Dampak negatif menonton televisi

8 Dampak negatif menonton televisi untuk dewasa dan anak-anak

Dampak negatif
Dampak negatif menonton televisi
image by pixabay.com

Dampak negatif menonton televisi untuk dewasa dan anak-anak. Televisi merupakan hiburan keluarga yang murah dan hampir ada di setiap rumah. Selain sebagai hiburan, televisi merupakan sumber informasi dan berita yang dapat memberikan pengetahuan bagi kita. Tetapi di samping manfaatnya tersebut televisi ternyata memiliki dampak negatif yang tidak sedikit. Apa saja dampak buruk atau negatif televisi bagi orang deawasa dan anak-anak? Mari simak ulasannya berikut:

1. Lupa waktu

Dampak negatif menonton televisi yang pertama adalah membuat kita lupa waktu. Terkadang saat menonton televisi membuat kita lupa waktu dan melalaikan kewajiban kita. Hal ini tentunya cukup berbahaya jika tidak terkontrol. Bahkan ada orang yang sampai menghabiskan waktu hingga berjam-jam di depan televisi, padahal jika waktu tersebut digunakan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat pasti akan memberikan banyak dampak positif bagi kehidupan kita misalnya belajar dll.

2. Membuat kita malas

Menonton televisi dengan duduk di sofa yang empuk kadang membuat kita enggan untuk beranjak melakukan aktivitas yang lainnya. Hal ini selain menyita banyak waktu kita juga membuat kita menjadi pribadi yang malas. Gerak tubuh yang kurang selain tidak baik untuk kesehatan juga membuat kita menjadi malas dan kurang bersemangat. Untuk itu sebaiknya kurangi waktu menonton televisi anda.

3. Menyebabkan obesitas

Dampak negatif menonton televisi yang selanjutnya adalah menyebabkan obesitas. Ya di atas sudah disebutkan bahwa menonton televisi dapat membuat kita menjadi lebih malas terutama dalam melakukan aktivitas fisik. Hal ini tentunya akan membuat kita lebih mungkin mengalami obesitas. Padahal setiap harinya setidaknya kita harus mendapatkan waktu 1 jam untuk berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang dapat membakar lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh kita. Jadi singkatnya waktu menonton televisi yang terlalu banyak dapat membuat kita kurang dalam berolahraga dan melakukan aktivitas fisik.

4. Dapat mengganggu penglihatan

Mata yang terlalu fokus pada satu titik yaitu televisi ternyata dapat menurunkan penglihatan kita. Hal ini disebabkan cahaya dari televisi tersebut dapat mempengaruhi kinerja mata terutama dalam jangka panjang. Belum lagi efek visual yang diberikan televisi kadang berganti dan berubah-ubah dengan cepat yang tentunya ini sangat tidak baik untuk kesehatan mata kita. Bagi Anda yang gemar menonton televisi bisa meminimalisir dengan cara mengurangi jarak antara mata dan layar televisi agar tidak terkena dampak negatif televisi tersebut.

5. Mengganggu pendengaran

Selain berefek buruk bagi kesehatan mata salah satu dampak negatif televisi adalah mengganggu kesehatan telinga Anda. Hal ini diperparah jika anda sering menonton televisi dengan volume yang keras. Efek volume yang diberikan televisi berubah-ubah dengan cepat sehingga membuat kita kaget, yang pada akhirnya akan menurunkan pendengaran dalam jangka panjang.

6. Meniru hal-hal yang tidak pantas

Meskipun di Indonesia sendiri ada lembaga sensor yang berguna menyaring setiap konten yang ada di televisi, akan tetapi kenyataannya lembaga sensor tersebut tidak sepenuhnya bisa melindungi anak kita dari efek negatif televisi. Misalnya saja tayangan seperti sinetron yang menyajikan adegan pacaran dapat mempengaruhi perilaku anak-anak karena meniru adegan tersebut dalam dunia nyata. Belum lagi adegan kekerasan yang ditayangkan di televisi juga rentan ditirukan oleh anak-anak.

7. Membuat anak menjadi kurang aktif

Berada di depan televisi dalam waktu yang lama selain membuat anak menjadi lebih malas juga berdampak pada kurangnya keaktifan mereka sehingga akan membuat mereka cenderung kurang kreatif. Padahal waktu menonton televisi tersebut bisa digunakan untuk bermain dengan teman-temannya, yang selain dapat menambah wawasan jaga membuat mereka lebih mudah bersosialisasi dengan teman sebaya.

8. Membuat angan-angan menjadi terlalu tinggi

Memiliki cita-cita yang tinggi merupakan hal yang bagus dan sah sah saja. Akan tetapi hal ini harus terarah dan bukan sekedar angan-angan saja. Mungkin semua kita tahu bahwa kebanyakan sinetron yang ditampilkan di televisi menampakkan kehidupan mewah yang penuh dengan kesenangan. Sayangnya hal ini tidak diimbangi dengan proses mendapatkan kesenangan dan kemewahan tersebut. Jadi alih-alih membuat orang yang melihatnya menjadi semangat untuk sukses akan tetapi malah membuat mereka menjadi menempuh jalan instan untuk mendapatkan kemewahan tersebut.