya terkena baling-baling dari kapal tersebut.

 

Konservasi paus beluga

Saat ini perburuan paus beluga secara luas telah dilarang di bawah Moratorium Internasional yang mengatur tentang perburuan ikan paus untuk tujuan komersial. Namun perburuan paus beluga dalam jumlah yang sedikit masih diperbolehkan. Dengan catatan dilakukan oleh penduduk setempat yang bergantung pada penggunaan paus beluga sebagai sumber makanan. Selain itu, penangkapan paus beluga juga harus mengikuti aturan yang sudah ada di mana ada pembatasan jumlah atau kuota. Pada tahun 1988 dibentuk sebuah komite yang bernama Alaska and Inuvialuit Beluga Whale Committee. Salah satu fungsi dari komite ini adalah melakukan dialog antara pemburu asli paus beluga dalam rangka mengendalikan populasi paus beluga.