perbedaan kopi robusta dan arabika

Info Buat Penikmat Kopi, Bedanya Kopi Robusta dan Arabika

Posted on

Kopi Robusta dan Arabika merupakan dua jenis kopi legendaris yang bakal digemari penikmat kopi sepanjang masa. Anda penggemar minum kopi? Ketika memulai kerja, Anda minta disiapkan segelas kopi di meja bersama cemilan roti. Saat berkumpul dengan rekan sejawat, Anda memilih duduk santai di sebuah kafe yang bartendernya lihai meracik kopi wangi nan harum. Bahkan saat mendapat jatah ronda malam, Anda menyiapkan 2-3 sachet kopi instan yang bakal diteguk guna penghilang rasa kantuk sambil menikmati suasana malam yang sepi.

Nah, bicara soal kopi, ada berbagai jenis kopi yang beredar dan dikenal oleh masyarakat Indonesia. Baik biji kopi asal lokal, seperti kopi Toraja, Kopi Gayo dari Aceh, Kopi Flores Bajawa, Kopi Bali, Kopi dari Gunung Jayawijaya di Papua Wamena, dan masih banyak kopi lokal lain yang wangi dan memiliki citra rasa yang khas dari masing-masing daerah.

Sedangkan ada juga biji-biji kopi impor yang juga turut ditawarkan di pasar negara kita, atau kita bisa membeli secara online dari toko kopi asal luar negeri, seperti kopi Harrar Ethiopian, Kopi Tanzania Peaberry, Kopi Mocha Java, Kopi Kona Hawaii dan kopi-kopi asal negara lainnya yang juga tak kalah nikmatnya.

Kopi Robusta dan Kopi Arabika

Secara umum, rasa kopi memang pahit. Namun ada juga jenis kopi yang memiliki rasa pahit sekaligus manis alami, ada rasa kopi pahit sedikit asin, bahkan ada rasa kopi yang cenderung datar. Atau bisa juga seteguk kopi ditambahkan gula agar rasanya manis.

Nah, buat penggemar kopi pastinya sudah pernah merasakan rasa kopi Robusta dan Arabika. Keduanya benar-benar nikmat diteguk, baik saat pagi, siang, dan menjelang senja sambil melihat turunnya hujan. Namun apakah Anda tahu apa perbedaan diantara kedua jenis kopi tersebut? Yuk mari kita ulas bersama.

Baca juga  Tips Memilih Biji Kopi Terbaik Untuk Espresso

Perbedaan Kopi Robusta Dan Kopi Arabika

Secara asal muasal, Kopi Arabika berasal dari daerah dataran tinggi Ethio Barat, yakni tumbuh dan dikembangkan di daerah 1000-2000 MDPL (diatas permukaan laut). Sedangkan Kopi Robusta berasal dari negara Afrika Barat, terutama di daerah dataran rendah. Istilah Robust yang artinya kuat, karena tanamannya lebih kuat melawan berbagai hama, dan lebih gampang tumbuh dan cepat berkembang.

Model biji kopi Arabika bentuknya kecil oval dan lebih ramping, lipatan tengah tegas daripada biji kopi Robusta yang bentuknya besar dan lebar. Kopi Arabica asli lebih didominasi rasa asam, sedangkan biji kopi Robusta rasanya pahit. Lain itu berdasar penelitian, biji kopi Arabika memiliki kafein lebih rendah (kisaran 0,8 hingga 1,5%) daripada jenis biji kopi Robusta.

Demikian ulasan mengenai perbedaan antara biji kopi Robusta dan Arabika. Kedua biji kopi sama-sama enak dengan citra wanginya masing-masing. Dengan minum kopi, Anda bisa sekaligus menjaga stabilitas berat badan, mengurangi resiko sakit diabetes, mencegah terkena kanker, membantu mencerahkan mata yang ngantuk, dan membantu tubuh terhindar dari sakit batu empedu.

Namun perlu Anda ingat, sesuatu hal yang berlebihan akan berdampak kurang baik. Begitupula jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi minum kopi. Anda pasti tahu sekali kalau kopi mengandung kafein yang kurang baik buat kesehatan tubuh. Jika Anda terlalu sering minum kopi manis, maka tubuh rentan dengan masalah kegemukan dan diabetes. Maka konsumsi secukupnya saja setiap harinya. Anda tetap menjadi penikmat kopi, dan tetap menjaga kestabilan kesehatan tubuh.

Baca juga  Manfaat Biji Kopi Robusta Dalam Kehidupan Sehari-hari¬†