Cara Menggunakan Cat Minyak

Cara Menggunakan Cat Minyak

Cara Menggunakan Cat Minyak

Cara Menggunakan Cat Minyak – Mungkin melukis dengan cat air adalah hal yang sudah umum dan sering kali anda lakukan. Karenaselain lebih mudah, melukis dengan cat air memerlukan tarif yang lebih murah.

Melainkan pernahkah anda berpikir untuk melukis dengan cat minyak? Tentunya anda perlu teknik dan wawasan yang baru seputar lukisan cat minyak. Berikut ini aku akan membeberkan cara melukis dengan cat minyak.

BACA JUGA : Warna Cat Kamar Tidur Minimalis

3 Cara Menggunakan Cat Minyak, Berikut Langlah-Langkahnya!

1. Memilih Cat Warna yang Bagus

Cara Menggunakan Cat Minyak

A.Sebelum melukis, pilihlah cat minyak dengan kualitas yang bagus. Cat minyak yang memiliki kualitas yang bagus memiliki daya campur yang bagusjuga. Hindari membeli cat dengan kualitas yang rendah dan harga yang murah karena itu semua akan mempengaruhi hasilnya dan memakan waktu lebih lama.

• Warna-warna dasar yang wajib ada dan dibeli yaitu kuning kadmium, kuning oker, merah kadmium, merah alizarin, biru laut, putih titanium, dan hitam mars. Dengan warna-warna dasar tersebut anda akan memperoleh warna baru dengan sistem mencampurkannya.

• Belilah cadangan cat warna putih, karena warna cat putih cepat habis.

• Pastikan anda membeli cat yang memiliki kualitas paling bagus. Jangan membeli cat sepaket dengan kuas, karena bisa jadi kuasnya memiliki kualitas rendah.

BACA JUGA : Kombinasi 2 Warna Cat Kamar Tidur Yang Cantik&Menarik!

B. Perlengkapan Melukis

• Untuk kuas, anda perlu memilih beberapa kuas dengan mutu tinggi. Jangan terlalu banyak membeli kuas. Mulailah, dengan menguas berukuran bulat, datar, dan kuas bulu.

• Ada perbedaan antara kuas natural dan sintetis. Kuas natural lebih kasar, meski kuas sintesis lebih lembut dan bagus. Tentukan opsi kuas anda dan terapkan dalam melukis.

• Silahkan gunakan pisau palet untuk melakukan proses pencampuran warna dan juga palet untuk wadah warna, papan kanvas atau kain kanvas, dan juga tisu atau kain bekas untuk membersihkan kuas setelah diaplikasikan.

• Karena cat minyak sangat kental ketika baru dibuka, pakai spiritus putih atau terpentin untuk membantu mencairkannya. Anda bisa memakai minyak biji rami dan minyak poppy untuk lapisan selanjutnya. Prinsip “tebal di atas tipis” memang sangat diperlukan agar lapisanya tidak terlepas.

• Peralatan komplementer lainnya yaitu papan kuda-kuda atau penyangga atau meja gambar, celemek, kain bekas,dan kotak untuk menyimpan perlengkapan melukis.

BACA JUGA : Warna Cat Kamar Tidur Sempit Untuk Kesan Lebih Luas, Check It!

C. Anda memerlukan area yang luas untuk melukis, karena banyak perlengkapan yang diperlukan.

  1. Letakkan papan penyangga di daerah yang jarang dilewati orang dan di dalam ruangan yang cukup terkena cahaya matahari.
  2. Letakkan kain bekas di lantai, untuk mencegah lantai ternodai oleh cat lukis anda.
  3.  Pastikan ruangan yang anda pakai memiliki ventilasi yang bagus karena cat minyak berbau tajam.
  4. Aturlah posisi senyaman mungkin agar tak mengganggu pengerjaan melukis anda.
  5. Gunakan baju lama untuk melindungi agar tak terkena noda cat minyak, karena cat minyak sulit untuk dibersihkan.
  6. Rapikan rambut anda yang panjang agar tidak terkena cat. Dan, juga lepas seluruh aksesoris seperti gelang, cincin, atau bahkan jam tangan agar tak terkena noda.
2. Sebelum Melukis

Cara Menggunakan Cat Minyak

a. Buatlah sketsa dengan menggunakan pensil langsung di atas kain kanvas atau di atas kertas lalu kemudian dipindah menggunakan kertas karbon. Pikirkan seputar komposisi dan ruang negatif.

  • Komposisi, yaitu bagaimana cara anda membentuk obyek pada kanvas.
  • Walaupun ruang negatif merupakan ruang yang berada di sekitar obyek. Keberadaan ruang negatif bisa memperkuat nuansa absensi obyek anda, hanya saja tergantung bagaimana memanfaatkannya.
  • Agar komposisi lukisan anda kelihatan kongkrit dan lebih dalam, gunakan lapisan tumpang tindih.

BACA JUGA : 10 Cara mengusir tomcat secara alami dan cepat dengan mudah

b. Lukisan yang kongkrit yaitu lukisan yang memiliki bagian gelap dan terang yang terlihat terang. Untuk menjadikan bagian gelap terang, amatilah darimana asal cahaya, dan dimana bayang-bayang obyek jatuh.

c. Pertimbangkan warna yang akan anda pakai dan campurkan. Pertimbangkan juga elemen yang memengaruhi warna obyek, misalnya pencahayaan.

• Pencahayaan juga sangat memengaruhi warna yang akan terpancar dari lukisan, misalnya awan yang mendung akan memberi kesan keabu-abuan, meski lukisan yang diciptakan pada hari yang terang akan turut terang pula kesudahannya.

3. Pada Saat Melukis

a. Campurkan warna yang ingin digunakan. Siapkan cadangan campuran warna yang cukup diaplikasikan selama melukis.

  • Anda bisa bereksperimen dengan mencampurkan warna primer untuk menjadikan warna sekunder bahkan juga warna tersier.
  • Campuran warna putih membantu menjadikan warna yang lebih terang dan warna pastel.
  • Untuk membuat bayang-bayang, campurkan warna hitam.

b. Pilih dan gunakan teknik lukis yang anda sukai. Khususnya saat kamu sedang melukis dengan cat minyak, pakai prinsip kental di atas cair dengan menggunakan cat air pada lapisan permulaan dan cat minyak di lapisan selanjutnya.

  • Untuk memantapkan, anda bisa mencoba membuat obyek dasar seperti persegi, lingkaran, atau segitiga. Kembangkan dari obyek dasar menjadi kesan lebih kongkrit.
  • Cat minyak memerlukan waktu berhari-hari untuk kering total.

Teknik-Teknik Melukis

c. Pelajari dan gunakan beberapa teknik melukis untuk menyempurnakan lukisan anda.Berbagai teknik melukis dengan cat minyak yang dianjurkan yaitu:

• Pencampuran warna.

• Membuat lapisan jernih seperti, minyak biji rami, terpentin, dan pernis.

• Pointilis atau spot-spot dengan kuas bulu alami yang kering.

• Menggunakan pisau palet untuk membuat permukaan dan pergerakan pada kanvas.
Setelah selesai melukis, pastikan untuk senantiasa membersihkan dan membenahi alat lukis anda. Simpan dengan baik agar di kemudian hari bisa diaplikasikan kembali.

Semoga informasi di atas memeprmudah anda untuk melukis ya, selamat mencoba!