Ayam Taliwang Tebet

Posted on

Bicara tentang kuliner daerah, Indonesia selalu punya banyak hal yang ditawarkan. Setiap daerah memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing dalam menciptakan masakan yang nikmat dan lezat. Salah satu daerah yang memiliki ciri khas kuliner yang menggugah selera adalah NTB atau Nusa Tenggara Barat.

Ayam Taliwang

Ayam Taliwang

Salah satu kuliner khas dari NTB adalah ayam taliwang. Ayam taliwang adalah masakan khas Lombok yang terbuat dari ayam panggang yang dimasak dengan bumbu pedas yang pedas dan nikmat. Ayam taliwang biasanya disajikan dengan sate bulayak, yang juga merupakan masakan khas NTB.

Ayam taliwang memiliki rasa yang sangat kaya dan unik. Bumbu yang digunakan terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan cabai merah yang dihaluskan atau dicincang. Ayam diolah dengan cara diasap dengan kayu bakar dan kemudian dibakar dengan api kecil. Saat dimasak, ayam taliwang terlihat berwarna merah kecoklatan yang menggoda selera.

Terlepas dari rasa yang lezat, ayam taliwang juga dapat memberikan khasiat yang baik untuk kesehatan. Ayam memiliki banyak protein yang sangat berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Selain itu, ayam juga dapat membantu membangun sel-sel baru, mengatur suhu tubuh, dan meningkatkan kesehatan tulang dan otot.

Sate Bulayak

Sate Bulayak

Sate bulayak juga merupakan salah satu hidangan khas dari NTB. Seperti yang disebutkan sebelumnya, sate bulayak biasanya disajikan bersama dengan ayam taliwang. Masakan ini terbuat dari bahan baku yang sama dengan bakso, tetapi memiliki bentuk yang lebih panjang dan ramping.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sate bulayak antara lain daging sapi giling, bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan garam. Setelah bahan-bahan dicampur dan diaduk rata, maka dibentuk menjadi sate bulayak yang siap untuk dimasak. Sate tersebut biasanya dimasak dengan cara dipanggang dengan menggunakan arang atau api ayam.

Baca juga  Mie Ayam Telur Puyuh

Secara historis, sate bulayak juga mempunyai cerita yang menarik sebagai makanan khas dari NTB. Seperti yang disebutkan oleh orang-orang di Lombok bahwa sate bulayak ini dinamai demikian karena daging ditusukkan pada sebatang kayu yang ujung-ujungnya berkaitan seperti tali. Kemudian sate itu dimasak dengan cara dipanggang di atas arang.

Sate Rembiga

Sate Rembiga

Sate Rembiga juga merupakan salah satu kuliner khas NTB yang patut dicoba. Namanya berasal dari nama sebuah desa di Lombok, yaitu Desa Rembiga. Sate rembiga terbuat dari daging sapi atau kambing yang diiris tipis atau dihaluskan, lalu dipanggang dengan bumbu rempah khas.

Bumbu yang digunakan untuk membuat sate rembiga antara lain bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, sereh, dan cabai. Sate tersebut diambil dari daging yang dipotong kecil-kecil dan dimasak dengan cara dipanggang dengan menggunakan arang atau api ayam.

Secara historis, sate rembiga merupakan menu masakan yang berasal dari sebuah kampung di Lombok Timur. Sate ini sudah dirintis sejak tahun 1960-an dan menjadi menu favorit keluarga dan pariwisata yang datang ke Lombok. Sampai saat ini, sate rembiga masih menjadi hidangan khas NTB yang paling populer.

Sate Plecing

Sate Plecing

Sate plecing adalah makanan khas Lombok yang terbuat dari daging sapi atau ayam yang telah dipotong kecil-kecil dan dimasak dengan cara dipanggang. Sate tersebut kemudian disajikan dengan bumbu plecing, yang terdiri dari cabai, tomat, bawang merah, bawang putih, dan daun kemangi.

Kombinasi rasa pedas dan segar yang dihasilkan oleh bumbu plecing membuat sate plecing menjadi menu yang sangat disukai di NTB. Selain itu, makanan ini juga dikenal sebagai makanan yang berkhasiat bagi kesehatan. Daging sapi atau ayam yang digunakan memiliki kandungan protein yang dapat membantu memperkuat tulang dan membangun sel-sel baru dalam tubuh.

Baca juga  Mozaik Cangkang Telur

Secara historis, sate plecing mulai dikenal oleh masyarakat Lombok pada awal tahun 1980-an. Konon, hidangan tersebut berasal dari sebuah restoran kecil di Mataram. Setelah berhasil menarik perhatian wisatawan asing, sate plecing kemudian menjadi salah satu hidangan khas di Lombok.

Sate Ikan

Sate Ikan

Terakhir, hidangan khas NTB yang patut dicoba adalah sate ikan. Seperti namanya, sate ini terbuat dari ikan segar yang dibumbui dengan rempah-rempah lalu dipanggang. Biasanya sate ikan disajikan dengan sambal terasi, irisan cabai, dan sejumput garam.

Sate ikan memiliki rasa yang lezat dan khas, karena bumbu dan rempah yang digunakan membuat rasa dan aroma ikan semakin nikmat dan sedap. Ikan yang digunakan dalam sate ini biasanya ikan tuna, ikan kembung, atau ikan kakap.

Secara historis, sate ikan berasal dari Bali namun juga populer di daerah NTB. Sate ikan di Bali dipadukan dengan bumbu kecap manis, kecap asin, atau sambal goreng. Di NTB, sate ikan biasanya disajikan dengan bumbu sambal terasi yang nikmat.

Banyak sekali kuliner khas NTB yang mempunyai rasa yang unik dan nikmat. Selain kelima hidangan di atas, masih banyak lagi makanan khas NTB yang harus Anda coba. Dari sup kikil, nasi balap Puyung, sampai kelepon atau dodol, semua masakan khas NTB memiliki cita rasa yang kaya dan unik.

Simak artikel lainnya tentang Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *