10 Fungsi dan manfaat vitamin D untuk kesehatan

manfaat vitamin D
manfaat vitamin D
Ilustrasi manfaat vitamin D

Fungsi dan manfaat vitamin D untuk kesehatan yang sangat luar biasa termasuk mencegah penyakit kanker dan meningkatkan kekuatan tulang. Penelitian yang terus dilakukan mengungkap bahwa kadar vitamin D yang rendah pada tubuh seseorang dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Fungsi dan manfaat vitamin D untuk tubuh sangat banyak sekali termasuk mencegah berbagai macam penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, kanker, dan stroke.

 

Apa itu Vitamin D?

Vitamin D merupakan nutrisi penting yang diperlukan tubuh. Vitamin D bisa didapat dari asupan makanan yang kaya vitamin D atau paparan sinar matahari pagi. Fungsi vitamin D yang utama adalah membantu penyerapan kalsium sehingga vitamin ini sangat baik untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Vitamin D secara teknis merupakan prohormone yang digunakan dalam berbagai aktivitas metabolik dalam banyak sistem tubuh. Terdapat dua jenis vitamin D yaitu vitamin D2 dan D3. Vitamin D3 disintesis oleh sel-sel kulit dan ditemukan di beberapa produk hewani. Sedangkan vitamin D2 banyak ditemukan pada beberapa tumbuhan termasuk jamur. Vitamin D sering digunakan sebagai aditif makanan seperti dalam produk susu yang diperkaya vitamin D dan beberapa bentuk suplemen.

Pada dasarnya keduanya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dengan cara yang hampir sama, meskipun vitamin D3 secara umum memiliki fungsi dan manfaat lebih luas dibandingkan D2.

 

Tanda-tanda kekurangan vitamin D

Karena vitamin D sangat penting sekali dalam mempengaruhi sebagian besar sistem tubuh maka kekurangan vitamin D dapat mengakibatkan banyak masalah kesehatan. Kekurangan vitamin D sebagian besar didominasi oleh mereka yang berada pada daerah kekurangan sinar matahari.

Beberapa gejala kekurangan vitamin D diantaranya adalah rasa sakit di punggung pada kedua sisi tulang belakang, terasa sakit berdenyut jauh di dalam tulang anda, nyeri otot yang bukan didapat dari cidera atau olahraga, produksi keringat berlebihan atau tidak biasa berat badan berlebih atau obesitas daya tahan tubuh yang lemah gangguan pencernaan yang tidak normal dan suasana hati yang berubah-ubah atau tidak stabil.

 

Fungsi dan manfaat vitamin D

1. Mencegah penyakit kanker

Jenis kanker seperti kanker usus besar, kanker prostat, dan kanker ovarium dapat dicegah dengan asupan vitamin D yang cukup. Vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang dapat membuat sel kanker berhenti tumbuh dan mati. Hal ini membuat sangat sulit sekali bagi sel kanker untuk mempengaruhi sistem tubuh secara keseluruhan. Selain dapat membunuh sel kanker mengkonsumsi vitamin D secara rutin juga dapat mengurangi risiko penyakit kanker.

Asupan vitamin D yang cukup dari makanan atau sinar matahari pagi ternyata dapat mengurangi kematian akibat kanker payudara. Asupan sekitar 2.000 IU vitamin D setiap hari bisa menurunkan risiko kanker payudara hingga 50%. Studi menunjukkan bahwa radiasi sinar UVB dari matahari merupakan faktor penting dalam sintesis vitamin D yang telah terbukti mampu mengurangi kemungkinan kematian akibat kanker prostat.

2. Mencegah penyakit parkinson

Parkinson merupakan penyakit yang banyak mempengaruhi orang terutama pada lansia. Penyakit parkinson ditandai dengan kesulitan bagi penderitanya dalam mengontrol gerak tubuh. Penelitian menunjukkan rata-rata orang yang mengalami penyakit parkinson memiliki indeks vitamin D yang rendah di dalam tubuhnya. Manfaat vitamin D untuk kesehatan ini mungkin diakibatkan oleh kemampuannya dalam menjaga hilangnya neuron dopamin receptive di area otak yang paling banyak menyebabkan penyakit parkinson.

3. Mengobati penyakit alzheimer

Sama halnya dengan penyakit parkinson alzheimer juga salah satu penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan vitamin D. Jika penyakit parkinson ditandai dengan terganggunya sistem saraf yang mempengaruhi fungsi otak yang mengatur gerakan tubuh maka alzheimer merupakan penyakit yang mempengaruhi fungsi otak dalam mengingat sesuatu.

Asupan vitamin D yang cukup ternyata berperan penting dalam menghindari, menstabilkan atau memperbaiki penyakit alzheimer yang ditemukan pada otak. Salah satu manfaat vitamin D untuk kesehatan ini didapat dari kemampuannya dalam mengurangi penumpukan protein amiloid-β dengan cara merangsang sistem kekebalan tubuh.

4. Mengurangi atau meringankan gejala MS

Peningkatan kadar vitamin D dalam tubuh yang diukur dalam peningkatan 10 nmol per liter telah ditemukan dapat menghambat perkembangan multiple sclerosis sekaligus meminimalkan kejalanya. Vitamin D juga sangat penting sekali dalam mengurangi terjadinya sekresi sitokin yang berkontribusi besar pada banyak masalah kesehatan. Manfaat vitamin D ini didapat dari sifat anti-inflamasi nya. Studi tambahan mengungkap bahwa sintesis vitamin D yang didapat dari paparan sinar matahari pagi telah menunjukkan kemampuannya dalam mengurangi multiple sklerosis.

5. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

Semua masalah kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke dapat diminimalisir dengan rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi vitamin D. Alasan yang paling masuk akal mengenai manfaat vitamin D untuk kesehatan ini adalah kemampuan vitamin D dalam reseptor fisik di jantung dan pembuluh darah disekitarnya, sehingga dapat mencegah beberapa masalah kardiovaskular tersebut.

Selain itu penelitian menunjukkan bahwa orang yang menderita penyakit kardiovaskular rata-rata memiliki penurunan kadar vitamin D dalam darah mereka. Ini menjadi bukti ilmiah mengenai manfaat vitamin D untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

6. Mengurangi penyakit radang usus

Manfaat vitamin D untuk mencegah penyakit radang usus ini didapat dari sifat anti-inflamasi yang dimilikinya. Dalam penelitian yang menggunakan tikus sebagai objek menemukan bahwa suplementasi vitamin D yang tepat dapat memperbaiki gejala penyakit radang usus. Vitamin D dapat mencegah penyakit radang usus dengan cara menurunkan kadar protein pencernaan TNF-α yang berkontribusi pada berkurangnya peradangan di seluruh saluran pencernaan. Orang yang mengkonsumsi vitamin D secara teratur juga mengurangi protein C-reaktif dan laju endap darah masing-masing sebesar 32% dan 46%.

7. Meningkatkan kekebalan tubuh bagi penderita HIV

Para penderita HIV telah ditemukan rata-rata mengalami defisit vitamin D dalam darah mereka. Asupan vitamin D yang cukup dapat membantu mengurangi resiko kematian pada penderita hiv dengan cara meningkatkan fungsi kekebalan tubuh mereka. Vitamin D dapat meningkatkan jumlah sel darah putih sekaligus menurunkan penyebaran sel-sel virus dalam tubuh penderita HIV.

8. Mengurangi resiko penyakit diabetes

Diantara manfaat vitamin D untuk kesehatan yang patut diperhitungkan adalah kemampuannya dalam mencegah penyakit diabetes. Suplemen vitamin D memiliki peran regulasi yang jelas dalam meningkatkan kesehatan pankreas dan produksi insulin. Hal ini penting untuk mencegah penyakit diabetes. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penurunan kemampuan pankreas untuk menghasilkan insulin yang tepat pada waktu yang tepat. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan resiko diabetes.

9. Meningkatkan dan menstabilkan fungsi tiroid 

Orang yang mengalami defisit vitamin D memiliki risiko lebih besar terkena penyakit tiroid autoimun seperti penyakit Graves dan tiroiditis Hashimoto. Penelitian mengungkap bahwa suplementasi vitamin D dapat memperbaiki masalah stabilitas tiroid bagi penderitanya.

10. Mengurangi tingkat keparahan penyakit asma

Vitamin D ternyata berkontribusi besar dalam mengurangi tingkat keparahan dan frekuensi serangan asma, serta membantu meningkatkan kapasitas paru-paru secara keseluruhan. Jadi para penderita penyakit asma sangat merasakan manfaat vitamin D untuk kesehatan ini. Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin D sekaligus mendapatkan paparan sinar matahari pagi dapat membantu anda mengurangi resiko dan gejala asma.

About Imam Fahrudin

Penulis adalah seorang ayah satu anak yang menyukai tenis meja dan menulis di blog tentang pengetahuan umum, kesehatan, sejarah, olahraga dan apapun yang dirasa bisa memberikan manfaat.

View all posts by Imam Fahrudin →