Dividen Adalah

dividen adalah

Dividen Adalah  – salah satu istilah yang sepatutnya Anda pahami kalau Anda mau berinvestasi di pasar modal. Melewati dividen, Anda akan menerima porsi pendapatan perusahaan pada jangka waktu waktu tertentu. Oleh karena itu, banyak orang yang berinvestasi di pasar saham untuk menanti-nantikan pembagian dividen.

Di dalam daftar istilah pasar modal yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) diterangkan, dividen ialah komponen laba atau pendapatan perusahaan yang diatur oleh direksi (dan disahkan oleh rapat pemegang saham) untuk dibagikan terhadap pemegang saham. Pembayarannya dibayar menurut ketetapan yang berlaku pada jenis saham yang ada.

dividen adalah

Pengertian Dividen Adalah

Dikutip dari Investopedia, dividen adalah distribusi beberapa dari pendapatan perusahaan untuk pemegang saham yang diatur oleh dewan direksi.

Pemegang saham awam dari emiten dapat menerima porsi dividen dengan persyaratan memiliki saham dari perusahaan yang bersangkutan selama jangka waktu pembagian dividen. Dividen ini dapat dibayarkan baik dalam wujud uang tunai atau tambahan saham.

Besarnya nilai dividen atau jumlah dividen yang diperoleh oleh pemegang saham tergantung pada jumlah saham yang ia miliki. Lazimnya, dividen dibagikan oleh perusahaan selama setahun sekali.

Tapi, ada pula perusahaan yang tidak membagikan dividen lantaran dana yang berasal dari pendapatan perursahaan hal yang demikian diinvestasikan untuk modal usaha. Baca juga: Salah Satu Ragam Taktik Investasi, Apa Itu Dollar Cost Averaging? Situasi hal yang demikian disebut dengan laba ditahan. Di sisi lain, perusahaan yang tercatat rugi juga biasanya tidak membagikan dividen.

Baca Juga : Pengertian Obligasi

dividen adalah

Ragam Dividen Adalah Sebagai Berikut :

Lebih jauh membahas arti dividen, ada beberapa jenis dividen yang perlu dikenal oleh Anda. Dalam investasi saham, arti dividen mempunyai beberapa wujud yang dapat disesuaikan dengan kenutuhan dan posisi dari perusahaan.

Dividen Tunai

Ragam dividen yang pertama adalah Cash Dividend atau dividen tunai. Dividen jenis ini dibayarkan kepada pemilik atau pemegang saham dalam wujud uang secara tunai.

Dividen tunai ini menjadi jenis yang paling acap kali diterapkan oleh berbagai perusahaan. Kecuali itu, dividen jenis tunai juga adalah jenis yang menjadi favorit banyak pemegang saham.

Dividen Saham

Ragam dividen selanjutnya ada jenis dividen saham atau stock dividend yang diberikan dalam wujud saham. Ragam dividen ini pada nantinya akan mampu membikin jumlah saham yang beredar menjadi meningkat.

Jika pembayaran dividen dengan wujud saham ini dikerjakan, karenanya posisi likuiditas suatu perusahaan tidak akan mengalami perubahan. Tidak hal yang demikian lantaran pembayaran dengan dividen saham ini bukan komponen dari arus kas sebuah perusahaan.

dividen adalah

Dividen Barang

Untuk jenis dividen yang selanjutnya adalah jenis property dividend atau dividen barang yang adalah jenis dividen yang dibagi-bagikan dalam wujud barang, terkecuali kas. Akan tapi ada beberapa hal yang sepatutnya diamati oleh perusahaan dalam menjalankan pembagian dividen barang ini.

Sebuah perusahaan sepatutnya menetapkan barang yang dibagikan adalah barang yang dapat dibagi. Pemakaian hanya itu, sepatutnya dipastikan juga pembagian dividen yang dikerjakan suatu perusahaan tidak dapat mengganggu dan memiliki akibat secara terpola bagi perusahaan.

Dividen Utang

Dividen juga dapat diberikan dalam wujud skrip atau komitmen utang, jenis dividen ini disebut sebagai skrip dividen. Dalam skrip yang telah ada akan di cantumkan jumlah yang sesuai untuk dibayarkan kepada pemegang skrip.

Dalam skrip hal yang demikian juga akan dicantumkan waktu jatuh tempo untuk membayarnya. Ragam dividen menerapkan jenis skrip akan membikin suatu perusahaan memiliki utang, tapi dalam rentang yang pendek.

Dividen Liquidating

Ragam dividen selanjutnya berbeda dengan jenis dividen lainnya, liquidating dividend ini tidak berasal dari profit yang didapatkan dari perusahaan. Ragam dividend ini adalah kebalikan dari segala jenis yang dividen yang sudah ada.

Pemberian dividen yang dibagikan sendiri akan mengacu kepada pengurangan modal dari suatu perusahaan.

 

dividen adalah

Pemberi Perhitungan Dividen

Untuk menghitung dividen, memerlukan beberapa data agar bisa dipahami. Data hal yang demikian adalah laba bersih perusahaan atau laba bersih persaham, dividend pay out ratio (DPR), dan jumlah saham beredar atau outstanding shares.

Laba bersih per saham atau yang sering kali kita sebut dengan Earning Per Share (EPS) adalah pembagian antara laba bersih yang diperoleh oleh perusahaan di jangka waktu tertentu dengan jumlah saham yang beredar di sana (outstanding shares).

Dividend Payout Ratio (DPR) atau Rasio Pembayaran Dividen adalah rasio yang menonjolkan prosentase tiap-tiap profit yang didapatkan dan didistribusikan kepada pemegang saham dalam wujud uang tunai.

Outstanding Shares adalah jumlah total lembar saham sebuah perusahaan (emiten) yang dimiliki oleh para pemberi modal. Sesudah ini meliputi pemberi modal institusi dan perorangan, termasuk saham yang dimiliki oleh trader rentang pendek.

Total mengenal istilah-istilah hal yang demikian, contoh perhitungan dividen adalah sebagai berikut:

Sebuah perusahaan (PT ABCD) memiliki 5.000.000 lembar saham yang mencetak profit bersih sebesar Rp 3.000.000.000.

Kebijakan pembagian deviden perusahaam Devidend Payout Ratio (DPR) adalah 40 persen dari laba bersih dibagikan sebagai dividen.

Maka dividen yang dibagikan dihitung dengan menghitung laba bersih dikali dengan DPR. , totalnya sebesar Rp 1.200.000.000.

Besaran dividen per lembar saham yang akan dibagikan ke pemberi modal adalah: Dividen/jumlah saham beredar = 960.000.000/5.000.000 = Rp 240 per lembar saham.