Fungsi hutan mangrove, Pengertian serta karakteristiknya (lengkap)

Fungsi hutan mangrove

Fungsi hutan mangrove, pengertian serta karakteristiknya yang perlu anda ketahui serta Apa yang dimaksud dengan hutan mangrove. Hutan memiliki beberapa jenis tergantung dari ciri-ciri dan juga fungsinya. como se toma la ivermectina en gotas para adultos con agua

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai fungsi hutan lindung kali ini kita akan mencari tahu apa saja manfaat atau kegunaan hutan mangrove. Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai fungsi hutan mangrove ada baiknya kita mencari tahu dulu apa itu hutan mangrove serta bagaimana ciri-cirinya?. Berikut ulasannya untuk anda:

Pengertian hutan mangrove

Hutan mangrove adalah jenis hutan yang biasanya
berada di pinggiran pantai di mana hutan ini terpengaruh oleh pasang surutnya
air laut. Hutan mangrove juga biasa disebut sebagai hutan bakau. scatt v ivermectin v s76

Secara umum hutan mangrove dibagi menjadi dua
yang pertama yaitu hutan pantai dan yang kedua adalah hutan rawa. Hutan pantai
biasanya terletak sedikit jauh dari pantai dan tidak tergenang oleh air. Hutan
ini biasanya memiliki tanah yang lebih kering 

Hutan mangrove hanya berada di sepanjang pantai
dengan kecuraman di atas garis pasang air laut. Diantara ciri-ciri hutan
mangrove pantai biasanya memiliki tanah yang berpasir dan sedikit
berbatu. 

Sedangkan jenis yang kedua adalah hutan mangrove
rawa-rawa. Hutan mangrove jenis ini biasanya berada di dekat pantai sehingga
sering tergenang air yang membuat tanahnya selalu basah.  Hutan mangrove
jenis ini secara umum berada di atas rawa-rawa dekat dengan pantai yang sangat
dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut.

Karakteristik hutan mangrove

Ada beberapa ciri-ciri khusus hutan mangrove di
antaranya adalah:

Akarnya pohonnya tidak beraturan

Akar jenis pepohonan yang tumbuh di hutan
mangrove umumnya memiliki akar yang tidak beraturan. Biasanya Akar tersebut
akan muncul ke permukaan yang berbentuk seperti lengkungan-lengkungan. Jadi
jangan heran jika anda melihat pepohonan di hutan mangrove yang akarnya keluar
dari tanah..

Hutan mangrove hanya terdiri dari satu jenis pohon saja

Salah satu ciri khas yang membedakan antara
hutan mangrove dan hutan lainnya adalah di mana pohon yang tumbuh hanya satu
jenis saja. Pohon yang tumbuh di hutan mangrove tersebut adalah pohon bakau,
sehingga hutan mangrove juga memiliki nama lain hutan bakau.

Memiliki tanah berlumpur

Hutan mangrove memiliki tanah yang berlumpur
lantaran selalu basah oleh air. Hal ini dikarenakan keberadaan hutan mangrove
terutama yang jenis kedua sangat tergantung oleh pasang surut air sehingga
membuat tanahnya berlumpur dan basah.

Memiliki biji yang bersifat vivipar

Selain memiliki satu jenis pepohonan ciri khas
lainnya dari hutan mangrove adalah biji dari pohon tersebut bersifat vivipar. Itu
artinya biji seperti ini bisa menghasilkan kecambah baru di atas pohon mangrove
tersebut.

Fungsi hutan mangrove

karakteristik hutan mangrove

Setelah kita mengetahui informasi mengenai
pengertian serta ciri-ciri hutan mangrove Sekarang kita akan membahas Apa saja
manfaat dan fungsi hutan mangrove bagi kehidupan?

Melindungi pantai dari abrasi

Diantara manfaat hutan mangrove yang paling
penting adalah mencegah abrasi di pantai. Perlu Anda ketahui jika abrasi
tersebut merupakan sebuah proses Pengikisan tanah yang disebabkan oleh
gelombang air laut. Proses abrasi terjadi saat ombak yang didorong oleh air
menuju ke area pantai, setelah itu kembali lagi dengan membawa beberapa
komponen tanah atau pasir. Kondisi ini dapat menyebabkan pantai menjadi semakin
menyempit akibat tanahnya terus tergerus oleh gelombang air laut.

Menjaga kestabilan garis pantai

Fungsi hutan mangrove yang kedua adalah menjaga
kestabilan garis pantai. Menjaga kestabilan garis pantai tentu sangat penting
sekali hal ini untuk mencegah kondisi penyempitan tanah akibat terbawa oleh air
laut.

Selain merusak pantai proses abrasi juga membawa
beberapa material atau komponen penting tanah menuju laut. Hal ini tentunya
akan sangat merugikan sekali.

Sebagai penyaring alami

Akar pohon bakau yang berada di kawasan hutan
mangrove memiliki banyak fungsi penting diantaranya adalah membantu proses
penguraian limbah organik yang dibawa oleh air laut ke wilayah pantai. Selain
itu akar dari pohon bakau di hutan mangrove ini juga memiliki manfaat mengurai
bahan kimia termasuk minyak ataupun diterjen yang berasal dari laut. Jadi dengan
adanya hutan mangrove maka pantai Menjadi bersih dan terbebas dari komponen
berbahaya lainnya.

Mencegah intrusi air laut

Tahukah Anda apa itu intrusi air laut?. Intrusi
air laut adalah orang pesan air laut menuju ke daratan sehingga menyebabkan air
menjadi payau (campuran antara air asin dan air tawar). Air bisa dikatakan baik
jika memiliki kadar garam mulai dari 0,5 sampai 30 gram.

Air payau tentunya tidak layak dikonsumsi karena
sudah tercampur dengan air laut yang memiliki kandungan garam. Sehingga intrusi
air laut ini tentu akan menyebabkan pencemaran di sumur-sumur penduduk. Oleh
sebab itu, menjaga agar hutan mangrove tetap eksis menjadi salah satu langkah
penting untuk menanggulangi proses intrusi air laut tersebut.

Mengurangi kerusakan yang diakibatkan oleh gelombang laut

Fungsi hutan mangrove yang tidak kalah penting
adalah menahan laju gelombang tinggi yang berasal dari lautan. Gelombang tinggi
seperti tsunami atau badai tentu dapat merusak pemukiman penduduk serta
mengancam jiwa manusia. 

Untungnya hutan mangrove dapat berguna menahan
gelombang tersebut karena pepohonan bakau yang berada di hutan mangrove sangat
rapat dan memiliki akar yang kuat sehingga mampu menahan gelombang laut. Jadi melestarikan
keberadaan hutan mangrove sangat penting sekali bagi kehidupan manusia.

Menjaga kualitas udara di sekitar pantai

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa
pepohonan dapat mengeluarkan oksigen serta menyerap karbondioksida. Sehingga
membiarkan pepohonan tetap tumbuh akan membantu membersihkan udara.

Jadi hutan mangrove bukan hanya melindungi daerah sekitar pantai dari terjangan ombak, tetapi juga sebagai penyaring udara alami. Perlu Anda ketahui jika dampak pencemaran udara sangat banyak sekali bahkan bisa menyebabkan masalah kesehatan yang cukup serius.

Digunakan sebagai kawasan pariwisata

Diantara manfaat hutan mangrove yang mungkin
bisa dinikmati oleh pemerintah daerah dan masyarakat sekitar adalah
menggunakannya sebagai tempat wisata. Ya hutan mangrove memiliki keunikan
tersendiri sehingga sangat layak dijadikan sebuah objek wisata. 

Pemandangan hutan mangrove yang alami dengan
tumbuhan hijau serta air di bawahnya membuat siapapun yang melihatnya akan
merasa rileks dan tenang. Jadi hutan mangrove bukan hanya melindungi pantai
tetapi juga bisa dimanfaatkan secara komersial.

Sumber makanan bagi hewan

Membiarkan hutan mangrove tetap terjaga dengan
baik bukan hanya berguna mencegah bencana tetapi juga membiarkan beberapa hewan
mendapatkan makanannya. Beberapa jenis hewan ternyata sangat membutuhkan hutan
mangrove, salah satunya diantaranya adalah beberapa jenis invertebrata yang
makan dari bahan pelapukan. 

Selain itu beberapa jenis hewan laut termasuk
udang ikan dan lainnya juga memanfaatkan hutan mangrove sebagai sumber makanan
mereka. 

Tempat perlindungan hewan

Selain sebagai sumber makanan bagi hewan
tertentu hutan mangrove ternyata juga bisa digunakan sebagai tempat berlindung
beberapa hewan. Beberapa jenis hewan seperti ikan udang kepiting kerang
termasuk lobster juga menggunakan hutan mangrove sebagai tempat mereka
berkembang biak.

Rusaknya hutan mangrove tentu akan berdampak
pada hilangnya habitat beberapa hewan tersebut. Untuk itu sangat penting sekali
menjaga kelestarian agar hutan mangrove tetap eksis dan dapat berfungsi dengan
baik.

Fungsi hutan mangrove yang lainnya

Selain di atas hutan mangrove juga memiliki
beberapa manfaat diantaranya adalah:

Dimanfaatkan kayunya

Beberapa pohon di hutan mangrove yang sudah tua
bisa dimanfaatkan kayunya sebagai bahan furniture. Tentu ini memiliki nilai
jual yang cukup tinggi. Meskipun demikian dalam proses pemanfaatan kayu dari
pohon bakau tersebut harus tetap seimbang agar tidak merusak hutan mangrove itu
sendiri.

Sebagai tempat penelitian

Hutan mangrove sering sekali digunakan sebagai
tempat penelitian oleh para ahli. Ada banyak hal yang bisa diteliti dari
keberadaan hutan mangrove tersebut yang nantinya bisa digunakan untuk keperluan
kelautan maupun kedokteran. 

Sebagai kawasan pendidikan

Fungsi hutan mangrove yang terakhir adalah
dijadikan sebagai kawasan pendidikan. Hutan mangrove terutama di Indonesia
merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Hal inilah yang membuat banyak
peneliti sangat tertarik untuk mempelajari lebih jauh seputar hutan mangrove
yang ada di Indonesia.

Kesempatan ini tentu harus dimanfaatkan juga
oleh pemerintah untuk menggunakan hutan mangrove sebagai kawasan pendidikan. Dengan
mempelajari banyak hal di hutan mangrove akan memberikan banyak pengetahuan
yang nantinya bisa memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.

Demikian tadi informasi mengenai fungsi hutan
mangrove, ciri-cirinya serta pengertiannya yang perlu Anda ketahui. Semoga
informasi seputar hutan mangrove di atas bisa membuat anda lebih tahu mengenai
Apa saja manfaat hutan mangrove bagi kehidupan makhluk hidup di sekitarnya.