Bahaya Mi Instan

bahaya mi instan

bahaya mi instan

Bahaya Mi Instan – Apakah Anda penggemar mi instan? Tidak hanya praktis, mi instan disukai oleh banyak orang karena rasanya yang nikmat. Tetapi, di balik kenikmatannya, tentunya terdapat sejumlah bahaya mi instan yang harus Anda waspadai, khususnya jika mi instan dikonsumsi secara berlebihan.

Mi instan yang dijual di pasaran umumnya dalam bentuk mi kering serta dibekali dengan bumbu beserta minyak sayur di dalamnya. Proses pengolahannya yang dapat dikatakan mudah, membuat mi instan biasa dijadikan sebagai menu makan pilihan di tengah kesibukan atau ketika lapar di malam hari.

Anda hanya perlu merebus mi instan dengan air mendidih, kemudian mencampurnya dengan bumbu yang sudah tersedia. Namun, apakah Anda tahu bahwa ada berbagai bahaya mi instan di balik kenikmatannya?

Lantas, apa saja bahayanya bagi kesehatan tubuh? Yuk, langsung saja simak ulasan artikel mengenai bahaya mi instan yang sudah caraprofesor.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Beberapa Bahaya Mi Instan yang Perlu Anda Ketahui!

Tidak jarang, mi instan disebut sebagai makanan yang tidak sehat. Hal ini dikarenakan mi instan memiliki kandungan lemak, karbohidrat serta garam yang tinggi, namun rendah serat, protein, mineral serta vitamin.

Sebuah riset menjelaskan bahwa mengonsumsi mi instan terlalu sering berhubungan dengan buruknya kualitas makanan yang dimakan. Hal ini pastinya berpengaruh pada kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh.

Selain itu, mi instan juga bisa menyebabkan risiko sindrom metabolik. Sindrom metabolik yakni kondisi yang dapat meningkatkan risiko Anda terserang penyakit diabetes, stroke, serta penyakit jantung.

Tidak hanya itu, terdapat sejumlah risiko serta bahaya mi instan yang bisa menyerang Anda jika mengonsumsi mi instan secara berlebihan:

1. Gangguan Pencernaan

Sebenarnya, mi instan adalah jenis hidangan yang tidak mudah dicerna, sehingga menyebabkan kerja sistem saluran cerna menjadi lebih berat. Jika dikonsumsi terlalu banyak ataupun terlalu sering, hal ini bisa mengakibatkan masalah kesehatan pada saluran pencernaan.

Baca Juga: Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

bahaya mi instan

2. Tekanan Darah Tinggi

Bumbu yang dipakai di dalam mi instan umumnya mempunyai kandungan garam ataupun natrium yang tinggi. Di dalam satu kemasan mi instan memiliki kandungan sekitar 860 mg natrium.

Jumlah natrium tersebut belum termasuk dari kandungan natrium dalam menu lain yang Anda makan pada hari yang sama. Padahal, asupan natrium yang dianjurkan setiap harinya tidak lebih dari 2.000 hingga 2.400 mg atau setara 5 hingga 6 gram garam.

Sejumlah riset mengungkapkan bahwa konsumsi natrium yang terlalu banyak dinilai bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi serta berefek pada rusaknya pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Bahaya Begadang

3. Penyakit Jantung

Mi instan juga memanfaatkan monosodium glutamat (MSG) guna meningkatkan rasa agar lebih gurih. Nah, kandungan natrium serta MSG yang tinggi di dalam mi instan tidak hanya bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi, namun juga menyebabkan beragam gangguan pada jantung.

Oleh sebab itu, mi instan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita gagal jantung kongestif ataupun hipertensi, serta pemakai obat diuretik serta beberapa macam obat antidepresan.

bahaya mi instan

4. Gangguan Ginjal

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mi instan diketahui mempunyai kandungan garam yang tinggi. Kandungan garam tersebut dapat berpengaruh pada terganggunya fungsi ginjal, khususnya apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak serta terlalu sering.

Terganggunya fungsi ginjal bisa mengakibatkan penumpukan natrium serta cairan di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan timbulnya pembengkakan pada kaki dan penumpukan cairan di sekitar paru-paru serta jantung.

Hal lain yang harus Anda perhatikan yaitu kemasan mie instant yang dipakai. Terdapat mie instant yang dikemas dengan bahan yang memakai stirofoam yang memiliki kandungan bahan kimia bisphenol A (BPA).

Bahan BPA tersebut diketahui bisa memengaruhi perkembangan otak pada anak-anak dan bayi serta menghambat cara kerja hormon. Sedangkan pada orang dewasa, kandungan tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker serta penyakit jantung.

Baca Juga: Bahaya Bunga Telang

Cara Memasak Mie Instant yang Benar

Dengan mempertimbangkan kandungan nutrisi yang terdapat di dalam mi instan serta bahan-bahan pelengkap yang berisiko bagi kesehatan tubuh, ada baiknya Anda mulai membatasi konsumsi mi instan.

Sebagai upaya untuk menambah asupan nutrisi dalam hidangan mi instan, Anda bisa menambahkan sejumlah bahan tambahan, seperti ayam, telur, jamur, kacang-kacangan, wortel, kubis, serta bahan-bahan alami lainnya.

Apabila memungkinkan, hindari menggunakan semua bumbu yang tersedia. Paling tidak, manfaatkan setengah takaran saja untuk mengurangi jumlah garam serta MSG yang dikonsumsi.

Baca Juga: Bahaya Softlens

Walaupun begitu, Anda juga perlu mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dengan mengonsumsi makanan bernutrisi. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga secara rutin serta tidak merokok.

Apabila Anda sudah terlalu sering mengonsumsi mi instan, maka ada baiknya mulailah batasi konsumsinya supaya terhindar dari bahaya mi instan. Jika perlu, berkonsultasilah dengan dokter guna mengetahui pola makan yang lebih sehat, sesuai dengan keadaan serta kebutuhan Anda.

Itulah beberapa bahaya mi instan yang perlu Anda ketahui. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah wawasan pengetahuan Anda seputar kesehatan.