Cara Memakai Motor Kopling

Cara Memakai Motor Kopling – Sepeda motor yang menggunakan kopling atau dengan transmisi manual, mempunyai tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya, seperti semi otomatis atau motor matik.

Seorang pengendara motor jenis kopling harus paham mengenai fungsi dari tuas kopling dan cara mengoperasikannya dengan baik dan benar. Pasalnya, selama ini masih banyak pengendara motor dengan model sport ini yang melakukan beberapa kesalahan.

Khususnya dalam cara mengoperasikan kopling yang tidak sesuai ketika berkendara. Hal pertama yang perlu dipahami oleh seseorang ketika akan mengendarai motor kopling yaitu cara menggunakannya. Kopling sendiri berfungsi untuk menyambung dan memutus putaran mesin menuju transmisi, dan memudahkan ketika pindah gigi.

Sebenarnya, kesalahan dalam pengoperasian kopling tidak hanya dilakukan oleh pengendara pemula. Bahkan, mereka yang kesehariannya memakai motor manual tersebut juga tidak luput dari kesalahan juga.

Kesalahan tersebut seperti jari tangan yang selalu standby pada tuas kopling, atau menarik kopling saat berbelok. Padahal cara tersebut akan membuat sepeda motor menjadi los, sehingga keseimbangannya menjadi sulit.

Cara Memakai Motor Kopling yang Benar dan Aman

Bagi Anda pemula yang ingin mengendarai sepeda motor jenis kopling, ada baiknya Anda paham terlebih dahulu mengenai cara memakai motor kopling yang benar.

Lalu, bagaimana cara memakai motor kopling yang benar? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah caraprofesor.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Sumber: https://www.idntimes.com

1. Engine On dengan Posisi Gigi Netral

Sebelum mesin motor dinyalakan, sebaiknya pengendara memastikan terlebih dahulu bahwa transmisi di posisi on. Sebab, apabila kondisi gigi transmisi tidak netral, bukan tidak mungkin motor dapat meloncat saat mesin motor dinyalakan.

Baca Juga: Cara Menggunakan AVOmeter Analog

Sumber: https://www.gilamotor.com

2. Tarik Tuas Kopling

Langkah selanjutnya, yaitu dengan menarik tuas kopling dan memasukkan gigi pada posisi 1. Apabila sudah masuk pada persneling 1, maka tuas kopling dapat dilepaskan secara perlahan sembari gas diputar secara perlahan.

Seandainya terlalu cepat melepas tuas kopling atau terlalu tinggi memutar gas, bukan tidak mungkin kendaraan akan meloncat atau jika tidak mesin motor akan mati. Sebaliknya, apabila tuas kopling terlalu lama dilepaskan sementara gas semakin ditarik maka motor akan berat saat berjalan.

Baca Juga: Cara Menggunakan Timbangan Duduk Jarum

Sumber: https://kumparan.com

3. Oper Gigi Jika Mesin Sudah Limit

Perbedaan signifikan ketika mengendarai motor kopling dengan matik, yaitu perpindahan gigi persneling. Jika memakai motor matik, pengendara tidak perlu repot-repot memikirkan kapan waktunya pindah transmisi.

Sedangkan, ketika mengendarai motor kopling, maka pengendara harus paham benar kapan waktu memindahkan persneling.  Cara yang benar yaitu buka kopling secara perlahan sampai sepeda motor berjalan, jika mesin sudah limit pindahkan ke posisi gigi 2 dan selanjutnya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menggunakan Listrik yang Aman?