Kerokan Pakai Bawang Merah

Posted on

Siapa yang tidak pernah merasakan masuk angin? Kondisi ini bisa membuat tubuh terasa tak nyaman, mulai dari sakit kepala, mual, hingga muntah. Tak jarang, beberapa orang mencari pengobatan alternatif seperti kerokan dengan bawang merah untuk mengatasi masuk angin. Namun, apakah benar kerokan bawang merah ampuh untuk mengatasi masuk angin?

Kerokan dan Masuk Angin

Kerokan merupakan salah satu metode pengobatan alternatif yang umum dilakukan di Indonesia. Cara ini dilakukan dengan menggosok-gosokkan uang logam atau benda tumpul lainnya pada permukaan kulit yang telah diolesi minyak kayu putih atau minyak angin. Tujuannya adalah untuk memperbaiki sirkulasi darah dan meredakan sakit tubuh, termasuk sakit akibat masuk angin.

Masuk angin sendiri bukanlah gangguan kesehatan yang serius, namun bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh. Gejalanya antara lain badan terasa lemas, sakit kepala, demam ringan, serta nyeri otot atau sendi. Biasanya, kondisi ini akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari 3 hari. Namun, beberapa orang memilih mencoba-pasti mengobati diri sendiri dengan kerokan bawang merah.

Mitologi Kerokan Bawang Merah

Mitos kerokan bawang merah sudah tersebar luas di masyarakat. Konon, bawang merah memiliki khasiat untuk mengeluarkan angin dalam tubuh yang menjadi penyebab masuk angin. Metode ini dilakukan dengan memotong bawang merah kecil-kecil dengan ujung cembung kemudian ditempel pada kulit yang sakit atau digosokkan ke permukaan kulit dengan uang logam cembung.

Tentu saja, hal ini masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat. Ada yang percaya bahwa kerokan bawang merah ampuh untuk mengatasi masuk angin, namun ada juga yang tidak percaya. Namun dari segi medis, apakah benar kerokan bawang merah memiliki manfaat untuk mengatasi masuk angin?

Baca juga  Tumis Kol Wortel Dan Bakso

Tidak Ada Bukti Ilmiah yang Melegitimasi

Sebenarnya, belum ada penelitian atau bukti ilmiah yang melegitimasi penggunaan kerokan bawang merah untuk mengatasi masuk angin. Bahkan, beberapa dokter justru membantah mitos ini dan melarang pasien untuk dilakukan kerokan pada kulit yang lecet atau luka.

Secara medis, kerokan bawang merah tidak memiliki efek spesifik yang dapat mengeluarkan angin dalam tubuh. Sebaliknya, kerokan sebagaimana umumnya justru bisa merusak jaringan kulit dan pembuluh darah, sehingga menimbulkan jaringan kulit yang permanen, bahkan memicu masalah kesehatan yang lebih serius lagi.

Solusi yang Lebih Baik untuk Mengatasi Masuk Angin

Jika Anda sedang mengalami masuk angin, ada beberapa cara yang lebih efektif untuk mengatasinya. Berikut ini adalah beberapa solusi yang dapat Anda coba:

  • Istirahat yang cukup. Istirahat yang cukup dapat membuat tubuh Anda lebih cepat pulih dan sembuh dari masuk angin.
  • Minum banyak air. Minum air putih setiap beberapa jam dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Terhidrasi yang cukup dapat membantu tubuh melawan infeksi.
  • Makan makanan sehat dan bergizi. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan Eukaliptol dapat membantu meredakan gejala masuk angin.
  • Kompres hangat pada bagian tubuh yang sakit. Kompres hangat dapat membantu meredakan nyeri dan ketidaknyamanan saat masuk angin.
  • Perbanyak bergerak. Bergerak secara teratur dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar dan memicu hormon endorfin yang dapat membuat tubuh merasa lebih baik.

Kesimpulan

Secara medis, kerokan bawang merah belum memiliki bukti ilmiah yang melegitimasi penggunaan kerokan bawang merah untuk mengatasi masuk angin. Oleh karena itu, lebih baik mencoba alternatif pengobatan lainnya seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan rajin berolahraga juga dapat mencegah masuk angin terjadi. Ingat, kesehatan adalah aset yang paling berharga, jadi jangan pernah menyepelekan tanda-tanda masuk angin.

Baca juga  Olesan Bawang Putih Dan Jahe Pada Mr P

Kerokan Bawang Merah Apakah Ampuh untuk Mengatasi Masuk Angin?

Baca tulisan lainnya tentang Sayur-sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *