Mengenal Lebih Dalam Kopi Arabika Dan Keistimewaannya

Posted on

Para pecinta kopi pasti sudah tahu jika ada banyak sekali jenis kopi di dunia. Salah satu jenis kopi yang paling banyak digemari adalah kopi arabika. Karena penggemarnya yang sangat banyak di dunianya. Maka, jenis kopi ini dibudidayakan secara global.

Mengenal Lebih Dalam Kopi Arabika dan Keistimewaannya

Indonesia pun menjadi salah satu penghasil kopi arabika terbaik di dunia dan banyak diincar oleh penggemar kopi di seluruh dunia. Walaupun, cukup dikenal namun tidak semua orang mengenal dengan dalam jenis kopi satu ini.
Sebenarnya, apa yang menyebabkan jenis kopi ini sangat digemari dan terasa istimewa. Berikut adalah ulasan selengkapnya untuk mengenal lebih dalam jenis kopi yang sangat populer satu ini.

Mengenal Kopi Arabika

Tidak banyak orang tahu, jika kopi jenis arabika adalah salah satu spesies kopi yang pertama kali ditemukan di Indonesia. Jenis kopi ini juga yang pertama kali dibudidayakan secara luas oleh manusia bahkan hingga saat ini.

Arabika kopi berasal dari wilayah yang bernama Ethiopia. Kemudian, biji dari kopi ini dibawa pedagang Arab menuju ke Yaman. Orang-orang Arab lah yang mengembangkan kemudian penyebaran teknik seduhan kopi dengan menggunakan ekstrak kopi jenis ini.

Ekstrak dari biji kopi ini dicampur dengan air panas sehingga menghasilkan minuman yang menyegarkan. Setelah tersebar secara terbatas di wilayah Asia Barat, baru pada abad ke-15 lah arabica coffe. menyebarkan ke benua Eropa dan bagian lain di dunia.

Sampai akhirnya, seduhan kopi ini menjadi jenis kopi yang populer. Bahkan, sampai saat ini banyak orang yang menggemari cita rasa dari biji kopi jenis ini.

Cita Rasa dari Arabika

Jenis Arabika bisa dikatakan sebagai jenis kopi yang memiliki nilai tinggi dari semua jenis kopi. Bahkan, bisa dibilang jenis ini memiliki nilai tertinggi jika dibandingkan dengan jenis kopi lain di seluruh dunia. Hal ini karena jenis kopi ini memiliki keistimewaan pada cita rasanya.

Cita rasa yang dimiliki oleh jenis kopi ini bergantung pada setiap varietas biji kopi sendiri. Karena itu, kopi jenis ini tidak hanya memiliki satu pilihan rasa saja. Namun banyak varian dan keunikan, membuat para pecinta kopi memiliki lebih banyak pilihan rasa.

Selain cita rasa yang bervariasi, keunikan jenis kopi ini juga ada pada tingkat kekentalannya yang ringan namun dengan keasaman tinggi jika dibandingkan jenis kopi yang lainnya. Profil aroma dari kopi ini sangatlah unik dan bervariasi.

Mulai dari yang profil aroma seperti lemon, madu, bahkan ada profil aroma yang menyerupai cokelat. Profil aroma ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan di mana tumbuhan kopi arabika ini dirawat dan tumbuh.
Profil aroma ini juga menjadi nilai tambah pada produk yang terbuat dari biji coffe arabika. Membuat jenis kopi satu ini semakin unik.

Struktur Biji dan Pohonnya

Kopi arabika cenderung memiliki ukuran biji yang lebih besar dibandingkan biji kopi jenis lainnya. Sebagai contoh instan misalnya, jika dibandingkan dengan biji dari jenis robusta. Selain itu, bentuk dari bijinya juga unik.

Jika diperhatikan, biji kopi jenis ini memiliki bentuk yang pipih dan juga memanjang. Tanamannya sendiri bisa tumbuh dengan tinggi maksimal 5 meter. Namun pada penanaman yang ditujukan komersial, pohon arabika biasanya dijaga agar tetap pendek saja.

Pohon tanaman arabika, memiliki karakteristik daun berwarna hijau gelap dan bunga putih yang harum. Buahnya akan berwarna merah tua jika matang .

Tanaman kopi arabika lebih ideal ditanam di dataran tinggi dibandingkan lebih di dataran yang lebih rendah. Bahkan, lebih tinggi datarannya, maka lebih ideal bagi tanaman kopi ini untuk tumbuh.

Karena perlu diakui, dibandingkan dengan jenis kopi lain tanaman jenis kopi ini terbilang lebih lemah. Pohonnya lebih sering terkena serangan hama dan juga gangguan lain. Pada dataran yang tinggi, suhu dan udara cenderung rendah serta sejuk.

Lingkungan seperti ini meminimalkan serangan hama dan gangguan pada pohon. Karena itu, lebih ideal bagi tanaman jenis ini untuk tumbuh di tempat yang dingin dan berda di dataran tinggi.

Keistimewaan Kopi Arabika

Kebanyakan orang selalu beranggapan kopi memiliki cita rasa yang pahit. Arabika juga tidak terlepas dari pandangan tersebut. Apalagi, pada proses penyeduhan kopi secara tradisional, biji kopi sangrai digiling dan dicampur air panas tanpa tambahan gula atau susu kental.

Namun, ternyata tidak dengan jenis kopi ini. Arabika memiliki keistimewaan pada cita rasanya yang tidak sama dengan jenis kopi yang lain. Berikut adalah berbagai keistimewaan kopi jenis ini dibandingkan dengan jenis yang lain.

1. Memiliki Kadar Kafein yang Lebih Rendah

Jika dilihat dari kadar kafeinnya, arabika bisa dibilang sebagai jenis yang memiliki kandungan kafein yang paling rendah. Apalagi, jika dibandingkan dengan jenis kopi seperti robusta. Namun, walaupun begitu harga arabika lebih mahal jika dibandingkan dengan robusta.

Karena itu, pada pasaran yang lebih umum seperti di pasar rakyat misalnya. Arabika lebih jarang ditemukan daripada robusta. Hal ini karena arabika memiliki harga yang cenderung lebih mahal. Sedangkan, robusta lebih ekonomis.

2. Memiliki Rasa yang Kompleks

Arabika memang terkenal dengan cita rasanya yang kompleks dan tidak sama dengan jenis kopi yang lainnya. Apalagi pada bagian after taste yang sangat bervariasi, muai dari rasa seperti karamel, buah-buahan, sampai dengan rempah-rempah.

Semua variasi rasa pada kopi arabika ini bisa dikendalikan dengan mengondisikan single originnya. Jadi, lingkungan tempat tumbuhnya tanaman arabika sangat mempengaruhi jenis rasa apa yang akan dimiliki oleh biji kopi terbaik untuk espresso satu ini.

3. Karakter Rasa yang Lembut dan Kecokelatan

Kopi arabika asam jika diseduh dengan V60, maka akan menghasilkan kopi yang karakternya lebih menyerupai teh. Kopi ini akan memiliki karakter rasa yang lembut dan tidak terlalu pekat. Warna cairannya pun tidak akan hitam namun lebih cenderung kecokelatan.

Hasil sangrai dari biji kopi jenis ini tidak selalu hitam. Ada beberapa tingkat tertentu yang bisa diatur. Mulai dari medium roast yang berwarna cokelat sampai light roast di mana biji kopi akan berwarna cokelat pudar.

4. Perawatan yang Sulit Tanaman Arabika

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tidak mudah untuk menyajikan segelas kopi jenis ini. Karena prosesnya yang panjang, mulai dari penanaman, perawatan, panen, penggilingan, dan kemudian diproses sebagai kopi yang bisa langsung minum.

Apalagi, dengan tanaman arabika yang memiliki tingkat perawatan yang sangat sulit. Membuat tanaman kopi jenis ini menghasilkan kualitas kopi arabika terbaik.

Itulah informasi mengenai kopi arabika, para pecinta kopi bisa menjajal biji kopi satu ini untuk merasakan keistimewaan rasa dari jenis kopi ini. Rasa dari arabika dijamin bisa menjadi pengalaman yang bagus untuk para pecinta kopi yang ingin mendapatkan rasa lebih beravariasi. Baca juga artikel menarik lainya di caraprofesor.com yaa… Terimakasih.