Cara Membuat Pupuk Kandang Dari Kotoran Kambing

Posted on

Mengolah sampah merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan setiap individu untuk menyumbangkan perannya dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik. Nah, salah satu pengolahan sampah yang bisa dilakukan oleh siapa saja yaitu pengolahan menjadi pupuk organik padat. Jika ingin mencoba memulai mengolah sampah menjadi pupuk organik padat, maka Anda harus terlebih dahulu memahami apa itu pupuk organik padat dan bagaimana cara membuatnya.

Apa itu Pupuk Organik Padat?

Pupuk organik padat merupakan jenis pupuk yang berasal dari bahan-bahan organik, seperti daun, rumput, sisa makanan, dan lain sebagainya. Pupuk organik padat sendiri memiliki banyak manfaat, salah satunya yaitu mengandung nutrisi yang baik bagi tanaman karena mudah dicerna oleh tanaman sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan kualitas tanaman. Selain itu, pupuk organik padat juga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pupuk kimia yang sering digunakan oleh banyak petani karena tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Sampah Rumah Tangga dan Daun

Jika Anda ingin mencoba membuat pupuk organik padat sendiri, Anda bisa menggunakan bahan-bahan organik yang tersedia di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda. Salah satu bahan yang bisa digunakan yaitu sampah rumah tangga dan daun. Berikut adalah langkah-langkah membuat pupuk organik padat dari sampah rumah tangga dan daun:

Baca juga  Kandang Macan Merpati 4 Pintu

1. Persiapan Alat dan Bahan

Untuk membuat pupuk organik padat dari sampah rumah tangga dan daun, Anda membutuhkan beberapa alat dan bahan di antaranya:

Alat:

  • Timbangan
  • Ember Besar atau Bak Plastik
  • Corong Besar
  • Tukul / Alat Penghancur Sampah
  • Sendok
  • Plastik atau Kain Saring
  • Tempat Penyimpanan seperti Drum, Ember atau Bak Plastik.

Bahan:

  • Sampah Rumah Tangga (Yang bisa diolah seperti sisa makanan seperti sayur, buah atau sisa makanan lain, dedaunan yang kering seperti daun jati ataupun daun lainnya dari pepohonan yang ada di rumah atau di sekitar lingkungan rumah)
  • Kapur Pertanian atau Kapur Dolomit

2. Pemisahan Bahan Organik

Awali langkah dengan memilah jenis sampah organik Anda. Hal ini bertujuan agar sampah organik yang akan dijadikan bahan baku pupuk lebih terjaga kualitasnya. Kemudian, potong atau hancurkan sampah organik agar mempercepat proses penguraian.

3. Penambahan Kapur Pertanian atau Kapur Dolomit

Tambahkan kapur pertanian atau dolomit dengan perbandingan berat dengan sampah yang sudah dipotong sebanyak 1: 5 atau 1:10. Kapur dolomit disarankan untuk digunakan karena selain memiliki kandungan kalsium, juga mengandung magnesium yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.

4. Penempatan Bahan dalam Ember atau Bak Plastik

Setelah dicampur dengan kapur dolomit atau kapur pertanian, simpan campuran sampah tersebut kedalam wadah penampung seperti ember besar atau bak plastik dan isi sekitar 70% dari kapasitas wadah tersebut.

5. Pengadukan dan Penyaringan

Setelah beberapa minggu penyimpanan, aduk campuran sampah organik tersebut dengan cara membalik wadah setiap dua atau tiga hari sekali. Aduk sampai bahan organik merata dan tercampur dengan kapur dolomit atau kapur pertanian.

Setelah masa penguraian selesai yaitu sekitar 2 hingga 3 minggu, bahan yang sudah matang tersebut kemudian dipisahkan dari bahan yang belum terurai dengan cara disaring.

Baca juga  Kandang Burung Kakak Tua

6. Pengeringan dan Penyimpanan

Setelah sampah terurai dan disaring, selanjutnya adalah mengeringkan hasil saringan tersebut. Hasil saringan yang dipisahkan kemudian dijemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering, dan jangan terkena hujan.

Setelah benar-benar kering, hasil saringan tersebut kemudian disimpan di tempat yang kering dan tertutup rapat untuk mencegah kelembaban dan air masuk ke dalamnya. Pupuk organik padat yang sudah matang siap digunakan sebagai pemberi nutrisi bagi tanaman.

Kesimpulan

Nah, itulah cara membuat pupuk organik padat dari sampah rumah tangga dan daun. Dengan membuat pupuk organik padat sendiri, selain bisa mengurangi jumlah sampah yang menumpuk, juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan juga dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan tanaman. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi bagi Anda untuk mencoba membuat pupuk organik padat sendiri.

gambar pupuk organik

Baca postingan lainnya tentang Kandang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *