Analisis Laporan Keuangan

Analisis Laporan Keuangan
Analisis Laporan Keuangan
Caraprofesor.com

Analisis Laporan Keuangan – Analisis laporan keuangan merupakan sesuatu sistem atau teknik yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada laporan keuangan. Pada umumnya, analisis ini digunakan oleh perusahaan atau organisasi dalam memeriksa semua model laporan keuangan secara terstruktur.

Hal ini, memang sangat penting karena harus bisa memperhatikan stablitas keuangan justru menghitung untung rugi sebuah perusahaan. Dalam menganalisis keuangan, seorang analis harus menguaraikan setiap bagian laporan keuangan agar bisa mendapatkan informasi secara detail.

Informasi kepada bagian laporan keuangan ini memang sangat penting untuk mengetahui kondisi keuangan dari sebuah perusahaan. Sehingga bisa dibuat suatu rujukan dalam sebuah pengambilan keputusan.

Baca Juga : Contoh Copywriting

Jenis Analisis Laporan Keuangan

Terdapat berbagai jenis analisis yang biasa digunakan saat mengkaji sebuah laporan keuangan. Setiap model analisis ini digunakan untuk kepentingannya sendiri-sendiri.

Berikut ini penjelasan tentang berbagai analisis yang bisa digunakan oleh akuntansi sebuah perusahaan untuk mendapatkan informasi lengkap dari sebuah laporan keuangan.

1. Analisis Popularitas
https://www.hestanto.web.id/

Jenis analisis popularitas atau yang lebih dikenal disebut sebagai analisis time-series. Jenis analisis umumnya, digunakan manajer keuangan untuk melihat kinerja sebuah perusahaan dari satu waktu dibandingkan waktu yang lain. Untuk melakukan cara tersebut, seorang akuntansi atau manajer keuangan memakai history data dari laporan keuangan.

Dalam melakukan analisis Popularitas, biasanya seorang manajer keuangan menggunakan sistem analisis rasio keuangan. Sistem ini, menggunakan perbandingan rasio dari laporan keuangan yang sudah pernah dibuat pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan mengetahui rasio dari laporan keuangan yang ada, seorang manajer bisa mengetahui kinerja dari suatu perusahaan serta langkah antisipasi ke depannya.

Baca Juga : Tugas Manager Pemasaran

2. Analisis Common Size
https://www.sahamgain.com/

Common Size biasanya, digunakan untuk melakukan analisis pada neraca dan laporan untung-rugi sebuah perusahaan dengan metode persentase. Dalam analisis ini, setiap bagian laporan untung-rugi dibagi dengan penjualan kemudian dikenalkan dalam persentase penjualan. Sementara bagian neraca dibandingkan dengan aset yang diketahui sebagai persentase.

Bentuk persentase ini, menggunakan sistem perbandingan dan bukan angka totaliter. Bentuk ini jauh lebih mudah untuk dibuat dan dimengerti oleh seorang manajer keuangan. Jenis analisis ini, sangat mempermudah seorang manajer atau akuntansi keuangan untuk mengetahui laporan untung-rugi karena dikenalkan dalam bentuk yang simpel dan mudah dimengerti.

Baca Juga : Cara Bisnis MS Glow

3. Analisis Persentase Perubahan
https://www.sahamgain.com/

Jenis presentase perubahan ini lebih banyak digunakan dengan cara menghitung tingkat pertumbuhan dari setiap bagian laporan untung dan rugi ataupun bagian neraca kepada tahun dasar pembuatannya. Model analisis ini, sedikit lebih sulit jika dibandingkan dengan jenis laporan keuangan lainnya. Akan tetapi, jenis analisis ini merupakan jenis analisis laporan keuangan yang sangat baik dan kuat.

Seorang manajer harus bisa memperhatikan bagaimana kondisi akun laporan untung dan rugi ataupun akun neraca. Kondisi yang dilihat oleh manajer keuangan ini merupakan kondisi akun untung rugi atau akun neraca pada aset. Selain, pada aset juga bisa dilihat kondisi akun kepada pertumbuhan atau penurunan skor penjualan.

4. Analisis Industri
https://blog.julo.co.id/

Analisis Industri ini, menggunakan perbandingan kondisi perusahaan pada perusahaan lain yang bergerak pada industri yang sama. Tujuannya yaitu, untuk mengetahui sistem perusahaan melakukan investasi finansial jika dibandingkan dengan perusahaan yang lainnya. Dengan melakukan model analisis ini, seorang manajer keuangan bisa memperhatikan dan menetapkan pada penyesuaian finansial yang mungkin perlu dilakukan.

Seorang manajer atau akuntan keuangan sebuah perusahaan biasanya memakai teknik penghitungan rasio disaat melakukan model analisis ini. Dalam melakukan perbandingan, seorang manajer atau akuntan keuangan harus mengetahui rasio rata-rata sebuah perusahaan yang dibandingkan dengan perusahaan lain yang bergerak pada industri yang sama. Kemudian perbandingan rasio tersebut harus dihitung dengan cara yang sama.

Jenis Laporan Keuangan 

Dalam melakukan analisis laporan keuangan tentu seorang manajer atau akuntan perusahaan tidak bisa menggunakan model analisis yang berbeda untuk semua laporan keuangan. Setiap laporan harus dilakukan dengan jenis analisis yang berbeda juga. Berikut ini, beberapa laporan keuangan yang biasanya digunakan untuk melakukan analisis oleh para manajer atau akuntansi.

1. Neraca

Neraca dalam dalam keuangan merupakan sebuah laporan keuangan dari suatu perusahaan. Dalam laporan Neraca akan terlihat pada kondisi keuangan perusahaan pada waktu-waktu tertentu.

Beberapa bagian yang terdapat dalam Neraca merupakan data history dari aktivitas yang ada. Data tersebut menginformasikan setiap sumber keuangan atau modal baik berasal pemegang modal atau utang kewajiban perusahaan.

2. Laporan Laba Rugi

Seperti namanya, dalam laporan ini bisa diketahui kondisi finansial suatu perusahaan tersebut mengalami untung atau rugi. Terdapat berbagai keuntungan ataupun kerugian yang dialami perusahaan yang tertera dalam laporan Laba Rugi ini. Catatan keuntungan atau kerugian perusahaan tersebut bisa berasal dari penjualan produk perusahaan dan bobot yang harus dikeluarkan perusahaan.

3. Laporan Perubahan Posisi Keuangan

Pada laporan perubahan posisi keuangan, seorang manajer atau akuntan keuangan bisa memperhatikan asal dan bagaimana kas hal yang demikian digunakan. Atau dengan kata lain, seorang manajer bisa memperhatikan setiap sumber dan bagaimana dana perusahaan digunakan. Adanya laporan ini, sangat penting bagi seorang manajer atau akuntan untuk melakukan analisis laporan keuangan kepada perubahan dan arus kas perusahaan.

Nah, demikian cara analisis keuangan dengan baik dan benar semoga informasi ini membantu, ya!