Budidaya Jamur Dari Bonggol Jagung

Posted on

Jamur adalah salah satu jenis makanan yang sangat digemari oleh banyak orang. Ada berbagai macam jenis jamur yang bisa dikonsumsi, mulai dari jamur tiram, shitake, hingga jamur portobello. Namun, kali ini kita akan membahas tentang budidaya jamur dari bonggol jagung.

Bonggol Jagung Sebagai Media Tanam

Bonggol jagung merupakan salah satu jenis limbah pertanian yang seringkali dianggap sebagai sampah. Namun, bonggol jagung sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai media tanam jamur yang cukup efektif.

Budidaya jamur dari bonggol jagung

Dalam budidaya jamur menggunakan bonggol jagung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menghancurkan bonggol jagung hingga menjadi serpihan kecil-kecil. Selanjutnya, serpihan bonggol jagung tersebut dicuci dengan air hingga bersih.

Setelah itu, serpihan bonggol jagung tersebut direndam dalam air selama 24 jam. Tujuan dari perendaman ini adalah untuk menghilangkan racun yang terkandung dalam bonggol jagung. Setelah direndam, serpihan bonggol jagung diangin-anginkan dan disimpan di dalam kantung plastik dengan lubang-lubang kecil.

Persiapan Bibit Jamur

Setelah media tanam siap, langkah selanjutnya adalah persiapan bibit jamur. Ada beberapa jenis jamur yang bisa dibudidayakan menggunakan bonggol jagung, antara lain jamur merang, jamur tiram, dan jamur kuping.

Untuk persiapan bibit, bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain:

  • 100 gram gandum yang sudah dijemur
  • 100 gram air matang
  • 50 gram kapur tohor
  • 1 sendok makan ragi (untuk jamur merang) atau benih bibit (untuk jamur tiram dan jamur kuping)

Cara membuat bibit jamur cukup mudah. Pertama-tama, gandum yang telah dijemur dicuci bersih dan direbus hingga empuk. Setelah itu, gandum yang telah matang dicampurkan dengan kapur tohor dan air matang.

Baca juga  Cara Membuat Masker Jagung Untuk Cacar

Setelah itu, campuran tersebut diaduk hingga merata dan dikemas dalam plastik atau di wadah untuk disimpan selama sekitar 20-30 hari. Setelah masa inkubasi, bibit jamur sudah siap untuk digunakan.

Proses Budidaya Jamur

Setelah persiapan media tanam dan bibit jamur selesai, langkah selanjutnya adalah proses budidaya jamur. Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan dalam proses budidaya jamur, antara lain:

  • Menanam bibit jamur di dalam media tanam
  • Menyiram media tanam setiap hari
  • Menyimpan media tanam dalam kondisi lembab dan cahaya yang cukup
  • Perawatan harian terhadap jamur

Langkah awal adalah menanam bibit jamur di dalam media tanam yang telah disediakan. Bibit jamur ditanam pada kedalaman sekitar 2-3 cm dan diberi jarak sekitar 10-15 cm. Setelah itu, media tanam yang sudah ditanami bibit jamur disimpan dalam tempat yang lembab dengan cahaya yang cukup.

Selama proses budidaya, perlu diingat untuk menyiram media tanam setiap hari. Siram air dengan menggunakan sprayer atau semprotan air yang halus agar tidak merusak media tanam dan bibit jamur.

Penting juga untuk memperhatikan kebersihan media tanam dan ruangan budidaya. Upayakan untuk menjaga lingkungan budidaya dalam keadaan bersih dan steril untuk menghindari serangan hama dan penyakit yang dapat merusak jamur.

Pengolahan Hasil Panen

Setelah beberapa minggu, jamur di dalam media tanam akan tumbuh dengan baik dan siap untuk panen. Dalam proses panen, perlu diperhatikan beberapa hal, seperti:

  • Memetik jamur dengan hati-hati tanpa merusak media tanam
  • Membuang bagian yang sudah tua atau rusak
  • Mencuci jamur dengan bersih
  • Menyimpan jamur dalam wadah yang bersih dan tertutup rapat

Jamur yang telah dipanen bisa diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat, seperti olahan tumisan, sate jamur, atau bakso jamur. Selain itu, jamur juga bisa diolah menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi tinggi, seperti makanan organik atau suplemen kesehatan.

Baca juga  Jagung Pertiwi 3

Budidaya jamur dari bonggol jagung merupakan salah satu cara yang mudah dan murah untuk mendapatkan hasil panen jamur yang berkualitas tinggi. Dengan persiapan bibit jamur yang baik dan perawatan yang rutin, Anda bisa memperoleh hasil panen yang memuaskan. Selain itu, budidaya jamur dari bonggol jagung juga bisa menjadi alternatif pengolahan limbah pertanian yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi petani.

Temukan artikel lainnya seputar Sayur-sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *