8 Efek samping temulawak serta cara menghindarinya

Efek samping temulawak
Efek samping temulawak

Efek samping temulawak yang perlu kamu ketahui serta beberapa cara menghindarinya agar efek samping tersebut tidak mengganggu kesehatan.

Temulawak merupakan salah satu jenis rempah yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Kegunaan temulawak ini tidak terlepas dari kemampuannya dalam mencegah berbagai macam penyakit. 

Efek samping temulawak

Meskipun temulawak diketahui memiliki banyak manfaat akan tetapi ternyata mengkonsumsi temulawak setiap hari tidak baik untuk kesehatan.

Lantas tahukah anda apa saja efek samping temulawak jika dikonsumsi secara berlebihan?. Berikut daftar efek samping yang bisa ditimbulkan jika anda keseringan mengkonsumsi temulawak:

Membuat detak jantung lebih cepat

Secara umum mengkonsumsi temulawak justru baik untuk kesehatan jantung, akan tetapi hal ini tidak berlaku jika anda mengkonsumsinya secara berlebihan. Pasalnya temulawak jika dikonsumsi dalam dosis yang tinggi bisa memicu detak jantung menjadi lebih cepat.

Hal ini tentunya akan berefek kurang baik untuk kesehatan jantung anda. Untuk itu sebaiknya anda harus menghindari mengkonsumsi temulawak secara berlebih terutama bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi.

Bisa memicu mual dan muntah

Efek samping temulawak yang selanjutnya adalah dapat memicu mual dan muntah. Hal ini terutama sangat berefek jika anda memang pada dasarnya kurang menyukai rasa dari temulawak tersebut. 

Memperburuk kondisi gangguan liver

Bagi mereka yang memiliki masalah dengan gangguan liver sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi temulawak terutama dalam jumlah yang berlebih. Untuk itu sebaiknya sebelum mengkonsumsi temulawak sebaiknya anda berkonsultasi dulu dengan dokter jika memiliki masalah dengan liver atau batu empedu.

Kurang baik dikonsumsi ibu hamil

Bagi ibu hamil sebaiknya jangan mengkonsumsi temulawak terlebih dahulu karena dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan janin dalam kandungan. Meskipun demikian sebenarnya masih belum ada riset yang mendalam mengenai pembuktian bahwa konsumsi temulawak pada ibu hamil akan berefek buruk bagi ibu dan bayi.

Akan tetapi untuk berjaga-jaga sebaiknya ibu hamil memang harus mengurangi konsumsi temulawak agar terhindar dari efek samping yang mungkin bisa ditimbulkan.

Bisa memicu pendarahan

Salah satu efek samping temulawak yang perlu diwaspadai adalah dapat memicu pendarahan. Kondisi ini biasanya sangat mungkin terjadi terutama jika seseorang mengkonsumsi temulawak bersamaan dengan obat pengencer darah.

Dapat mengiritasi lambung

Secara umum konsumsi temulawak dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan akan tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan efeknya justru sebaliknya. Pasalnya mengkonsumsi temulawak terutama dalam jumlah yang berlebihan dapat mengiritasi lambung. 

Jadi sebaiknya anda harus berhati-hati dalam konsumsi temulawak terutama jika anda sudah pernah mengalami masalah iritasi pada lambung.

Bisa memicu diare

Satu lagi masalah yang bisa ditimbulkan saat seseorang mengkonsumsi temulawak dalam jumlah yang berlebihan yaitu bisa menyebabkan sembelit atau diare. Dengan efek samping tersebut cobalah untuk tidak memberikan temulawak dalam jangka panjang pada anak-anak karena dikhawatirkan efek samping ini akan lebih mudah mereka alami lantaran daya tahan tubuh yang masih relatif lemah.

Bisa memicu kerusakan ginjal

Salah satu organ tubuh yang bisa terkena dampaknya jika anda terlalu banyak mengkonsumsi temulawak adalah ginjal. Saat seseorang mengkonsumsi temulawak dalam dosis yang berlebih biasanya ramuan ini akan meninggalkan residu, di mana saat residu tersebut mengendap terlalu banyak tentu akan mengganggu kerja ginjal.

Oleh sebab itu menjaga asupan temulawak dengan mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar menjadi bagian yang sangat penting untuk terhindar dari efek samping tersebut.

Tips mencegah efek samping temulawak

Meskipun ada banyak efek samping dari konsumsi temulawak akan tetapi tetap saja ramuan ini juga menyimpan banyak manfaat. Oleh sebab itu anda sebenarnya tidak harus menghindarinya secara mutlak. Untuk membuat anda terhindar dari efek samping temulawak tersebut ada baiknya anda menyimak beberapa tips berikut ini:

Hindari konsumsi temulawak jangka panjang

Menurut informasi yang dilansir dalam webmd.com bahwa konsumsi temulawak sebaiknya tidak digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Dalam ulasan tersebut disarankan bahwa mengkonsumsi temulawak sebaiknya tidak lebih dari 18 minggu saja.

Jangan berlebihan dalam mengkonsumsinya

Selain disarankan untuk tidak mengkonsumsi temulawak dalam waktu yang lama memperhatikan dosisnya juga sangat penting untuk terhindar dari efek samping tersebut. Hal ini dikarenakan kandungan beberapa senyawa dalam temulawak bisa berefek kurang baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak.

Hindari konsumsi temulawak bersamaan dengan obat tertentu

Untuk berjaga-jaga sebaiknya jangan mengkonsumsi temulawak bersamaan dengan beberapa jenis obat tertentu lantaran dikhawatirkan dapat memicu efek samping yang membahayakan kesehatan. Beberapa jenis obat disinyalir dapat berinteraksi dengan temulawak sehingga tidak boleh dikonsumsi dalam rentang waktu yang berdekatan.

Oleh sebab itu sebaiknya konsumsi temulawak harus memiliki jarak waktu yang jauh setelah minum obat. 

Efek samping masker temulawak

Karena diketahui memiliki banyak manfaat banyak orang yang mencoba untuk menggunakan temulawak sebagai masker wajah. Akan tetapi ternyata penggunaan temulawak memiliki beberapa efek samping tersendiri. Berikut beberapa daftar efek samping masker temulawak untuk kesehatan kulit wajah anda:

Rasa panas pada wajah

Beberapa orang melaporkan bahwa penggunaan masker temulawak dapat membuat wajah mereka terasa sedikit panas dan kurang nyaman. Hal ini biasanya terjadi jika anda tergolong sensitif terhadap beberapa produk wajah seperti temulawak. Jika anda mengalaminya kondisi tersebut hentikan penggunaan masker temulawak.

Sebagai langkah keamanan sebaiknya jangan lekas menggunakan temulawak pada wajah. Sebagai gantinya anda bisa menerapkannya terlebih dahulu di lengan atau punggung tangan anda. Jika tangan anda tidak merasakan panas atau sensasi terbakar setelah menggunakan temulawak maka anda boleh menerapkannya pada wajah

Bisa memicu jerawat

Siapa yang menyangka jika menggunakan masker temulawak ternyata bisa memicu munculnya jerawat di wajah. Hal ini perlu anda waspadai terutama bagi mereka yang tidak cocok menggunakan produk kecantikan berbahan temulawak.

Untuk itu sebaiknya anda perlu berhati-hati dan segera hentikan penggunaan temulawak jika jerawat mulai muncul di wajah anda.

Manfaat temulawak untuk kesehatan

Nah setelah kita membahas panjang lebar mengenai efek samping konsumsi temulawak secara berlebih kali ini kita akan mencari tahu apa saja kegunaan dari temulawak tersebut. Berikut beberapa manfaat temulawak saat dikonsumsi dalam porsi yang tepat:

Bisa meningkatkan nafsu makan

Konsumsi temulawak sangat baik sekali terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan nafsu makan. Jadi ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang mencoba untuk menaikkan berat badan secara alami.

Mencegah kanker

Menurut sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi temulawak ternyata dapat mencegah beberapa jenis kanker termasuk kanker prostat pada laki-laki. Kemampuan temulawak tersebut tidak terlepas dari kandungan antioksidannya yang tinggi. 

Meningkatkan sistem imun

Memiliki daya tahan tubuh yang kuat akan memungkinkan anda untuk terhindar dari serangan berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh bakteri dan virus. Untungnya temulawak memiliki beberapa senyawa yang sangat dibutuhkan dalam meningkatkan sistem imun tubuh.

Beberapa senyawa seperti phenolase, amylase, mineral, serta phenol derivatives diketahui mampu meningkatkan sistem imun seseorang sehingga membuatnya lebih kuat dalam menghadapi serangan penyakit terutama yang diakibatkan oleh virus atau bakteri.

Demikian beberapa ulasan mengenai efek penggunaan temulawak sebagai ramuan atau masker wajah.

About Imam Fahrudin

Penulis adalah seorang ayah satu anak yang menyukai tenis meja dan menulis di blog tentang pengetahuan umum, kesehatan, sejarah, olahraga dan apapun yang dirasa bisa memberikan manfaat.

View all posts by Imam Fahrudin →