Ciri ciri Penyakit Ginjal yang Wajib Anda Kenali. Yuk, Simak Ulasannya!

ciri ciri sakit ginjal

ciri ciri sakit ginjal

Ciri ciri Penyakit Ginjal – Penyakit ginjal merupakan istilah yang menandakan setiap gangguan yang terjadi pada ginjal. Penyakit ginjal akan mengganggu fungsi organ dalam membersihkan dan menyaring limbah atau racun dari darah.

Sepasang organ yang berada di area punggung bagian bawah berbentuk seperti kacang disebut ginjal. Pada saat ginjal mengalami gangguan dengan berbagai komplikasi.

Komplikasi tersebut mulai dari anemia, penumpukan limbah dan racun serta gangguan elektrolit, dapat terjadi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencegahan penyakit ginjal sejak dini dan menjaga kesehatan ginjal.

Berbagai Jenis Penyakit Ginjal yang Wajib Anda Ketahui

Sebelum mengenal berbagai faktor penyebab penyakit ginjal, ada beberapa jenis penyakit ginjal yang umum terjadi, yakni:

1. Penyakit Ginjal Kronis atau Gagal Ginjal Kronis

Penurunan fungsi ginjal secara bertahap selama lebih dari 3 bulan adalah akibat dari kerusakan ginjal pada kondisi ini. Gagal ginjal kronis sering kali disebabkan oleh diabetes tipe 1 dan 2, hipertensi, penyakit autoimun, atau penyakit infeksi pada ginjal.

2. Gagal Ginjal Akut

Terjadi penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba pada penyakit ginjal ini. Penyebab gagal ginjal akut sering kali akibat cidera pada ginjal, kekurangan cairan dan darah, atau sumbatan yang menyebabkan kembalinya cairan ke ginjal.

3. Batu Ginjal

Penyebab penyakit batu ginjal ini yaitu adanya batu di ginjal akibat penumpukan zat dan mineral. Keadaan ini sering kali dipicu oleh penyakit asam urat atau infeksi saluran kemih.

4. Penyakit Ginjal Polikistik

Akibat dari penyakit ginjal ini yaitu terbentuknya kista-kista (kantong-kantong berisi cairan) di ginjal, dan penyebabnya yakni kelainan genetik.

5. Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ginjal ini juga dapat terjadi pengaruh penyebaran infeksi pada saluran kemih ke ginjal.

Sebenarnya Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Ada beberapa faktor yang secara umum dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal, yakni:

  1. Menderita diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau penyakit hati
  2. Memiliki keluarga yang juga menderita penyakit ginjal
  3. Mengalami infeksi ginjal yang berulang atau infeksi saluran kemih
  4. Menderita obesitas
  5. Mempunyai pola makan yang tinggi kandungan garam atau gula
  6. Mempunyai kebiasaan jarang minum air putih, sehingga meningkatkan risiko kekurangan cairan
  7. Berusia lanjut
  8. Menderita penyakit autoimun atau mempunyai sistem imun yang lemah
  9. Memiliki kelainan bentuk ginjal

Apa Saja Ciri-ciri Penyakit Ginjal dan Gejala yang Dialami Penderita Penyakit Ginjal?

Sepasang organ tepat di bawah tulang rusuk disebut ginjal, bentuknya menyerupai kacang merah yang terletak di area punggung bawah. Ginjal merupakan organ yang sangat penting dan memiliki berbagai fungsi.

Beberapa fungsi ginjal yakni untuk menyaring limbah dan racun dari darah, menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam basa di dalam tubuh, menstimulus pembentukan sel darah merah, mengendalikan tekanan darah, serta membantu pengaktifan vitamin D.

Penyakit ginjal akan mengganggu fungsi-fungsi tersebut. Secara umum, ada beberapa gejala yang dapat mengindikasikan gangguan pada ginjal, yakni:

  1. Penurunan volume air seni
  2. Perubahan warna pada air seni, termasuk air seni keruh atau bercampur darah
  3. Pembengkakan pada tungkai
  4. Timbul nyeri pada punggung bagian bawah, nyerinya dapat menjalar ke perut bawah atau selangkangan
  5. Muncul nyeri ketika membuang air kecil
  6. Timbul kram kram otot dan kedutan
  7. Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan
  8. Tidak merasa kelelahan dan sesak nafas
  9. Kulit terasa gatal yang tidak diketahui penyebab pastinya
  10. Peningkatan tekanan darah
  11. Anemia

Secara tiba-tiba atau secara bertahap, gejala-gejala di atas dapat muncul sesuai dengan jenis penyakit ginjal yang diderita.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Anda mengalami keluhan dan gejala yang disebutkan di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan sejak dini dibutuhkan untuk mengenal penyebab keluhan yang dirasakan. Penanganan sejak dini juga dapat mencegah komplikasi akibat penyakit ginjal.

Jika Anda memiliki kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan ginjal, lakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter untuk mengendalikan keadaan Anda dan mencegah terjadinya penyakit ginjal.

Diagnosis Penyakit Ginjal

Pasien akan ditanyai oleh Dokter tentang gejala yang dialami pasien serta riwayat kesehatan pasien dan keluarganya.

Setelah itu, pemeriksaan fisik akan dilakukan oleh dokter. Meliputi dengan menekan area pinggang pasien untuk mendeteksi rasa nyeri, melihat tanda-tanda pembengkakan di tungkai, atau mengindentifikasi tanda infeksi, seperti demam.

Berikutnya, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan pendukung yang mencakup:

  1. Tes darah, untuk mengetahui fungsi ginjal melalui pemeriksaan kadar ureum kreatinin, memperhatikan kadar elektrolit, dan jumlah sel-sel darah.
  2. USG ginjal, untuk memperhatikan struktur dan kondisi ginjal, serta mendeteksi adanya pembengkakan, kista, atau tumor.
  3. Tes air seni, untuk mengetahui ada tidaknya albumin atau protein, bakteri, dan darah di dalam air seni.
  4. Biopsi ginjal, untuk mengenali ada tidaknya perubahan sel atau kerusakan dan jaringan ginjal.

ciri ciri sakit ginjal

Sumber: https://health.kompas.com

Pengobatan Penyakit Ginjal

Tujuan pengobatan penyakit ginjal yaitu untuk meringankan gejala, memecahkan penyebab, memperlambat perkembangan penyakit, dan mencegah komplikasi.

Penyakit ginjal akan diobati sesuai dengan penyebab dan situasi keparahan penyakitnya. Secara umum, ada beberapa pilihan pengobatan yang dapat dijalankan, yakni:

1. Pemberian Obat-obatan

Dokter akan memberikan obat-obatan sesuai dengan penyebab dari penyakit ginjal. Beberapa pilihan obat yang mungkin akan diberikan oleh dokter yakni:

  • Obat pengontrol darah tinggi, seperti angiostensin II receptor blockers (ARB) dan ACE inhibitor, untuk menurunkan tekanan darah, menjaga fungsi ginjal, dan memperlambat kerusakan ginjal.
  • Obat untuk mengendalikan kadar kalium di dalam darah, guna mencegah komplikasi seperti jantung berdebar dan otot lemas.
  • Antibiotik, untuk mengatasi infeksi bakteri pada ginjal. Pemberian obat dapat secara oral atau suntikan tergantung tingkat keparahan infeksi.
  • Obat diuretik, untuk menyeimbangkan cairan tubuh. Pemberian obat ini untuk mengurangi pembengkakan di tungkai.
  • Obat pereda nyeri, seperti ibuprofen dan paracetamol, untuk meringankan nyeri hebat yang terjadi pada area punggung dan perut.
  • Obat sebagai pelemas otot saluran kemih, seperti alpha blocker. Pemberian obat ini pada penyakit ginjal yang disebabkan oleh batu ginjal. Tujuannya yakni agar batu dapat lebih mudah dikeluarkan.

2. Perubahan Gaya Hidup

Selain mengonsumsi obat-obatan, perubahan gaya hidup juga disarankan untuk pasien guna meringankan kerja ginjal. Perubahan gaya hidup yang perlu dijalankan, yakni:

  • Mengurangi asupan garam, gula, dan makanan tinggi kolesterol
  • Melakukan kontrol diabetes, hipertensi, penyakit autoimun, secara teratur
  • Mengonsumsi air putih minimal 2–3 liter per hari
  • Membatasi konsumsi alkohol dan berhenti merokok
  • Memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian utuh
  • Rutin berolahraga agar berat badan tetap stabil

ciri ciri sakit ginjal

Sumber: https://kumparan.com

3. Penghancuran Batu Ginjal

Jika batu ginjal dengan ukuran yang cukup besar dimiliki oleh pasien, batu tersebut akan dihancurkan dengan teknik ureteroscopic lithotripsy atau dengan teknik extracorporeal shock wave lithotripsy.

Cuci Darah

Jika ginjal pasien sudah tidak dapat lagi berfungsi dengan baik, dokter akan memberi masukan dialisis (cuci darah). Dialisis yakni prosedur medis untuk menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring darah dan membuang limbah serta racun dari dalam tubuh. Cuci darah dapat berlangsung selama 3–5 jam dan dapat dilakukan sekitar 3 kali per minggu.

Operasi

Operasi biasanya dipilih jika cara penanganan lain tidak tepat sasaran. Berikut merupakan sejumlah operasi yang dapat dijalankan dalam menangani penyakit ginjal:

  • Jika penderita penyakit ginjal polikistik memiliki kista berukuran besar dan menyebabkan nyeri hebat, maka harus dilakukan operasi pengangkatan kista dari ginjal.
  • Operasi pengangkatan batu ginjal, jika penderita memiliki batu ginjal dengan ukuran yang cukup besar.
  • Transplantasi ginjal, yakni operasi penggantian ginjal pasien dengan ginjal sehat dan sesuai dari donor.

Komplikasi Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi, seperti:

  1. Hipertensi
  2. Edema paru
  3. Hiperkalemia
  4. Penyakit jantung
  5. Kerusakan saraf
  6. Sepsis
  7. Kerusakan ginjal permanen

Pencegahan Penyakit Ginjal

Cara terbaik untuk mencegah penyakit ginjal yakni dengan menjaga kesehatan ginjal. Ada beberapa hal yang dapat dijalankan sebelum kita mengalami ciri-ciri penyakit ginjal, yakni:

  1. Memperbanyak konsumsi air putih, yakni sekitar 2 liter per hari
  2. Melakukan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang
    Mengkonsumsi kontrol kesehatan berskala, terutama jika memiliki penyakit diabetes, hipertensi, atau penyakit autoimun
  3. Menghentikan merokok
  4. Batasi konsumsi alkohol
  5. Menjaga berat badan ideal, salah satunya dengan rutin berolahraga

Baca Juga: Ciri ciri Diabetes yang Wajib Anda Waspadai. Yuk, Simak Ulasannya!