12 Dampak negatif internet bagi penggunanya

Dampak negatif
dampak negatif internet
image from medium.com

Dampak negatif internet bagi penggunanya yang cukup mengerikan. Pada era perkembangan teknologi seperti sekarang ini, manusia sangat mudah sekali untuk mengakses segala sesuatu melalui jaringan internet dimana dan kapanpun ia berada. Internet merupakan sutau jaringan global yang dapat diakses melalui gadget ataupun komputer. Melalui internet manusia dapat saling berinterksi mesikupn berbeda kota atau bahkan berbeda negara. Melalui internet pula, manusia dapat mengetahui keadaan di bumi belahan lain secara tepat dan akurat. Internet merupakan suatu temuan yang sangat mengubah gaya hidup manusia modern.

Internet pada awal mulanya digunakan untuk kegiatan militer. Proyek ini pertama kali digunakan di departemen pertahanan amerika serikat pada tahun 1969. Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan internet kini semakin meluas. Kini manusia menerapkan teknologi jaringan internet ini hampir di semua aspek kehidupan.

Penggunaan internet secara tepat akan memberikan dampak positif bagi penggunanya. Melalui internet, seseorang akan sangat mudah untuk mendapatkan apa yang mereka sedang butuhkan. Olx, lazada, bukalapak adalah beberapa situs jual beli yang bahkan siap mengirimkan barang sampai ke rumah pembeli. WhatsApp, facebook, bbm, instagram merupakan beberapa media sosial yang memungkinkan penggunanya untuk saling berinteraksi dengan pengguna lain meskipun berbeda tempat. Jika kita tersesat, maka teknologi GPS akan mengarahkan kita pada jalan yang kita tuju. Terdapat juga beberapa situs hiburan dan berita yang dapat dinikmati melalui jaringan internet ini diantaranya game online, youtube, okezone.com, dan sebagianya. Bisa dikatakan, tidak ada yang tidak mungkin selama ada internet.

Selain memberikan dampak positif, penggunaan internet juga akan memberikan beberapa dampak negatif bagi penggunannya. Dampak negatif internet ini muncul karena penyalahgunaan fungsi internet dari yang semestinya. Banyaknya situs-situs yang tidak bertanggung jawab yang disertai dengan longgarnya pengawasan baik dari pemerintah, lingkungan ataupun keluarga, semakin mempermudah pengguna intenet untuk melakukan sebuah tindakan kejahatan. Berikut beberapa dampak negatif dari penggunaan jaringan internet:

1. Pornografi

Akses yang tidak terbatas pada jaringan internet memungkinkan penggunanya untuk mengakses situs dewasa. Pornografi di internet dapat berupa gambar, video, dan tulisan. Penyebaran situs-situs seperti ini di dunia internet sudah sangat memprihatinkan. Selain dalam bentuk situs, pornografi juga sering ditemukan di beberapa iklan dan game online.

2. Penipuan

Interaksi yang tidak terbatas antara pengguna internet memungkinkan akan terjadinya penipuan terhadap salah satu pihak. Penipuan melalui jaringan internet biasanya terjadi antara dua orang yang melakukan transaksi jual beli. Selain itu, jenis penipuan lain yang marak adalah penipuan identitas, baik itu berupa foto, alamat, ataupun pekerjaan. Tentunya tidak jarang kita temui seseorang yang mengisi biodata yang mereka miliki di akun sosial media dengan biodata yang palsu.

3. Menjadikan penggunanya egois dan individualistis

Dampak negatif internet yang selanjutnya adalah memunculkan sifat egois. Sifat egois dan individualistis muncul karena seringnya manusia meluangkan lebih banyak waktunya untuk berselancar di dunia internet dan melupakan atau bahkan meninggalkan sosilisasi di dunia nyata. Chatting dan browsing yang terus-menerus akan memunculkan dogma pada penggunanya bahwa dunia mereka memang hanya ada di internet, melaui internet mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jika mereka mendapatkan masalah, mereka akan mencoba mencari solusinya melalui “mesin pencari” atau curhat dengan lawan chat mereka di media sosial dan melupakan orang-orang yang ada disekelilingnya.

4. Perjudian

Sebagaimana yang kita tahu, bahwa perjudian hanyalah menekankan pada keberuntungan (oppurtinity) seseorang. Perjudian dalam dunia internet lebih dikenal dengan istilah net gaming. Net gaming dalam dunia internet dapat berupa jual beli saham, game online atau hal-hal lain yang hanya mengandalkan keberuntungan semata.

5. Pencurian data diri

Akses tanpa batas yang terdapat dalam jaringan internet memungkinkan penggunanya untuk dapat melakukan apa saja, termasuk salah satunya adalah pencurian data diri. Data diri kita yang ada di jaringan internet sangat mungkin untuk dicuri ataupun dirubah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan data tersebut, mereka dengan mudah dapat memerintahkan sesuatu yang mengatasnamakan kita, seperti pemindahan saldo rekening, penambahan rekening, pengalihan wewenang dan masih banyak lagi lainnya.

6. Penyebaran informasi atau berita palsu

Dengan hanya melihat gadget yang terkoneksi dengan jaringan internet, kini seseorang sangat mudah menyiarkan dan mendapatkan berita dari seluruh pelosok bumi. Namun, kemudahan yang diberikan oleh jaringan internet tersebut sering dimanfaatkan oleh orang yang untuk menyiarkan ataupun memberikan berita yang palsu (hoax). Kementrian Teknologi dan Informatika mencatat bahwa terdapat sekitar 800 situs di internet yang terindikasi sebagai penyebar berita palsu dan ujaran kebencian.

7. Kekejaman dan kesadisan

Kekejaman dan kesadisan merupakan sisi negatif lainnya yang terdapat dalam jarinagn internet. Persaingan yang semakin ketat membuat sebagian orang rela menjual adegan yang mengandung kekejaman dan kesadisan hanya demi pamor situs mereka. Bahkan pada beberapa game online yang sebagian besar penggunanya adalah kalangan remaja dan anak-anak, juga sering kali memperlihatkan adegan kekejaman dan kesadisan yang tidak sepatutnya.

8. Perdagangan pasar gelap

Perdagangan yang bebas dan tanpa batas membuat beberapa orang bisa menjual apa saja. Perdagangan pasar gelap (Cyber Black market) merupakan sebuah istiah yang digunakan para pengguna internet untuk merujuk pada transaksi jual beli barang-barang ilegal. Nark0ba, hewan langka, manusia, dan senjata api merupakan beberapa item yang diperjualbelikan dalam cyber black market ini.

9. Menyebabkan sakit mata

Mata yang digunakan terlalu lama untuk melihat gadget ataupun komputer akan cepat lelah dan jika tetap dipaksakan maka akan menimbulkan sakit mata dan menurunkan fungsi mata. Di negara China, seorang akuntan harus menderita buta sebelah karena terlalu lama bermain game online di ponsel. Remaja 21 tahun ini didiagnosis dokter mengalami oklusi arteri retina (retinal artery occlusion) setelah bermain game online selama kurang lebih 24 jam.

10. Kecanduan

Game online, media sosial, dan hiburan lainnya yang terdapat pada jaringan internet sering kali membuat penggunanya lupa diri. Mereka rela mengorbankan sebagian dari harta dan waktunya yang berharga demi memuaskan nafsunya untuk berselancar dan bermain di internet. Bahkan di negara Korea Selatan, seorang pria yang bernama Lee Seung Seop rela tinggal di warung internet (warnet) dan meningglakan pekerjaannya. Lee menghabiskan waktu kurang lebih 40 jam untuk bermain game online, hingga akhirnya ia mengalami gagal jantung karena kelelahan fisik dan kemudian meninggal dunia.

11. Ungkapan dan perbuatan tidak menyenangkan

Ungkapan dan perbuatan tidak menyenangkan sering kali kita temui pada kolom-kolom percakapan di mesia sosial, dimana para netizen secara terus-menerus meneror korban melalui cacian dan hinaan. Efek dari cyber bullying mungkin tidak seperti pertarungan fisik, tapi lebih menyakitkan, yaitu menyerang psikologis korban. Lebih parahnya ada orang-orang tertentu yang menyediakan layanan ini dengan tarif tertentu. Hinaan, sumpah serapah, cacian menjadi cara mereka untuk meruntuhkan rasa percaya diri seseorang. Alhasil korban akan menderita depresi, minder, stress dan hingga yang paling ekstrim adalah percobaan bunuh diri. Megan Meier, seorang remaja amerika ditemukan tewas gantung diri di lemari ibunya. Remaja 13 tahun ini mengakhiri hidupnya setelah mendapat hinaan dan cacian bertubi-tubi di jaringan internet.

12. Virus Internet

Dampak negatif internet yang terakhir adalah Virus Internet. Virus internet merupakan sejenis program parasit dalam komputer yang dapat berkembang dan menyebar ke komputer lain. Virus komputer ini biasanya menyerang perangkat lunak gadget dan komputer. Jenis virus internet antara lain adalah trojan, worm, memory resident virus, multipartite virus, FAT virus, directory virus, macro virus, boot sector virus, overwrite virus dan direct action virus. Salah satu kejadian terbesar yang disebabkan oleh virus komputer terjadi pada tahun 2004. Virus yang dikenal dengan nama MyDoom ini telah menginveksi 2 juta lebih komputer dengan kerugian ditaksir sekitar 38 miliar Dolar AS.

Selain hal-hal yang penulis sebutkan diatas, sebetulnya masih banyak lagi sisi negatif dari penggunaan internet seperti prostitusi online, insomnia, pencucian uang, dan lain-lain.