Butir Amilum Pada Kentang

Posted on

Amilum merupakan salah satu senyawa yang penting bagi tanaman dalam proses fotosintesis. Senyawa ini bisa dianggap sebagai sumber energi utama bagi tanaman untuk membangun struktur sel dan jaringan-jaringan dalam tubuh tanaman.

Apa itu Amilum?

Amilum merupakan salah satu jenis karbohidrat kompleks yang terdiri dari banyak molekul glukosa yang disusun menjadi larutan padat. Senyawa ini ditemukan dalam sel tanaman dan berfungsi sebagai sumber energi bagi sel-sel tersebut. Amilum adalah salah satu macam gula yang dihasilkan oleh tanaman selama proses fotosintesis dari hasil penggabungan karbon dioksida dengan air dan cahaya matahari.

Penjelasan Mengenai Amilum Pada Tanaman

Secara singkat, amilum adalah senyawa yang menyimpan karbohidrat dalam tanaman. Senyawa ini tersimpan dalam bentuk butiran-butiran berukuran kecil di dalam sel tanaman, seperti pada biji-bijian atau umbi-umbian. Bentuk butiran ini berbeda-beda antara jenis tanaman satu dengan yang lainnya.

Bagaimana Amilum Diproduksi?

Senyawa amilum diproduksi oleh tanaman selama proses fotosintesis. Selama proses ini, tanaman mengubah karbon dioksida, air, dan cahaya matahari menjadi gula atau karbohidrat yang kemudian digunakan sebagai sumber energi untuk mengembangkan sel-sel yang membentuk tanaman tersebut.

Proses produksi amilum dimulai ketika sebagian air yang dihisap oleh akarnya melalui tanah, naik melalui akar, batang dan akhirnya mencapai daun. Selanjutnya, cahaya matahari diserap oleh daun dan digunakan dalam proses fotosintesis yang terjadi di dalam kloroplas. Proses ini mengubah karbon dioksida dan air menjadi oksigen dan gula.

Gula tersebut kemudian dikirim dalam bentuk glukosa dan fruktosa ke seluruh bagian tubuh tanaman menggunakan zat pengangkut yang disebut floem. Sebagian besar dari gula yang dihasilkan disimpan dalam bentuk amilum di dalam organ-organ tanaman seperti umbi, biji atau batang.

Baca juga  Terong Telunjuk

Bagaimana Amilum Diproduksi

Apa Fungsi Amilum bagi Tanaman?

Amilum penting bagi tanaman karena berfungsi sebagai sumber energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel-sel tanaman, pengembangan daun, dan pembentukan jaringan-jaringan baru.

Senyawa amilum juga menjaga keseimbangan air tanaman, sehingga sangat penting dalam menjaga kandungan air tanaman saat musim kemarau tiba. Tanaman yang mengandung kadar amilum yang tinggi cenderung memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di lingkungan yang kering dan termasuk tahan dari serangan hama dan penyakit.

Selain itu, amilum juga berfungsi sebagai sumber nutrisi beberapa hewan seperti hewan pengerat dan serangga yang akan memakan umbi yang mengandung amilum sebagai penyimpanannya. Tanaman yang bertahan pada musim kering biasanya menimbun sebanyak mungkin amilum, jika tumbuhan tersebut dijadikan pakan ternak, maka tubuh ternak tersebut akan mendapatkan kandungan energi yang tinggi.

Apa Fungsi Amilum bagi Tanaman

Apa yang Menyebabkan Kadar Amilum pada Tanaman Bertambah?

Jumlah kadar amilum dalam tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan, di antaranya yaitu:

  1. Kadar Air Tanah – Tanaman yang tumbuh di lingkungan yang kering cenderung kaya akan amilum. Sebaliknya, tanaman yang tumbuh di area berair cenderung tidak terlalu kaya akan amilum, karena air sudah tersedia dengan cukup.
  2. Temperatur – Tanaman yang tumbuh pada suhu yang sejuk cenderung menghasilkan amilum dengan kandungan yang tinggi. Berbeda dengan tanaman yang tumbuh pada lingkungan yang panas cenderung tidak menghasilkan kadar amilum yang tinggi.
  3. Jumlah Cahaya Matahari – Tanaman yang tumbuh di lingkungan yang memiliki banyak cahaya matahari cenderung menghasilkan amilum dengan kandungan yang tinggi, sebab cahaya matahari menjadi sumber energi utama bagi tanaman.

Selain faktor lingkungan, jumlah amilum yang dihasilkan juga dipengaruhi oleh jenis tanaman dan bagian tanaman tersebut. Misalnya, umbi-umbian seperti singkong, kentang, atau ketela pohon biasanya mengandung amilum dalam jumlah yang tinggi karena umbi tersebut berfungsi sebagai cadangan makanan selama masa berdormansi +dengan kata lain hibernasi.

Baca juga  Cara Menyemai Kangkung Di Rockwool

Jenis tanaman lainnya yang mengandung amilum dalam jumlah tinggi adalah biji-bijian seperti jagung, beras, dan gandum. Pada beras, amilum menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas beras dan rasa pada masakan yang dibuat.

Bagaimana Amilum Diolah?

Amilum memiliki banyak manfaat praktis bagi manusia. Beberapa produk makanan dan minuman yang sangat melibatkan amilum antara lain roti, mie, biskuit, dan bir. Selain itu, amilum juga digunakan sebagai bahan baku industri tekstil, kertas, dan kosmetik.

Untuk mengambil keuntungan dari kandungan amilum dalam tanaman, ada beberapa metode pengekstraksian yang berbeda-beda, sesuai dengan berbagai kebutuhan manusia, diantaranya yaitu:

  1. Ekstraksi Sel-sel Tanaman – Penyulingan sel-sel tanaman dilakukan pada permukaan tanah dan diimplementasikan pada tanaman yang kaya akan amilum seperti ubi jalar. Setelah dipanen, tanaman ini dijemur dan dibersihkan sebelum dihancurkan dan diambil sel-selnya yang berisi banyak amilum.
  2. Pelarut Kimia – Dalam metode ini, amilum diekstraksi dari bagian tanaman yang kaya akan amilum melalui pelarut kimia seperti air panas, alkohol, atau campuran cuka dan air.
  3. Teknik Pemisahan – Pemisahan mekanis adalah metode pengekstrakan amilum yang paling praktis dan efektif. Dalam teknik ini, amilum dipisahkan dari biji-bijian dengan cara memisahkan antara endosperm dan kulit penggilingan biji secara mekanik.
  4. Fermentasi – Teknik pengekstrakan melalui fermentasi ini digunakan untuk memproduksi etanol dan alkohol. Amilum terlebih dahulu diubah menjadi gula dan kemudian diproduksi menjadi alkohol atau etanol.

Penutup

Amilum sangatlah penting bagi tanaman dalam fungsi metabolisme dan penyimpanan karbohidrat selama masa berhibernasi. Produksi senyawa ini dapat dihasilkan melalui proses fotosintesis yang hanya dijalankan oleh tanaman.

Amilum dapat diolah menjadi berbagai produk makanan, minuman, dan bahkan kosmetik, menjadikannya sebagai bahan penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Semua teknik pengekstraksian amilum dari tanaman memiliki pro dan kontra sehingga penggunaan teknik tersebut harus disesuaikan dengan lingkungan dan kebutuhan spesifik masing-masing.

Baca juga  Cara Menanam Sawi Hijau Di Sawah

Penutup

Terima kasih telah membaca penjelasan mengenai Amilum pada tanaman. Semoga bermanfaat dan memberikan pengetahuan baru bagi pembaca.

Simak artikel lainnya seputar Sayur-sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *