Ciri ciri TBC yang Wajib Anda Waspadai. Yuk, Simak Ulasannya!

ciri ciri tbc

ciri ciri tbc

Ciri ciri TBC – Tuberkulosis atau TBC yaitu salah satu penyakit yang berpotensi mematikan. Diperkirakan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) ada sekitar 1,7 juta orang yang meninggal akibat penyakit ini di tahun 2016.

Penyakit yang juga sering disingkat TB dengan angka kematian yang tinggi tersebut menjadikannya sebagai salah satu dari 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Oleh sebab itu, ciri-ciri TBC perlu Anda kenali agar bisa langsung terdeteksi dan tidak terlambat ditangani. Pasalnya, penyakit paru ini bisa disembuhkan.

Ciri-ciri TBC yang Perlu Anda Waspadai Bahayanya

TBC disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman ini bisa hidup di dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala. Anda dianggap mengidap TB laten atau kuman TB ini ‘tidur’ di paru-paru Anda jika tidak bergejala.

Tapi begitu daya tahan tubuh Anda menurun, TB laten bisa berkembang menjadi TB aktif yang memicu keluhan sekaligus bisa menular pada orang lain.

Ciri-ciri TBC aktif yang umumnya dialami oleh penderita bisa berupa:

  • Gangguan pada sistem pernafasan, seperti batuk berdahak dan batuk darah. Selama lebih dari tiga minggu, gejala batuk bisa berlangsung.
  • Berkeringat pada malam hari.
  • Rasa lelah tanpa sebab yang jelas.
  • Demam.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Berat badan yang turun tanpa sebab.
  • Pembesaran kelenjar getah bening di leher.

Meski paling sering menyerang paru-paru, penyakit TBC juga bisa memengaruhi organ lainnya, seperti ginjal, tulang belakang, dan otak. Tergantung pada organ yang terkena, ciri-ciri TBC akan bervariasi. Misalnya, TBC ginjal bisa mengakibatkan kencing berdarah.

Penularan Bakteri TBC Tidak Semudah Flu

Penting juga untuk memahami dan mewaspadai cara penularan TBC setelah mengetahui ciri-ciri TBC. Bakteri penyebabnya bisa menyebar via udara saat penderita bersin, batuk, berbicara, atau bernyanyi.

Walaupun begitu, nyatanya penularan TBC tidak semudah yang Anda kira. Resiko untuk tertular lebih berasal dari orang yang sering Anda temui. Seumpama, anggota keluarga yang tinggal serumah, sahabat sekantor, atau sahabat sekelas.

Sebenarnya berbeda dengan anggapan banyak orang, TBC tidak bisa menular melalui aktivitas di bawah ini:

  • Berbagi makanan atau minuman.
  • Saling meminjamkan sikat gigi.
  • Bersalaman.
  • Menyentuh barang-barang pribadi penderita, semisal sisir atau pakaian.
  • Berciuman.
  • Terpercik liur saat penderita TBC batuk.

Meski begitu, ada pula kategori orang yang lebih rentan tertular TBC. Siapa sajakah mereka?

  • Orang yang merokok.
  • Orang yang menyalahgunakan obat-obatan.
  • Memiliki sistem imun yang lemah, seperti pengidap kanker yang menjalani kemoterapi, pengidap HIV/AIDS, orang yang menjalani operasi transplantasi organ.
  • Orang mengkonsumsi alkohol untuk waktu lama.

Sejak Anda terpapar kuman Mycobacterium tuberculosis, ciri-ciri TBC biasanya baru akan muncul setelah 1-12 minggu. Jeda waktu ini disebut masa inkubasi.

ciri ciri tbc

Sumber: https://infobekasi.co.id

Jika Sudah Mengalami Ciri-cirinya, TBC Bisa Disembuhkan dengan Cara Apa Saja?

Jika Anda merasakan ciri-ciri TBC, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk membantu memastikan diagnosis.

TBC bisa terdeteksi melalui tes kulit, tes darah, tes dahak, dan rontgen dada. Jika hasil pemeriksaan belum jelas, Anda mungkin dianjurkan CT scan, bronkoskopi, atau biopsi paru.

Jika Anda didiagnosis mengidap tuberkulosis, dokter akan memberikan beberapa jenis obat antibiotik untuk menangani infeksi kuman. Berbagai jenis antibiotik yang paling umum diresepkan untuk mengatasi TB aktif mencakup:

  • Isoniazid
  • Ethambutol
  • Pyrazinamide
  • Rifampin

Anda seharusnya mengkonsumsi obat-obatan selama jangka waktu yang ditentukan dokter, biasanya antara 6, 9, sampai 12 bulan. Pengobatan tuberkulosis seharusnya dilakukan sampai tuntas. Jika tidak, infeksi kuman bisa kembali terjadi dan pengobatannya akan berbeda.

Antibiotik ini sama seperti obat lain, untuk menangani penyakit yang juga disebut flek paru ini bisa menimbulkan efek samping pada hati.

Sebaiknya segera hubungi dokter jika mengalami keluhan tidak nafsu makan, urine berwarna merah, demam lebih dari tiga hari, mual atau muntah tanpa sebab yang jelas, sakit perut, serta kulit yang menguning.

Sementara untuk TB laten, obat antibiotik yang diresepkan biasanya sejenis dengan TB aktif. Tapi durasi konsumsinya bisa lebih singkat, yaitu antara 3-9 bulan. Untuk waktu konsumsi ini tergantung pada jenis dan kombinasi obat yang digunakan.

Jika tidak diobati dengan benar, TBC bisa menyebabkan kerusakan sendi, permasalahan hati atau ginjal, sampai gangguan jantung.

ciri ciri tbc

Sumber: https://lifestyle.okezone.com

Mencegah TBC Tidaklah Susah, Lalu Bagaimana Caranya?

Di Indonesia, pencegahan TBC yang utama yaitu dengan mendapatkan vaksinasi BCG (Bacillus Calmette–Guérin) yang merupakan salah satu imunisasi wajib. Pada anak berusia 0-2 bulan, pemberian vaksin ini sangat dianjurkan.

Penderita TB aktif juga bisa melakukan langkah-langkah pencegahan supaya tidak menularkannya pada orang lain. Berikut tipsnya:

  1. Minumlah obat TBC sesuai dengan petunjuk dokter. Serta berhenti mengonsumsinya saat sudah dinyatakan sembuh oleh dokter.
  2. Selama beberapa minggu pertama pengobatan jangan keluar rumah.
  3. Isolasikan diri, semisal tidak tidur sekamar dengan anggota keluarga lain.
  4. Tutup mulut dengan tisu jika tertawa, bersin, atau batuk. Ketika buang tisu, masukkan dalam kantong plastik dan ikat, lalu buang ke tempat sampah.
  5. Gunakan masker jika Anda berada di dekat orang lain, terlebih selama tiga minggu pertama pengobatan.
  6. Pastikan ada pertukaran udara dalam ruangan. Pasalnya, di ruangan tertutup tanpa ventilasi udara yang baik, kuman TBC lebih mudah menyebar.

Pemeriksaan medis dan deteksi bisa dilakukan secepatnya dengan terlebih dahulu mengenali ciri-ciri TBC. Dengan ini, pengobatan pun bisa sedini mungkin sebelum penularan terjadi.

Anda juga dipastikan menjalani pengobatan sesuai dengan anjuran dokter. Tanpa pengobatan yang benar, infeksi kuman penyebab TBC bisa muncul kembali, dan bahkan lebih susah untuk diobati.

Baca Juga: Ciri ciri Penyakit Ginjal yang Wajib Anda Kenali. Yuk, Simak Ulasannya!