Koksidiosis Pada Ayam

Posted on

Ayam adalah hewan peliharaan yang populer di Indonesia, dimana banyak orang yang menggemari masakan yang terbuat dari daging ayam tersebut. Namun, seperti halnya hewan-hewan lainnya, ayam juga bisa terkena penyakit. Salah satu penyakit yang umum pada ayam adalah berak darah atau koksidiosis. Bila tidak segera ditangani, penyakit ini bisa berakibat fatal bagi ayam kesayangan. Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara mengatasi penyakit berak darah atau koksidiosis pada ayam.

Apa itu Berak Darah atau Koksidiosis?

Berak darah atau koksidiosis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit protozoa yang masuk ke dalam sistem pencernaan ayam. Parasit tersebut disebut coccidian dan bisa ditemukan di semua jenis ayam. Penyakit ini menyebar melalui kotoran ayam yang terinfeksi dan bisa menular melalui air minum, makanan atau lingkungan kandang yang sudah terpapar coccidian.

Gejala Berak Darah atau Koksidiosis pada Ayam

Berak darah atau koksidiosis pada ayam seringkali sulit didiagnosa pada tahap awal. Namun, ada beberapa gejala yang bisa diamati, di antaranya:

  • Ayam terlihat lebih lemah dan kurang aktif
  • Ayam mengalami diare dan muntah-muntah
  • Warna bulu ayam menjadi kusam
  • Ayam kehilangan nafsu makan
  • Tampak adanya darah pada kotoran ayam

Cara Mengatasi Berak Darah atau Koksidiosis pada Ayam

Jika ayam Anda terjangkit berak darah atau koksidiosis, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini untuk mengatasinya:

Baca juga  Jenis Ayam Broiler

1. Pencegahan

Langkah paling efektif untuk menghindari ayam terkena koksidiosis adalah dengan mencegahnya. Pastikan kondisi kandang selalu bersih dan kering, termasuk piringan makanan dan minuman yang digunakan ayam. Selain itu, jangan terlalu padat menempatkan ayam pada satu kandang karena dapat mempermudah penyebaran parasit. Anda juga bisa memberikan vaksinasi pada ayam Anda agar lebih tahan terhadap koksidiosis.

2. Menjaga Kondisi Ayam

Jika ayam Anda sudah terjangkit koksidiosis, segera lakukan perawatan tanpa menunda-nunda. Pastikan ayam yang mejalani perawatan berada di tempat yang bersih dan kering. Jangan terlalu memaksakan ayam untuk makan, namun berikan air minum yang bersih agar ayam tidak mengalami dehidrasi. Anda juga bisa memberikan makanan untuk menguatkan sistem kekebalannya seperti vitamin dan suplemen yang dikhususkan untuk ayam yang sakit

3. Pemberian Obat Antikoagulan

Jika gejala berak darah sudah terlihat parah, biasanya dokter hewan akan memberi obat antikoagulan atau penghentian pendarahan. Obat tersebut sangat efektif untuk mengatasi berak darah pada ayam, tapi harus diberikan oleh dokter hewan terlebih dahulu.

4. Obat Antibiotik

Obat antibiotik bisa diberikan dokter hewan untuk mengatasi infeksi bakteri yang mungkin muncul dalam proses penyembuhan ayam. Tetapi, pemakaian antibiotik harus dilakukan dengan hati-hati. Jenis antibiotik yang dikonsumsi harus sesuai dengan jenis coccidian, hingga ayam bisa sembuh secara keseluruhan dari berak darah atau koksidiosis.

Kesimpulan

Berak darah atau koksidiosis pada ayam memang cukup berbahaya dan memerlukan perawatan yang serius. Namun, jika Anda bisa mendeteksinya di tahap awal, penyakit ini masih bisa diatasi dan ayam kesayangan Anda bisa kembali pulih. Selalu jaga kebersihan kandang dan lingkungan ayam, serta rajin memberi makan dan minum dengan kualitas terbaik agar ayam Anda tetap sehat dan terhindar dari infeksi parasit coccidian.

Baca juga  19+ Baju Pesta Warna Hijau Telur Asin

Penyakit Berak Darah atau Koksidosis pada Ayam

Sumber Gambar: JualAyamHias.com

Simak tulisan lainnya seputar Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *