Model Masker Penutup Hidung

model masker penutup hidung

Model Masker Penutup Hidung – Wabah virus corona yang semakin meluas dan banyak memakan korban, hal ini membuat dampak yang kurang baik pada dunia sekarang ini. Sebagai langkah awal pencegahannya, seluruh masyarakat diminta untuk mengenakan masker saat hendak keluar ruangan dan melakukan pekerjaan dirumah saja.

Di Tiongkok sendiri, masyarakat sampai mengantre demi hanya untuk mendapatkan benda untuk penutup hidung tersebut, karena dipercaya dapat membantu melindungi diri dari wabah yang sedang melanda.

Masker memiliki jenis, dan model yang beragam, tentunya sesuai dengan fungsinya yang berbeda-beda. Mulai dari masker sekali pakai hingga masker yang  bisa dipakai berulang-ulang.

Namun, dari banyaknya model dan jenisnya, belum banyak masyarakat yang mengetahui fungsinya dengan tepat. Kebanyakan orang hanya berpikir yang terpenting dari masker ialah bisa menutupi hidungnya saja.

Oleh karena itu, berikut kami hadirkan ulasan mengenai model masker penutup hidung beserta dengan fungsinya secara tepat. Simak hinga akhir informasi pentingnya!

BACA JUGA : Cara Memasang Hiasan Bintang di Kamar

 

Model Masker Penutup Hidung Beserta Fungsinya

Msker penutup hidung semkain hari semakin banyak fariasi modelnya, agar tak salah dalam memilih serta penggunaannya untuk menangkal virus corona, berikut kami sajikan informasi pentingnya.

BACA JUGA : Cara Memakai Serum Hanasui Pink

 

1. Masker Bedah

Sumber : https://cdn-2.tstatic.net/

Masker bedah menjadi salah satu masker pelindung yang cukup mudah ditemukan di apotek dan toko-toko terdekat. Umumnya masker ini berwarna biru atau hijau dengan adanya tali panjang di bagian ujung sisinya.

Masker bedah dirancang khusus untuk menjaga pemakainya dari berbagai partikel besar atau percikan air liur dari mulut seseorang yang jaraknya cukup dekat dengan pemakai masker.

Oleh sebab itu, masker bedah cenderung memiliki ukuran yang lebih longgar dan biasanya terdiri dari tiga lapisan, yaitu dua lapisan pada bagian luar dan satu lapisan di bagian tengah yang berfungsi sebagai filter udara.

Penggunaan masker bedah yang benar ialah, lapisan yang memiliki warna harus menghadap ke luar. Karna pada lapisan ini bersifat anti air serta dapat mencegah cairan apa pun masuk ke saluran pernafasan.

Sedangkan lapisan yang warnanya putih adalah bahan yang berfungsi untuk menyerap kelembaban dan lendir.

BACA JUGA : Cara Mengecek Xiaomi Asli

 

2. Masker N95

Masker N-95 dikenal sebagai respirator udara yang dapat melindungi penggunanya karna mampu menyaring partikel berbahaya dengan cukup maksimal.

Namun, masker N95 masih memiliki kekurangan, yaitu hanya bisa berfungsi untuk menyaring kotoran dan debu saja, tidak untuk partikel berupa gas dan uap.

Diketahui masker N95 memiliki efisiensi penyaringan mencapai 95% jika digunakan dengan cara yang benar dan sesuai aturan. Meskipun begitu, masker ini hanya efektif terhadap partikel dan patogen yang berdiameter 0,3 mikron saja.

Dilansir dari suatu sumber media tulis di Indonesia, masker N95 ini tidak boleh digunakan lebih dari 8 jam. Sebab, setelah 8 jam masker tersebut tidak cukup efektif lagi untuk menahan partikel dan asap.

BACA JUGA : Resep Keciput Tepung Terigu

 

3. Masker Gas – Model masker penutup hidung

model masker penutup hidung
Sumber : https://images.tokopedia.net/

Sesuai namanya, masker gas berfungsi untuk melindungi diri dari gas dan uap yang dapat membahayakan tubuh. Masker ini memiliki filter yang berguna untuk menyaring udara dan partikel tertentu.

Biasanya, masker gas tidak cukup efektif untuk menyaring partikel udara, kecuali didesain khusus dengan dibekali filter untuk menghalaunya.

Dalam kehidupan sehari-hari, masker gas jarang kita temui. Umumnya, masker ini dipakai oleh para petugas pemadam kebakaran dan para pekerja yang berhubungan langsung dengan gas dan bahan kimia.

BACA JUGA : Review Masker Susu Beruang

 

4. Masker P95 – Model masker penutup hidung

Sumber : https://blogpictures.99.co/

Agak berbeda dengan masker tipe N, masker P95 ini memiliki kemampuan untuk menyaring partikel yang mengandung minyak, misalnya seperti bensin, solar, minyak tanah, cat, dan minyak goreng.

Masker tipe ini sangat cocok digunakan oleh para pekerja yang berada di wilayah berminyak seperti area pompa bensin, kilang minyak, pabrik farmasi, dan pabrik lainnya yang memproses dan mengolah minyak.

Dalam uji cobanya, masker P95 dapat digunakan selama rentan waktu 40 jam dalam jangka waktu 30 hari saja.

BACA JUGA : Resep Sayur Kentang Lebaran

 

5.  Masker N99 dan N100

Sumber : https://awsimages.detik.net.id/

Jenis masker yang satu ini dapat kamu jadikan pilihan yang tepat untuk kamu gunakan sebagai masker penangkal virus corona. Kedua masker ini memiliki tiga lapisan filter, dan terbukti lebih kuat dari N95.

Lapisan pertama dari masker ini berfungsi sebagai penyaring partikel-partikel kasar seperti debu dan pasir. Untuk lapisan tengahnya, sangat ampuh menyaring partikel yang masuk dan belum tersaring oleh lapisan pertama.

Sedangkan lapisan terdalamnya berfungsi untuk melindungi pernafasan dari gas, misalnya seperti senyawa organik yang mudah menguap dan berbau busuk.

Perbedaan antara kedua masker ini terletak pada kemampuannya dalam menyaring udara. Masker N99 mampu menyaring udara hingga 99%, sedangkan masker N100 sampai 100%.

BACA JUGA : Model Rambut Polwan Berwajah Bulat

 

6.  Masker Pitta – Model masker penutup hidung

model masker penutup hidung
Sumber : https://id-test-11.slatic.net/

Jenis terakhir ialah masker pitta, masker ini memiliki bentuk yang lebih menarik dan lebih stylish dibanding jenis dan model lainnya. Masker ini banyak digunakan oleh masyarakat Jepang dan juga Korea untuk menghalau masuknya serbuk sari ke hidung.

Sayangnya, masker dengan jenis ini tidak memiliki lembaran filter atau penyaring yang dapat menghalau virus dan kuman yang terbawa oleh udara. Namun, bila ingin terhindar dari debu dan partikel yang cukup besar, masker ini bisa jadi pilihan yang tepat.

BACA JUGA : Cara Menggunakan Salep Mata

Demikian pembahasan tentang model masker penutup hidung dan juga fungsinya. Semoga ulasan dan informasi di atas dapat membantu kalian semua dalam memilih masker, agar terhindar dari virus dan juga sesuaikan dengan kebutuhan ya!