Cara Memasang Saklar Lampu Dan Stop Kontak 2 Kabel, Simak Yuk!

Sumber: https://www.static-src.com/

Cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel

Cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel- Dalam instalasi kelistrikan, pasti pingin kan unutk penempatan komponen-komponen listrik yang ada dirumah agar lebih ringkas. Untuk itu, salah satu metode yang dapat diterapkan adalah memasang saklar lampu dan stop kontak di satu daerah. Sehingga, perapihan ruang akan terliaht lebih rapih.

Memasang saklar lampu dan stop kontak di tempat yang sama, tentu saja memberikan banyak sekali manfaat dan juga praktis. Salah satunya adalah kita dapat menghidupkan dua buah perangkat listrik secara bersamaan hanya di satu lokasi. Sebagai contohnya, kita dapat menyalakan lampu dan juga menyalakan perangkat elektronik yang lain secara serentak pada satu tempat.

Saklar lampu dan stop kontak sesungguhnya adalah kombinasi dari dua komponen listrik yang menjadi satu unit. Ialah sebuah saklar dan stop kontak. Dimana fungsi saklar adalah penyambung dan pemutus arus listrik. Meskipun fungsi stop kontak adalah sebagai terminal arus listrik dan daerah lubang steker.

Dalam pemasangan saklar lampu dan stop kontak, dapat difungsikan menjadi dua pemakaian. Yang pertama adalah untuk memakai jalur arus listrik pada dua fungsi komponen yang berbeda. Seumpama, saklar diterapkan untuk menyalakan dan memadamkan lampu, dan stop kontak diterapkan sebagai terminal arus listrik stanby. Meskipun yang kedua, saklar difungsikan untuk mengaktifkan fungsi stop kontak.

Supaya menjadi fungsi yang berbeda, metode memasang jalur kabel saklar lampu dan stop kontak bahkan ada dua versi. Untuk lebih jelasnya lagi, silahkan simak uraian berikut ini yang akan membahas mengenai metode memasang saklar lampu dan stop kontak yang mempunyai dua fungsi.

Cara Memasang Saklar Lampu Dan Stop Kontak

A. Cara Memasang Saklar Lampu Dan Stop Kontak Yang Mempunyai 2 Fungsi

Untuk pemasangan saklar lampu dan stop kontak yang memiliki 2 fungsi yang berbeda, kamu dapat mengamati gambar pengawatan seperti dibawah ini beserta langkah-langkahnya.

cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://1.bp.blogspot.com/

1. Sebelum memasang saklar lampu dan stop kontak, pastikan MCB sudah berada di posisi off (meteran listrik dimatikan).

2. Kemudian pasang kabel phase pada salah satu kutub dari saklar dan kutub satunya lagi menuju kabel yang akan terhubung lampu.

3. Buat jumper pada kutub saklar yang disambung pada kabel phase dengan salah satu kutub stop kontak. Meskipun kutub stop kontak yang satunya lagi seketika disambungkan ke kabel netral dan dicabang ke jalur kabel lampu.

B. Cara Memasang Saklar Untuk Mengaktifkan Stop Kontak

Meskipun untuk memasang saklar lampu dan stop  kontak yang difungsikan sebagai pengontrol arus pada stop kontak, dapat mengamati gambar seperti di bawah ini beserta caranya.

cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://1.bp.blogspot.com/

1. Pastikan meteran listrik sudah dimatikan terlebih dulu untuk menghindari terjadinya efek kesetrum.

2. Kemudian pasang kabel phase yang ada pada salah satu kutub di saklar. Dan untuk kutub saklar satunya lagi dijumperkan ke salah satu kutub stop kontak.

3. Kemudian, pasang kabel netral ke kutub stop kontak yang tidak dijumper.

Bagaimana? gampang bukan? Begitulah metode memasang saklar lampu dan stop kontak menjadi dua fungsi yang berbeda. Bagi yang sedang memasang saklar lampu dan stop kontak, silahkan pilih dari kedua metode di atas pantas fungsinya. Semoga berkhasiat. Terima beri.

Cara Memasang Saklar dan Stop Kontak In Bow

Unit perangkat listrik ini, jikalau diperhatikan dari komponen sambungan antar kabelnya, memang sengaja diciptakan untuk tujuan penerapan perangkat elektronik tertentu. Terutama yang memakai steker yang memiliki bentuk pipih dan jenis kabel serabut berisi dua kawat. Lazimnya, teladan kabel ber-steker “pipih” seperti itu, telah dilengkapi dengan isolasi ganda yang (katanya) bisa berfungsi sebagai pengganti kawat Arde.

Di komponen belakang unit stop kontak + saklar, aku melihat tulisan 6A (±1000 Watt) dan 250V yang amat kecil. Mungkin menandakan batas maksimum penerapan energi yang bisa diakomodir unit stop kontak + saklar hal yang demikian.

Baca juga: Apa Saja Dampak Dari Adanya Bola Lampu Bagi Kehidupan Masyarakat ? Simak Yuk !

Di tulisan ini, aku sajikan beberapa foto yang menceritakan komponen-komponen jeroan beserta susunan kawat kabel yang patut terpasang di unit perangkat listrik stop kontak + saklar sesuai tujuan penerapan yang kita inginkan dari unit hal yang demikian.

Selain itu, aku sertakan juga ilustrasi skema sambungan antar kabel yang menjadi trek arus listrik dari masing-masing tujuan penerapan. Ilustrasi hal yang demikian ditujukan untuk kondisi unit stop kontak + saklar yang dipasang di dinding. Sehingga, modifikasi sambungan antar kabel, pengaplikasiannya terjadi di atas langit-langit rumah.

Jeroan stop kontak + saklar :

cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://i2.wp.com/
cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://i1.wp.com/

 

 

 

 

 

 

 

 

Stop Kontak Mengaktifkan Saklar

Susunan pemasangan kawat untuk kepentingan stop kontak menyalakan fungsi saklar :

cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://i2.wp.com/
cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://i0.wp.com/

 

 

 

 

 

 

 

Model susunan

Jadi, model susunan kawat yang terpasang di unit stop kontak + saklar pada foto di atas, akan membikin sisi stop kontak selalu dalam kondisi siaga. Sementara, pada sisi saklar dapat dipakai untuk kepentingan yang lainnya, seperti misalnya menyalakan dan mematikan lampu.

Ilustrasi sambungan antar kabel untuk model pemasangan seperti itu adalah :

cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://i0.wp.com/

Saklar Mengaktifkan Stop Kontak

Meskipun, susunan pemasangan kawat guna kepentingan saklar menyala-matikan stop kontak :

Berbeda dengan sebelumnya, teladan susunan kawat pada foto di atas membikin kondisi siaga sisi stop kontak bertumpu pada posisi saklar di sebelahnya. Kalau saklar diposisikan “off”, maka stop kontak menjadi tak berfungsi. Stop kontak baru bisa untuk dipakai / aktif hanya dengan sistem yang membuat saklar disebelahnya sudah dikondisikan pada posisi “on”.

Ilustrasi sambungan antar kabel untuk teladan pemasangan seperti itu adalah :

cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://i0.wp.com/

Penerapan stop kontak + Saklar:

Situasi unit stop kontak + saklar sesudah dipasangi kabel dan siap dilekatkan ke dinding :

cara memasang saklar lampu dan stop kontak 2 kabel
Sumber: https://3.bp.blogspot.com/

Jika unit stop kontak dan juga saklar in bow ini “tak” dipasang pada bagian dinding, seperti misal pada meja rias, maka sistem penyambungan kabelnyapun bahkan bisa disamakan dengan stop kontak dan saklar yang out bow. Unit yang terpasang dan tertanam pada salah satu sisi meja rias, dimana bagian saklar-nya difungsikan untuk menyalakan lampu dan stop kontak-nya difungsikan untuk menyalakan hair-dryer. Dengan demikian itu, sambungan kabel bisa disembunyikan di komponen dalam meja rias.

Sebenarnya, perangkat stop kontak + saklar ini amat menarik dan menggoda untuk aku merasa perlu memasangnya di rumah. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kebutuhan menggunakan stop kontak yang lebih fleksibel dalam mengakomodir bentuk fisik steker yang beragam, menghasilkan aku patut memastikan dan memastikan untuk memilih memasang stop kontak TUNGGAL atau GANDA dibanding unit stop kontak + saklar.

Jadi, ada pantasnya untuk memastikan secara matang sebelum memastikan untuk memasang perangkat listrik saklar + stop kontak in bow ini di rumah. Meskipun dikala ini telah ada teladan dengan bentuk lubang stop kontak yang bisa untuk menancapkan fisik steker berukuran besar; fleksibilitas dan energi penerapan perangkat listrik ini konsisten tak bisa disamakan dengan jikalau kita memasang saklar dan stop kontak yang digabung untuk tujuan yang sama