Manfaat Buah Delima Merah yang Rugi Jika Dilewatkan. Yuk, Intip!

manfaat buah delima merah

manfaat buah delima merah

Manfaat Buah Delima Merah – Punica granatum, nama ilmiah dari delima atau pomegranate adalah salah satu buah dengan kandungan nutrisi paling tinggi. Antioksidan punicalagin yang tenaganya tiga kali lipat melebihi teh hijau dan anggur merah dimiliki oleh delima.

Delima mengandung punicic acid yang juga sangat baik untuk kesehatan. Konsumsi buah berwarna merah ini secara teratur dapat menghindarkan tubuh dari beragam penyakit yang dapat berbahaya bagi kesehatan.

Lalu manfaat apa saja yang terkandung pada buah delima? Yuk, langsung saja simak ulasan artikel mengenai manfaat buah delima merah yang sudah caraprofesor.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Berbagai Manfaat Buah Delima Merah untuk Kesehatan Tubuh yang Rugi Jika Dilewatkan

1. Memiliki Sifat Antiinflamasi

Salah satu pemicu utama sejumlah penyakit serius yaitu peradangan kronis. Di antaranya penyakit jantung, kanker, diabetes variasi 2, Alzheimer, dan kegemukan. Sifat antiinflamasi yang kuat dimiliki buah delima, sebagian besar dikarenakan sifat antioksidan dari punicalagins.

Konsumsi jus delima segar atau buah delima secara tidak langsung akan menurunkan risiko terkena penyakit-penyakit tersebut jika dikonsumsi secara teratur.

2. Membantu Melawan Kanker Prostat

Kanker prostat adalah jenis kanker yang umu dijumpai pada pria. Ditunjukkan studi laboratorium bahwa ekstrak buah delima dapat menginduksi apoptosis (kematian sel) kanker bahkan dapat memperlambat reproduksi sel kanker.

3. Mencegah Kanker Payudara

Kanker payudara adalah salah satu variasi kanker yang paling umum pada wanita. Bagi pasien kanker payudara, mungkin buah delima juga memiliki manfaat. Reproduksi sel kanker payudara dapat dihalangi dengan ekstrak buah delima, bahkan membunuh beberapa di antaranya.

Namun, bukti yang ada saat ini masih terbatas pada studi laboratorium. Penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan. Salah satu pemicu utama serangan jantung dan stroke adalah tekanan darah tinggi (hipertensi).

Setelah mengkonsumsi 5 ons (150 ml) jus delima setiap hari selama dua pekan, pasien hipertensi dalam sebuah penelitian mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan. Penelitian lain sudah menemukan efek serupa, terutama untuk tekanan darah sistolik, yang merupakan angka yang lebih tinggi dalam pembacaan tekanan darah.

 manfaat buah delima merah

Baca Juga: https://tirto.id

4. Mencegah Arthritis dan Nyeri Sendi

Ada beberapa jenis arthritis, namun kebanyakan jenis arthritis melibatkan peradangan pada persendian. Mengingat delima memiliki sifat antiinflamasi, tidak heran bila buah ini dapat membantu mengobati radang sendi.

Menariknya, penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak buah delima dapat menghalangi enzim yang diketahui merusak sendi pada penderita osteoartritis. Ekstrak buah ini juga sudah ternyata dapat meredakan radang sendi pada tikus, tapi bukti dari penelitian dengan obyek manusia manusia masih sangat terbatas.

5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Penyakit jantung adalah penyebab kematian dini paling umum di dunia. Ini adalah penyakit yang tergolong rumit pencegahannya, sebab didorong oleh banyak elemen. Asam Punicic, asam lemak utama yang terkandung di dalam delima dapat membantu melindungi organ dari tahap-tahap permulaan penyakit jantung.

Ditunjukkan sebuah studi bahwa konsumsi 800 mg minyak biji delima per hari secara signifikan meningkatkan rasio trigliserida-HDL dan menurunkan trigliserida. Hal tersebut dijalankan kepada 51 orang dengan tingkat trigliserida tinggi.

Efek dari jus buah delima pada orang-orang di studi lainnya yaitu dengan kolesterol tinggi dan diabetes tipe 2. Kolesterol jahat LDL ternyata turun secara signifikan.

6. Mengobati Disfungsi Ereksi

Kerusakan oksidatif dapat merusak aliran darah di seluruh bagian tubuh, termasuk jaringan ereksi. Jus buah delima ternyata membantu meningkatkan aliran darah dan reaksi ereksi pada penelitian yang dijalankan dengan obyek kelinci.

Delima tampaknya memiliki beberapa manfaat dalam sebuah penelitian pada 53 pria yang mengalami disfungsi ereksi. Meski begitu hasilnya tidak signifikan secara statistik.

7. Mencegah Infeksi Bakteri dan Jamur

Buah delima memiliki senyawa nabati yang dapat membantu melawan mikroorganisme berbahaya. Senyawa ini ternyata dapat memerangi beberapa jenis bakteri serta jamur Candida albicans.

Efek antijamur dan antibakteri pada delima juga dapat melindungi terhadap peradangan dan infeksi di mulut. Misalnya saja kondisi seperti periodontitis, gingivitis dan stomatitis gigi palsu.

8. Meningkatkan Daya Ingat

Ditunjukkan pada beberapa bukti bahwa buah delima dapat meningkatkan daya ingat. Ditunjukkan sebuah studi yang dijalankan pada pasien bedah bahwa 2 gram ekstrak buah delima dapat mencegah penurunan memori setelah operasi.

Studi lain menunjukkan bahwa 8 ons (237 ml) jus delima per hari secara signifikan dapat meningkatkan penanda memori lisan dan visual. Studi tersebut dijalankan kepada 28 orang dewasa di kategori usia senja dengan keluhan penurunan daya ingat.

Ditunjukkan studi bahwa buah delima dapat membantu melawan penyakit Alzheimer, hal tersebut dijalankan dengan obyek tikus.

9. Meningkatkan Kinerja Olahraga

Delima kaya akan nitrat yang ternyata meningkatkan kinerja olahraga. Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi satu gram ekstrak buah delima sebelum latihan secara signifikan menunda timbulnya kelelahan, meningkatkan aliran darah dan meningkatkan efisiensi latihan. Studi tersebut dijalankan pada 19 atlet yang berlari di atas treadmill.

Baca Juga: Manfaat Buah Plum Hitam untuk Kesehatan Tubuh. Yuk, Wajib Baca!