Cara perbanyakan aglaonema

Cara Memperbanyak Tanaman Aglaonema

Posted on

Cara Memperbanyak Tanaman Aglaonema – Akhir-akhir ini, pamor tanaman hias sedang naik. Salah satu tumbuhan yang banyak dicari, yaitu aglaonema. Banyaknya permintaan membuat banyak pembudidaya bunga hias mencari cara memperbanyak aglaonema agar cepat beranak.

Cara perbanyakan tanaman aglaonema

Sebelunmya terimakasih telah berkunjung pada postingan kali ini yaitu yang berjudul Cara Memperbanyak Tanaman Aglaonema dari caraprofesor.com. kami telah merangkum artikel ini dari berbagai sumber yang bisa anda terapkan dalam memperbanyak anakan aglaonema. oke langsung saja ke inti dari pembahasan kali ini yaitu sebagai berikut :

Cara Memperbanyak Aglaonema Dan Cepat Beranak

Ada banyak faktor yang bikin aglaonema mempunyai banyak peminat, di antaranya:

  • Cara merawat aglaonema gampang.
  • Tanamannya gampang didapat, hampir semua penjual atau pembudidaya tanaman hias pasti punya.
  • Aglaonema merupakan tanaman hias simbol keberuntungan. Oleh karena itu, nama lainnya adalah Sri Rezeki.
  • Banyak manfaat aglaonema: supplier oksigen sampai menekan stress.

Aglaonema terdiri dari 30 jenis lebih dengan beragam motif, pola, warna, dan ukuran. Namun, perlu juga kamu tahu bahwa si cantik ini mempunyai sedikit racun. Meski beracun, racunnya tidak membahayakan manusia, tetapi jangan berikan pada hewan sebab bahaya. Lalu, bagaimana cara agar aglaonema cepat beranak? Berikut tipsnya:

Cara perbanyakan aglaonema

1. Media Tanam

Agar aglaonema subur dan cepat beranak-pinak tentu harus memperhatikan instrumen tanamnya. Karena instrumen tanam akan menentukan bibit atau bakal aglaonema. Instrumen tanam juga menjadi penunjang tumbuh kembang aglaonema.

Baca juga  Pengertian tanaman hias, manfaat, serta contohnya

Tanah gembur yang subur adalah media tanam paling pas. Hal ini karena gemburnya tanah tidak akan menyulitkan akar untuk penetrasi.

Kemudian, ada tiga racikan komposisi tanam yang dapat kamu coba:

  • Racikan pertama, yaitu perbandingan 1:1 tanah dan cocopeat; ½ banding ½ arang sekam dan kompos.
  • Kedua, perbandingan satu semua antara pupuk kompos atau kandang, tanah, dan sekam padi.
  • Terakhir, perbandingan dua banding satu-satu antara tanah, sekam padi, dan pupuk organik.

2. Jangan Penuhi Pot dengan Media Tanam

Kemudian, isi pot dengan media tanam ½ atau ⅓ pot saja. Hal ini agar berbagai jenis aglaonema dapat tumbuh dengan baik. Apabila Anda menanam terlalu dalam sampai dasar pot. Ini akan menyusahkan bibit baru tumbuh ke atas dan membuatnya lama muncul meski sudah bertunas.

Selain itu, penuhnya media tanam juga bisa membuat pendistribusian udara tidak lancar karena padatnya media tanam. Akhirnya, tunas kesusahan mendapat oksigen untuk percepatan tumbuh dan kembangnya. Malah bisa jadi tunas mati dan membusuk menjadi pupuk untuk induknya.

3. Siram Rutin

Air memiliki fungsi guna meluluhkan elemen hara tanah, lalu mendistribusikannya ke seluruh sel tumbuhan. Jadi, air diperlukan aglaonema agar tumbuh dan melahirkan tumbuhan baru. Namun, jangan sampai air menggenangi pot dan pastikan jika drainase cukup baik.

Aturan penyiramannya cukup sampai tanah lembab dan basah. Contoh seminggu dua kali atau empat hari sekali. Cara penyiraman ini bisa memicu anakan cepat tumbuh.

Apabila kamu terlalu sering menyiram bisa berdampak buruk untuk aglaonema, seperti akar cepat busuk, instrumen tanam menjadi makin padat, juga menyebabkan menghilangnya unsur hara terbawa air.

4. Gemburkan Media Tumbuh

Kemudian setiap 2 minggu sekali atau sebulan sekali gemburkan media tumbuhnya. Hal ini lantaran tanah yang gembur mempunyai aerasi atau distribusi oksigen yang lancar. Alhasil, akar gampang menyebar mencari nutrisi dan tunas lebih gampang merambat naik ke permukaan.

Baca juga  8 Manfaat koshiabura untuk kesehatan yang mengagumkan

Ketika menggemburkan media tanamnya, pastikan untuk berhati-hati agar tidak memecah bakal anak atau akarnya.

5. Siram Air Beras

Kalau punya air sisa mencuci beras atau leri, jangan dibuang. Karena bisa untuk membantu nutrisi. Sebab dalam air leri terkandung vitamin B1 juga unsur hara yang krusial untuk pertumbuhan dan perkembangan aglaonema. Bahkan air beras mampu menekan stres tumbuhan yang disebabkan pergantian kondisi lingkungan.

6. Posisi Aglaonema

Posisikan aglaonema di tempat yang terlindung tetapi mendapat cahaya secara tidak langsung. Hal ini karena aglaonema menyukai tempat lembab sekaligus sinar matahari. Namun, jika terlalu panas bisa membuat daunnya cepat kering dan berwarna kecoklatan.

7. Pupuk yang Pas

Selanjutnya, pastikan pemupukan sudah benar agar aglaonema mendapat tambahan nutrisi. Alhasil tanaman tumbuh berkembang secara maksimal dan optimal. Aturan pemberian pupuk tambahan, yaitu berikan setiap tiga bulan sekali.

8. Mandikan Daun

Kemudian, rutin mandikan atau cuci daunnya. Hal ini dimaksudkan agar daunnya tampak cerah, cantik, bersih, dan mengkilap.

Untuk mencucinya, gunakan air susu dengan media cuci sabut kelapa. Kemudian gosokkan merata ke permukaan daun dengan perlahan, diamkan selama 15 menit sampai setengah jam. Setelahnya bilas dengan air bersih.

9. Penanganan Hama dan Penyakit

Terakhir adalah tata cara menangani hama dan penyakit pada aglaonema. Sebenarnya, tanaman ini mempunyai ketahanan cukup bagus akan hama dan penyakit selama perawatannya baik dan tepat.

Namun, bukan berarti tidak dapat terserang hama dan penyakit. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan cairan insektisida atau minyak hortikultura guna mengatasi hama dan penyakit aglaonema.

Agar Tanaman Aglaonema Cepat Beranak-pinak

Ada banyak cara mudah membuat aglaonema beranak, salah satunya dengan cara generatif memanfaatkan bibit aglaonema baru. Selanjutnya, beri perangsang ZPT atau zat pengatur tumbuh. ZPT tersedia banyak jenis, untuk aglaonema berbentuk sitokinin.

Baca juga  9 Efek samping kunyit putih dan orange untuk kesehatan

ZPT ini tidak sama dengan pupuk. Jika pupuk menyediakan unsur hara maka ZPT mengabsorbsi unsur hara tersebut hingga tunas cepat tumbuh.

Cara menggunakan ZPT, yaitu melarutkannya pada air, masukkan ke penyemprot, kemudian semprotkan ke tumbuhan dengan dosis pas. Untuk dosisnya bisa melihat pada kemasan.

Itulah cara alami agar aglaonema cepat beranak dengan perawatan yang baik dan benar juga penggunaan ZPT guna mempercepat tumbuhnya tunas aglaonema. Baik keduanya sama-sama bagus untuk mendapatkan tunas aglaonema baru yang banyak. Namun, pastikan langkahmu sudah benar, ya.

Demikian postingan Cara Memperbanyak Tanaman Aglaonema  dari caraprofesor.com semoga bermanfaat untuk kita semua. sekali lagi terimaksih atas kunjunganya.