Bawang Merah Untuk Luka Bernanah

Posted on

Umbi lapis, mungkin Anda masih asing dengan nama ini. Padahal, umbi ini ternyata memiliki banyak sekali manfaat dan fakta menarik yang patut untuk kita ketahui. Seperti apa sih umbi lapis ini? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Bentuk dan Penampilan

Umbi Lapis

Umbi lapis memiliki bentuk bulat dan memanjang, dengan tekstur yang kasar. Pada bagian luar, umbi ini memiliki kulit yang cokelat keabu-abuan, sedangkan di dalamnya berwarna putih. Ukurannya juga bisa bervariasi, dari yang kecil hingga besar tergantung dari jenisnya.

Kandungan Nutrisi dalam Umbi Lapis

Umbi lapis mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh, antara lain:

  • Karbohidrat
  • Fiber
  • Vitamin B1, B6, dan C
  • Potassium
  • Calcium
  • Iron

Berbagai nutrisi tersebut tentu sangat baik untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita sehari-hari. Selain itu, umbi lapis juga rendah kalori dan kaya akan antioksidan, sehingga dapat membantu mencegah munculnya penyakit infeksi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Tempat Cadangan Makanan

Umbi lapis ternyata dapat tumbuh di berbagai macam kondisi lingkungan, sehingga banyak tumbuh secara liar di alam. Selain itu, umbi ini juga menjadi salah satu bahan makanan cadangan yang penting pada saat musim kemarau atau bencana alam, seperti gempa bumi atau banjir. Kandungan air di dalam umbi lapis yang tinggi, membuatnya dapat bertahan lama dan bisa menjadi makanan yang tahan lama serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Cara Berkembang Biak Umbi Lapis

Bagaimana caranya mengembangbiakan umbi lapis? Umumnya, umbi lapis dapat ditanam dengan cara memotong umbi menjadi beberapa bagian dan masing-masing bagian tersebut ditanam pada media tanam yang basah di musim penghujan. Sobeklah umbi menjadi beberapa bagian seukuran dengan ibu jari, lalu simpan pada wadah berisi air selama dua minggu. Setelah itu, letakkan kedalam media tanam.

Baca juga  Anatomi Bawang Putih

Tanam umbi lapis pada tanah yang cukup lembab, dengan jarak antar tanaman sekitar 20 cm. Untuk hasil yang maksimal, gunakan pupuk organik pada media tanam dan air secara teratur. Umbi lapis biasanya bisa dipanen setelah 4-6 bulan setelah penanaman. Hasil panen umbi lapis ini cukup banyak dan dapat disimpan sebagai cadangan bahan makanan.

Perbedaan Umbi Lapis dengan Umbi-umbian Lainnya

Meskipun memang ada sejumlah persamaan dari jenis-jenis umbi lain, namun ada beberapa perbedaan yang terdapat pada umbi lapis. Selain kandungan nutrisi, yang membedakan umbi lapis dengan umbi-umbian lainnya adalah pada tekstur dan rasa. Umbi lapis memiliki tekstur yang lebih kasar dan rasa yang lebih kuat, ketimbang umbi-umbian lainnya.

Nah, itulah beberapa fakta menarik tentang umbi lapis, dari bentuk dan penampilannya, kandungan nutrisinya yang berlimpah, hingga tempat cadangannya yang penting. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan bagi Anda tentang umbi lapis. Jangan lupa untuk menjadikannya bahan makanan alternatif yang sehat dan bergizi untuk keluarga Anda ya!

Temukan postingan lainnya tentang Sayur-sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *