Jamur Merang Volvariella Volvacea Yang Biasa Anda Makan Termasuk Divisi

Budidaya jamur merang sudah menjadi salah satu bentuk bisnis yang menjanjikan saat ini. Karena mudahnya perawatan serta biaya produksi yang terjangkau, menjadikan budidaya jamur merang sebagai salah satu kegiatan bisnis yang menjanjikan. Dalam artikel kali ini, Anda akan mempelajari cara budidaya jamur merang untuk hasil panen yang melimpah. Siapkan diri Anda untuk menjadi petani jamur merang yang sukses.

Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan

Foto jamur merang

Sebelum kita memulai budidaya jamur merang, kita perlu menyiapkan beberapa bahan dan peralatan terlebih dahulu. Berikut beberapa bahan dan peralatan yang diperlukan:

  • Bibit jamur merang
  • Jerami padi
  • Air bersih
  • Terpal untuk menutupi tumpukan jerami
  • Ember dan sprayer untuk menyaring air

Langkah-Langkah Budidaya Jamur Merang

Foto tumpukan jerami padi

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan dalam budidaya jamur merang:

1. Persiapan Jerami Padi

Larutkan kapur sirih dalam air yang sudah disaring kemudian campurkan dengan jerami padi yang sudah dicuci dengan air bersih. Tutup tumpukan jerami dengan terpal selama 24 jam agar kapur sirih meresap ke dalam jerami. Kemudian keluarkan jerami padi dan kelompokkan menjadi beberapa tumpukan setinggi sekitar 40-50 cm.

2. Persiapan Bibit Jamur Merang

Ambil bibit jamur merang dan masukkan kedalam ember berisi air bersih. Biarkan selama kurang lebih 2 jam, lalu tekan-tekan bibit hingga tidak berair lagi. Saring air bekas perendaman bibit ke dalam sprayer dan sisihkan.

3. Penyebaran Bibit Jamur Merang

Campurkan bibit jamur merang dengan jerami padi secara merata. Letakkan di rak yang terbuat dari bambu atau kayu setinggi kurang lebih 1 meter agar tumpukan jerami padi tidak basah. Siramkan air bekas perendaman bibit secara merata pada setiap tumpukan jerami padi. Ulangi proses ini sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

4. Perawatan Tumpukan Jerami Padi

Setiap hari, tutup tumpukan jerami padi dengan terpal selama beberapa waktu untuk menjaga kelembaban. Setelah itu, buka kembali terpal dan siramkan air dengan sprayer agar tumpukan jerami padi tidak kering.

5. Panen Jamur Merang

Setelah 16-20 hari, tumpukan jerami padi sudah menghasilkan jamur merang. Untuk memanennya, jangan tarik putus jamur. Cukup putar secara perlahan maka jamur akan lepas dari batang jerami. Saat kamu sudah melakukan panen, jangan lupa untuk melakukan proses perawatan lagi dari awal dengan tumpukan jerami yang baru.

Selamat mencoba dan semoga berhasil dalam budidaya jamur merang. Semoga Anda menjadi petani jamur merang yang sukses dan mendapatkan hasil panen yang melimpah. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kebersihan dan kualitas bahan-bahan yang digunakan dalam proses budidaya.

Baca artikel lainnya tentang Sayur-sayuran

Leave a Comment